Headlines News :

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Pertemuan Rutin Pamaskal, Karnadi: Sifat Kegotong Royongan di Pamaskal Berkurang

Jakarta MP - Pertemuan rutin silahturahmi Paguyuban Masyarakat Kalisaleh (PAMASKAL) Kabupaten Pemalang diadakan di Rumah Makan Kayu di Ancol Jakarta Utara yang dihadiri puluhan anggota dan Warga Desa Kalisaleh.

Selain santap makan siang  bersama,  pertemuan juga diadakan rembugan terkait kepengurusan organisasi yang berbentuk sosial yang dinilai belakangan ini semakin surut dan kurang kebersamaanya untuk memajukan Pamaskal untuk Desa Kalisaleh.

Ketua Pamaskal Karnadi memaparkan untuk rasa solidaritas paguyuban ini menilai kurangnya kesadaran untuk tindakan sosial.

"Saya menilai belakangan ini warga masyarakat desa Kalasaleh terutama diperantauan kurang menjujung tinggi rasa sosialnya", ucapnya pada 10/11/2019.

Dia juga meminta segenap lapisan masyakat diperantauan yang berada di JABODETABEK   agar bisa bergabung kembali.

"Kami hanya bisa berharap agar para anggota yang keluar bisa bergabung kembali mari kita jalankan paguyuban ini bersama, karena paguyuban ini adalah milik bersama bukan milik golongan tertentu", pintanya.

Dirinya juga menambahkan "sifat kegotong royongan  dalam badan Pamaskal sangat penting baik dari anggota  maupun warga desa Kalisaleh yang memerlukan bantuan sosial,  jika bukan dari diri kita yang melakukan siapa lagi yang akan memperhatikan paguyuban ini",pungkasnya.



Sementara pendapat dari anggota Aweng Cendol  (50) nama  panggilan akrabnya  memberi masukan,  untuk menarik anggota yang kurang aktif dia mengatakan sistem yang ada meski dirubah.

"Saya rasa sistem yang berjalan meski dirubah agar warga desa Kalisaleh mengakui adanya Pamaskal dengan cara setiap ada kegiatan baik bantuan maupun kegiatan sosial anggota harus datang dor to dor", katanya pada forum.

Menurutnya sistem kinerja yang dijalankan pengurus saat ini kurang diterima oleh masyarakat sehingga memperhambat  jalanya paguyuban.

"Dengan sistem ini masyarakat akan segan bergabung mereka menilai Pamaskal adalah milik para anggotanya", tambahnya Aweng.

Peryataan Aweng sempat ditepis oleh ketua dan beberapa anggota lain. Kemudian Penasehat Pamaskal menjelaskan bahwa merubah sistem ini meski dibicarakan dengan para pengurus.

"Mungkin masukan anggota bagus namun kami meski diskusikan dahulu dengan para pengurus dan anggota yang lain agar tidak terjadi kesalah pahaman", ujar Kasno penasehat Pamaskal.

Dari pertemuan ini diharapkan kesadaran anggota untuk memajukan kegiatan sosial yang ada dalam badan  Pamaskal yang bertujuan memajukan warga Desa kalisaleh.(met)

Pjs Pengurus HIPMA BUTUR Kendari Resmi Dikukuhkan

Butur MP-- Setelah sekian lama agak fakum, akhirnya kepengurusan HIPMA Butur resmi dikukuhkan. Hal itu ditandai dengan terbitnya surat keputusan yang disahkan Dewan Pembina.

Pengukuhan itu berlangsung di salah warkop Kota Kendari, Senin (4/11/2019).

"Kepengurusan bersifat sementara, dalam artian bertugas untuk mempersiapkan kepengurusan definitif kedepan," jelas kordinator Dewan Pembina, Lilik Asron.
Lilik Asron berharap penuh kepada kepengurusan yang telah dikukuhkan untuk maksimal bekerja. "Organisasi harus dijalankan semaksimal mungkin. Selain itu, marwah kelembagaan harus dijaga sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya

Ditempat yang sama, Laode M. Farid mengatakan, tetap akan taat pada organisasi. Kedepan juga akan melakukan gebrakan-gebrakan baru.

"Pada intinya, kita harus bekerja kolektif, banyak hal yang kita akan perbuat kaitannya untuk perkembangan organisasi," tutupnya.

Desa Mekar Jaya Terus Tingkatkan Pembangunan Melalui DD

Konut MP-- Kades Mekar Jaya, iwayan suyasa terus berupaya meningkatkan insfraktruktur pembangunan dan juga pemberdayaan masyarakat desa, di antaranya gedung serbaguna, KWH serta masih banyak lagi prograam yang bersentuhan  lansung dengan masyarakat "prograam tersebut itu sudah terlaksana dengan baik dan manfaatnya sudah di rasakan lansung oleh masyarakat desa Mekara jaya",ungkapnya.
Dengan adanya Prograam DD ini maka, yang tadinya desa Mekar Jaya merupakan desa tertinggal maka dengan sendirinya akan menjadi desa yang maju dan berkembang apabila prograam tersebut tepat sasaran dan terlaksana dengan baik tuturnya

Adapun prograam DD untuk Tahun Anggaran 2019 meliputi pembangunan balai pelatihan, balai perpustakaan, KWH/PLN, lampu penerangan jalan sebanyak 62 titik. Rumah, Deker 4 buah dan juga plat 2 unit, Draenase yang panjangnya 200 Meter, pagar besi holt, 40 meter di kantor kantor balai, tuturnya.

Prograam tersebut adalah hasil musyawarah desa (Musdes), meskipun desa mekar jaya barus saja pisah atau mekar dari desa induk sarimukti namun saran dan frasarana infraktruktur pembangunan desa sudah sangat memadai, baik itu pembangunan maupun manfaatnya sudah di rasakan oleh masyarakat desa Mekar Jaya, tegasnya. arif

Sudin Dukcapil Jakarta Utara Kejar Target KIA Dengan Jemput Bola

Jakarta MP - Pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di Jakarta Utara  dikebut. Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) melakukan kegiatan jemput bola serentak dikecamatan Cilincing selama 3 hari mulai tanggal 16 - 18 Oktober 2019  yang bertempat di kantor RW se Kecamatan Cilincing Jakarta Utara.

Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan hari ini, Rabu 16/10 di kelurahan Semper Barat  pada lima titik yaitu kantor RW 01, 02, 03, 04, 05.

Kegiatan tersebut dilayani oleh 2 orang petugas dari Sudin Capil per titik di kantor RW dan di bantu Dengan pihak kelurahan, RT, PKK, Dasawisma dan tokoh masyarakat untuk menginformasikan adanya kegiatan jemput bola dari Sudin Capil Jakarta Utara.
Salah satu petugas Dukcapil Nanu (35) menjelaskan pertanyaan dari warga, apakah pentingnya KIA untuk anak kecil.

"KIA sudah menjadi hak anak sebelum mempunyai KTP elektrik", jawabnya kepada warga.

Nanu juga memaparkan tentang fungsi dari KIA dan bertujuan membantu kelancaran program Pemerintah.

"Untuk fungsi pastinya jika semua daerah sudah berjalan dengan baik  pasti akan digunakan sebagai  persyaratan berbagai program pemerintah", katanya.

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara Erik Polim mengatakan, pelayanan pembuatan KIA melayani seluruh mayarakat Jakarta Utara meskipun anak terlahir di luar DKI Jakarta dengan catatan orang tua beridentitas Jakarta.

"kalau dia lahir di luar DKI namun KTP  orang tuanya di DKI bisa di proses di kelurahan", tuturnya.

Untuk persyaratan membuat KIA, pemohon harus melengkapi foto copy KTP, KK orang tua,, surat nikah orang tua, akte lahir anak, foto ukuran 3R sebanyak 3 lembar.(met)
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah