Headlines News :

Bantuan Kapal Fiber Pancing Tonda Anggaran APBD 2016 Bermasalah

Sultra-Upaya pemerintah Kabupaten Buton Utara Propinsi Sulawesi Utara (Sultra) untuk memanjukan masyarakat nelayan patut di puji karena tahun2016 silam melalu dinas kelautan dan perikanan(DKP)telah di gelintorkan anggaran dari APBD sebsar 1,5 milyar yang peruntukan bagi pembelian bantuan kapal fiber pancing tonda kepada kelompok nelayan.

Menurut informasi dari DkP buton utara bantuan tersebut di berikan kepada  kelompok nelayan di 4 kecamatan yaitu: kecamatan kulisusu induk, Kulisusu barat, Bone gunu dan kec. Kambowa.masing-masinh kecamatan mendapatkan 5 unit kapal fiber pancing tonda dengan harga satuan.Rp.75 juta.

sayangnya setelah satu tahun lebih,terungkap bahwa bantuan itu tidak lengkap sampai ke kelompok nelayan.hasil pemantauan wartawan di lapangan menunjukan kalu nelayan hanya Menerima kapal fiber dan mesinnya saja,kelengkapab alat safeti  seperti, jangkar, jas hujan, lampu tanda dan plate jacket(jaket pelampung) tidak di berikan, bahkan salah seorang nelayan keluhkan kalau salah satu dari fiber tersebut telah patah akibat tipisnya  body kapal dan cour gabusnya sangat tipis akhirnya cepat membocor

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. budiyanti yang di konfirmasi via selulernya mengatakan,kalau dirinya tidak tahu menahu masaalah itu. menurutnya segala sesuatunya ada pada pejabat pembuat komitmen. (PPK).

Dalam keterangannya pada wartawan di ruang kerjanya Anas.s.pi.selaku PPK yang juga kepala bidang pengawasan dan peningkatan daya sains DKP buton utara mengatakan ,kalau pemberian bantuan tidak secara langsung dia serahkan kepada masyarakat.

''Yang serahkan bantuan itu pak muhkatar''kata anas.

Namun anas tetap memberikan informasi detail kapal fiber yang berbobot 3 GT(gross tonase)dengan daya mesin 13 PK(paarden kracht) sedangkan mengenai alat safety yang tidak di berikan anas katakan kalau barang-barang tidak di pergunakan  juga oleh masyarakat nelayan.

''jadi sampai saat ini kami hanya berikan kapal dan mesinnya saja''tandas anas.

PPK anas, secara langsung perjelas adanya permasalahan dengan pemberian bantuan  ini anas katakan bahwa dirinya sementara sedang di periksa oleh polda sultra.sehingga semua dokumen terkait dengan program tersebut ada di polda.menurut ppk anas saat di.konfirmasi

sekitar dua minggu lalu saya di periksa polda sultra sebagai saksi terkait pengadaan kapal pancing tonda ini,tambah anas.

hasil referensi yang di dapatkan site ini dengan memperbandingkan armada penangkapan pancing tonda yang lazim di gunakan oleh nelayan-nelayan indonesia, pada umumnya gunakan kapal motor dengan bobot pada kisaran  5 - 12 GT,sementara bantuan tersebut hanya 30 PK. Herman

Heboh Siswi SD ditemukan Tewas Mengambang

CIREBON – Dalam rangka menikmati liburan sekolah yang panjang para siswa dari SD sampai SMU di Cirebon menggunakan kesempatanya untuk berliburan.

Siswa kelas 2 sederajat dengan SD di Desa Matangaji,  Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, berinisial VO (8) tahub, ditemukan tewas mengambang di kolam renang Segar Sejati, yang berlokasi di Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 13.00 WIB  ( 31/12 /2017 ) .

Kasat Reskrim Polres Cirebon AKP Reza Arifian mengatakan, kasus yang menewaskan VO  bermula saat korban bersama dengan rekannya yang berjumlah 30 orang dari Majelis Taklim Musthofal Muchtar dari Desa Matangaji, Kecamatan Sumber mengadakan piknik bareng ke kolam renang Segar Sejati di Desa Cikalahang.

"Bersama dengan teman-temannya, korban berangkat dipimpin oleh Ustad Dedi Kusnadi, Sesampainya di kolam renang,  anak-anak  ngaji langsung berpencar dan berenang masing-masing",terang Reza.

Reza juga menambahkan,  korban diketahui sudah mengambang di air kolam renang. Kemudian pembimbing langsung menolong korban dan membawa ke Puskesmas Dukupuntang.
“Korban sudah meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas, kemudian langsung di bawa ke Rumah Sakit Sumber Urip,” kata Reza.

Untuk pemriksaan lebih lanjut, dikatakan Reza, Polsek Dukupuntang sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengecek korban serta memeriksa para saksi yang mengetahui kejadian itu. 

Sementara orang tua korban masih belum percaya  bahwa putrinya secepat itu meninggalkan dunia.( met )

Rekrutmen PPSU Kisruh

Jakarta-Rekrutmen (Penerimaan)
Calon Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di beberapa Kelurahan yang ada di Jakarta Utara Kisruh. Pasalnya beberap PPSU yang telah lama bekerja di Kelurahan justru gagal dalam Test.

Salah satu Kisruh Penerimaan Calon PPSU tersebut terjadi di salah satu Kelurahan yang berada di Kecamatan Penjaringan. “Saya sudah lama kerja menjadi PPSU di Kelurahan malah gagal dalam tes,”beber Cipto salah satu PPSU Kelurahan Penjaringan yang tak lulus tes kepada beritalima.com di Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, Senin (01/01/2018).

Sementara itu, tambah dia, salah satu Petugas PPSU yang bermasalah justru di pertahankan oleh Panitia Pengadaan Penyedia Barang dan Jasa Kelurahan. “Ini benar-benar diluar nalar. Orang yang motong gaji PPSU malah di pertahankan,”ungapnya.
Lebih sadis lagi, Pemotongan gaji PPSU tersebut di lakukan oleh sesama rekan PPSU yang bernama RHM (Inisial). “Saat itu saya ngak masuk kerja kemudian sama Bu RHM diabsen masuk sehingga gaji tetap ada. Namun gaji yang saya tidak masuk itu diminta sebesar 200 Ribu rupiah, dengan dalih dikembalikan ke Kas Daerah,”jelas Cipto.

Cipto menuturkan, Pemotongan gaji yang dilakukan Rahma juga dialami oleh beberapa PPSU lainnya yang sedang ijin tidak masuk kerja salah satunya bernama Juanda.
Selain itu, Kata Cipto, Salah satu Calon PPSU di Kelurahan tempat ia mendaftarkan diri ada yang tidak mengikuti tes yakni IR (inisial).

Anehnya lagi justru yang tidak ikut tes lulus seleksi penerimaan anggota PPSU di Kelurahan Penjaringan.
Ketika dikonfirmasi, Lurah Penjaringan Depika Romadi mengatakan, Rekrutmen PPSU dan penilaian PPSU dilakukan oleh tim Penerima Penyedia Barang dan Jasa (PPBJ) Kelurahan.
“Itu ada tim yg menilai pak. Dikoordinir sama ppbj,”kata Depika singkat.

Kisruh penerimaan PPSU juga terjadi di Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Bahkan salah satu pelamar anggota PPSU melaporkan nasib yang ia alami ke Posko Pengaduan Kecamatan pada Sabtu 30 Desember 2017.

Menanggapi hal itu, WakiWalikota Jakarta Utara Junaedi mengatakan, Semua permasalahan bisa di selesaikan. “Tidak ada yang tidak bisa diselesaikan,”kata Junaedi beberap waktu lalu.

Menurut Junaedi, Lurah seharusnya dapat melihat Kerja yang dilakukan PPSU pada tahun sebelumnya. “Kalau memang dia masih mau bekerja dengan baik, kenapa tidak..!,”ujarnya.
Junaedi juga meminta kepada Camat untuk melakukan pengecekan penilaian kerja PPSU. “Seharusnya harus ada raport PPSU. Biarpun dia (PPSU) rajin kalau tidak masuk selama seminggu ya sama saja bohong. Makanya harus ada raport untuk penilaian kerja,”pungkasnya. (Met)

Amankan Pergantian Tahun, Polres Jakut Turunkan 1165 Personil Gabungan

JAKARTA - Jelang malam tahun baru di kawasan Ancol, Polres Metro Jakarta Utara menurunkan 1.165 personel gabungan untuk mengamankan jalannya malam perayaan pergantian tahun 2017 menuju tahun 2018. 

Kapolres  Metro Jakarta Utara Kombes Reza  Arief Dewanto menyarankan agar masyarakat  tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor karena akan mengganggu kelancaran lalu lintas.

"Pengamanan malam tahun baru di Ancol itu kita dibantu oleh TNI dan Pemda, kemudian ada beberapa ormas masyarakat dengan (keamanan) Ancol sendiri. Total kita melibatkan 1.165 personel untuk mengamankan malam tahun baru dan tahun barunya," kata Reza, (30/12/2017).

Reza menjelaskan nantinya akan ada pengamanan dari polisi, TNI, dan security Ancol. Pengamanan itu untuk mengawasi dan melakukan pemeriksaan kepada para pengunjung Ancol.

"Konvoi kita imbau untuk tidak dilakukan karena perkiraan massa malam tahun baru itu sangat tinggi jadi sangat mengganggu kelancaran lalu lintas pada malam tahun baru," imbuh Reza.

Selain itu Reza mengimbau kepada masyarakat yang akan merayakan malam tahun baru agar memperhatikan barang bawaannya, tidak menggunakan perhiasan secara berlebihan, dan tidak memberikan kesempatan kepada para pelaku copet. Reza juga menambahkan, selain Ancol akan ada titik-titik perayaan tahun baru di wilayah Jakarta Utara.

"Ancol, Danau Sunter itu Wali Kota dengan masyarakat Jakut menggelar bakar ikan di Danau Sunter. Kemudian di Kelapa Gading itu kembang api seperti biasa di tahun-tahun lalu di La Piazza itu akan ada kembang api. Kemudian juga ada Tablig Akbar di Islamic Center," jelas Reza.

Untuk masyarakat wilayah Jakarta Utara yang akan pergi berlibur menikmati libur tahun baru, Reza menyarankan agar rumahnya dikunci sebelum berpergian. Warga juga disarankan sebelum berpergian untuk menginformasikan kepada tetangga maupun keamanan perumahan jika rumahnya akan ditinggalkan.

"Kalau polisi sendiri bekerja enggak cukup menjangkau semua wilayah. Kita sudah bekerja sama dengan berbagai ormas dan pamdal di perumahan-perumahan juga di lingkungan kelurahan-kelurahan. Kita juga berikan imbauan jauh-jauh hari untuk warga yang meninggalkan rumahnya dikunci dan diinformasikan kepada tetangga dan kamtipmas yang ada," terang kapolres Jakarta Utara .( met )

Sambut Tahun Baru, Ancol Siapkan Pengamanan Dan Hiburan

JAKARTA - Menyambut malam pergantian tahun baru 2017 menuju 2018, Taman Impian Jaya Ancol telah menyiapkan berbagai sajian hiburan spektakuler yang dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung Ancol.

Momen libur panjang serentak ini benar-benar dimanfaatkan warga Jakarta dan sekitarnya untuk mengunjungi lokasi wisata di ibu kota. Seperti di kawasan wisata Ancol Taman Impian yang memasuki H-1 pergantian tahun dipadati pengunjung, minggu (31/12 ).

Hingga pukul 13.00, tak kurang dari 100 ribu wisatawan tercatat mengunjungi lokasi wisata yang terletak di wilayah Jakarta Utara ini. Diperkirakan, jumlah tersebut masih akan bertambah dibanding kunjungan H+nya yakni sebanyak 120 ribu pengunjung.

Salah satu pengunjung  Taman Impian jaya ancol, Yuyum (32) warga dari kuningan Jawa Barat, mengaku sengaja datang ke Ancol bersama suami,  anak anak dan keluarganya untuk mengisi waktu liburan ke ancol. "Sengaja kami mengisi liburan panjang  ini  ke ancol karena swasananya enak dan ramai banyak permainan anak anak,"ucapnya.

Sementara untuk panggung hiburan akan di pusatkan di Pantai Carnaval dan Pantai Lagoon. Ancol bekerja sama dengan SCTV menggelar panggung musik  “Gempita 2017” di Pantai Carnaval yang dimeriahkan oleh sejumlah musisi ternama seperti Setia Band, Wali, Armada, Kotak, Five M, Siti Badriah, Uci Sucita, Duo Anggrek, Bebiyz, Moza Kirana dan masih banyak lagi.  Konser musik ini dimulai pada pukul 7 malam sampai pergantian tahun. Selain diajak bernyanyi, pengunjung akan menyaksikan pertunjukan pesta kembang api.

Selain Pantai Carnaval, pertunjukan musik dapat dinikmati juga di floating stage Pantai Lagoon. Disini menampilkan LED dance & percussions, serta menghadirkan penyanyi Edo Kondologit dan pada puncaknya yaitu malam pergantian tahun akan ditutup dengan Musical Fireworks berdurasi 15 menit. Tidak hanya di Pantai Carnaval dan Pantai Lagoon, pesta kembang api ini dapat disaksikan di sepanjang pantai Ancol

“Paduan seni, musik serta pesta kembang api ini kami hadirkan untuk meriahkan malam pergantian tahun yang tak terlupakan. Karena Ancol ingin menghadirkan sajian hiburan yang juga mendidik serta melestarikan budaya Nusantara” ujar C. Paul Tehusijarana, Direktur Utama Taman Impian Jaya Ancol.

Demi mendukung agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan baik dan nyaman, Manajemen telah menyiapkan sarana dan prasarana ekstra serta menambah personel gabungan yang terdiri dari keamanan (Pramuka, Satpol PP, Polri, TNI), kebersihan, petugas pintu gerbang, lifeguard, P3K hingga tour guide di Bus Wara Wiri dan kereta Sato-sato dengan total personil sekitar 4.900 orang.  Manajemen juga melakukan penambahan sarana toilet, musholla dan P3K yang tersebar di seluruh area Taman Impian Jaya Ancol.

“Kami mempersiapkan yang terbaik untuk pengunjung yang akan menghabiskan malam tahun baru di Ancol supaya pengunjung dapat menikmati malam pergantian tahun dengan aman,nyaman dan berkesan” tambah Paul. Lebih lanjut Paul mengungkapkan bahwa target pengunjung pada malam tahun baru 2018 ini adalah sebesar 280.000 pengunjung.

Sepertitahun sebelumnya, Ancol juga akan menerapkan sistem Sentral Parkir di seluruh kawasan Ancolyang akan diberlakukan mulai 31 Desember 2017 pukul 05.00 WIB hingga 1 Januari 2018 pukul 24.00 WIB. Pada waktu tersebut semua pengunjung yang membawa kendaraan roda dua atau lebih langsung diarahkan mengisi kantong-kantong parkir yang tersedia yang dapat menampung sekitar 13.000 mobil dan 34.000 motor.

Pengunjung tidak perlu khawatir, karena waktu sentral parkir diberlakukan, manajemen menyiapkan 112 bus Wara-Wiri gratis dan 2 rangkaian Kereta wisata sato-sato yang masing-masing rangkaian dapat menampung 130 orang yang akan mengantar pengunjung dari Pantai Carnaval sampai ke Dunia Fantasi.( met )
 

Pengunjung Online

Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah