Headlines News :

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Pencalonan Wahyu Tjiptaningsih dan Cunadi Ditolak Projo Kabupaten Cirebon


Cirebon MP - Viral di Kabupaten Cirebon  isu istri terpidana Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra sebagai Calon Wakil Bupati yang digadang-gadang mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan yang mendapatkan penolakan keras dari para simpatisan dan juga Loyalis PDI Perjuangan.

Pro Jokowi  yang tenarnya  Projo  Kabupaten Cirebon menilai, Wakil Bupati merupakan posisi yang sangat strategis, mengapa demikian, sebab  dimana nasib masyarakat Kabupaten Cirebon ditentukan oleh Bupati dan Wakil Bupat  sebagai pemimpin.  Dan terlebih lagi,  adanya muncul  nama Cunadi yang konon sebagai direkomendasi sebagai Calon Wakil Bupati

Dikutip dari sumber  berita  Fajar Cirebon pada tanggal 1/7/2020.  Pengurus Projo Kabupaten Cirebon, Ilham M mengungkapkan, pihaknya mempertanyakan kapasitas yang dimiliki oleh Wahyu Tjiptaningsih dan Cunadi. Pasalnya, mereka berdua tidak mempunyai pengalaman sama sekali, baik dalam segi politik maupun pemerintahan.

“Jelas kita pertanyakan rekam jejaknya, mereka ini belum memiliki pengalaman yang baik. Apalagi Ibu Ayu yang kita tahu dia itu istri dari mantan Bupati Cirebon yang terkena kasus OTT KPK,” kata Ilham kepada FC, Rabu (1/7).

Walaupun kasus Sunjaya (Mantan Bupati Cirebon) tidak bisa menjadi tolak ukur untuk menentukan kapasitas Ayu. Namun sebagai bangsa yang memiliki adat ketimuran sangat tinggi , bangsa Indonesia memiliki budaya hukum tidak tertulis, yaitu etika.

“Mungkin kita bisa pikirkan sendiri lah, apakah layak seorang yang suaminya tersangkut kasus pidana korupsi menjadi Wakil Bupati. Masyarakat bisa menilai lah, tentunya bertentangan dengan norma kehidupan, secara etika nggak pas,” ungkap Ilham.(met)

Sumber berita Fajar Cirebon

Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19 Pasar Rawabadak Koja Ditutup Sementara



Jakarta  MP -  Pasar Rawa Badak  kecamatan Koja Jakarta Utara ditutup sementara selama 3 hari mulai dari tanggal 1 Juni - 3 Juni. Hal ini dilakukan  untuk mensterilisasi  pencegahan penularan Covid-19.

Mengkomfirmasi  beredar isu dari warga  bahwa penutupan  disebabkan adanya  pegawai pasar  dan pedagang  terindikasi  positip Cobid-19.

Isu tersebut ditepis  kepala pasar Rawabadak Hikma"isu itu tidak benar mas alhamdulilah  sampai saat ini pasar masih aman",  jelas kepala pasar saat dijumpai dikantornya.

Kepala pasar  menjelaskan penutupan pasar  dilakukan untuk sterilisasi"pasar ditutup sementara  selama 3 hari  untuk disemprot  disinfektan",  terang Hikma pada hari Selasa 1/7/2020.

Salah satu  staf pasar Apriadi Hermawan menambahkan terkait  penutupanya lantaran pasar Rawabadak mendapat giliran dari PD pasar  untuk penyemprotan disinfektan.

"Jadi pasar Rawabadak  dapat giliran penyemprotan gak mungkin kan ada pedagang  kami semprot, maka dilakukan penutupan sementara selama 3 hari dari tanggal 1 Juli - 3 Juli", tambahnya.

Dari jumlah pedagang yang tercatat  kurang lebih  243 anggota pedagang. Apriadi memaparkan pasar Rawabadak  seperti penampungan dari  daerah  untuk di oper kembali kesetiap pelanggan.

"Pasar ini  seperti agen besar  yang datang dari luar daerah, pembelinya juga pedagang partai besar jarang ada pengunjung belinya satuan", ujar Apriadi.

Setelah pasca penutupan nanti,  pihak pasar akan  memberlakukan sistem ganjil genap untuk pedagang. Sistem ganjil genap tersebut mengartikan setiap pemilik no kios pedagang  yang akan memdapat giliran sesuai tanggal,  dan peraturanya  masih dalam proses.

Sebagai informasi pasar Rawabadak akan menempatkan petugas untuk mengatur para pengunjung dengan keterangan  petunjuk tertulis  penunjuk arah masuk dan keluar pengunjung pasar.

Meskipun sudah disterilkan  pihak pasar selalu menerapkan protokol kesehatan dan mempersiapkan 5 wastapel  yang sudah dibagi bagi di titik keramaian pengunjung.(met)


Tak Dapat Motornya, Maling Curi Konci Kontaknya


Jakarta MP -  Pekerja Penyedia Jasa Lainya Orang Perorangan (PJLP)  Suku Dinas kehutanan Jakarta Utara  menangis histeris. Pasalnya, pekerja  PJLP   Elsa (27)  melihat kendaraan motornya hampir di gondol kawanan pencuri bersenjata tajam.

Kejadian tindakan kriminal  ini terjadi pukul 14:45 WIB,  disaat pemilik kendaraan Yamaha Lexi  sedang bekerja sesuai  tugasnya. 

Mendengar  cerita korban,  dia mejelaskan kronologi  kejadianya,  si korban sedang menyapu di taman  di jalan Sindang Terusan,  kelurahan Rawa Badak Utara kecamatan Koja.  sesekali korban melihat  kendaraanya yang terparkir  didekat dimana dia bekerja.

"Saya lagi nyapu mas disana, (sambil menunjuk kearah selatan)  kadang kadang  saya lihat motor,  begitu saya  mau ambil  tas tapi tidak ada, saya langsung lihat motor sudah diyalakan orang gak kenal", ucap Elsa  sambil menangis.

Korban  menceritakan  ketika dia  sadar motornya sedang di tuntun  pelaku, korban berteriak maling.  Teriakan  korban terdengar keras sehingga warga setempatpun ikut meneriakinya.

Teriakan Elsa (korban)  sempat menghentikan para  pengendara yang melintas  di jalan raya Sindang untuk melihat  dan ikut  mambantu berteriak. 

Elsa mengatakan, ada  seorng  warga laki laki  yang  di tondongkan  senjata tajam berjenis celurit  oleh teman pelaku,  karena warga tersebut membatu berteriak  maling kepda temanya.

"Saya terus teriak mas  dan ada yang bantu teriak maling juga dari orang lain  tapi dia malah di ancam pake celurit sama teman malingnya", kata Elsa  pada hari Selasa  30/6/2020.

Lanjut Elsa, melihat  warga setempat  keluar rumah karena banyak teriakan, kemudian  sipelaku langsung menjatuhkan motor milik korban  yang sudah di nyalakan  kemudian pelaku kabur.

"Orang orang disana (warga setempat) pada keluar,  terus  malingnya kabur jatuhin motor saya",  katanya.

Pelaku kabur   bersama  temanya menggunakan motor  N Max  warna putih dan membawa tas kecil milik korban yang berisi satu buah STNK,konci motor sejenis remot, ATM dan perlengkapan kosmetik.

Elsa mengaku sudah 3 tahun  bekerja di honor PJLP Sudin kehutanan. Dia juga menyangkan  seharusnya ditaman tersebut ada penjagaan  Pamdal.

Tak jauh dari lokasi seorang warga  pemilik  kendaran mobil berjenis minibus  warna hitam Tuti (50) dia mengatakan  telah kehilangan sepasang spion mobilnya.

"Semalem  sepasang spion mobil saya juga hilang mas  dipatahin, sudah tak aman lagi di daerah sini",  tambah Tuti warga yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.(met)


Sebanyak 466 Warga Kelurahan Sumber Menerima Bansos Dari Pemda Cirebon


Cirebon MP - Sebanyak  466 paket bantuan dari Pemerintah  kabupaten Cirebon  Jawa Barat  mulai diserahkan,  penyaluran bantuan dari Pemkab Cirebon melalui kelurahan Sumber sudah  melaksanakan  yang pertama  kalinya untuk warga kelurahan Sumber.

Bantuan sembako yang berbentuk beras seberat 15 kg diberikan langsung Lurah Sumber Budi Kuswara dan para stafnya di kantor kelurahan Sumber Jalan  Raden Dewi Sartika pada hari Kamis 25/6/2020.

Lurah Sumber  melalui kasi pemerintahannya  Samaun,  dia mengatakan terkait pemberian bantuan ini di utamakan yang tidak mampu meskipun sama sama mengalami pandemi Covid-19.

'Semua warga yang  terdampak pandemi Covid-19 menerima bantuan tapi kami mengutamakan bagi warga yang tak mampu",  ujar Samaun.

Bantuan ini sudah tercatat  di kelurahan Sumber sebanyak 466 warga  yang menerima bantuan dari Pemkab Cirebon.

Ketua panitia penyerahan bansos  sekaligus ketua  Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)  Didi Suandi menjelaskan,  pihaknya hanya menyerahkan bantuan jika sudah terdaftar  untuk menerima bantuan.

"Kami hanya menyerahkan  bantuan bagi yang sudah terinput melalui ketua RT dan RW", terang ketua  panitia bansos Didi Suandi.

Warga penerima bansos kelurahan Sumber  Dayi (50) megapresiasi terkait bantuan ini. Dengan bantuan yang diterimanya merasa  bersukur masih ada perharian dari pemerintahan kabupaten Cirebon yang diwakilkan kelurahan Sumber.

"Saya ucapkan terimaksih atas bantuan yang saya terima, kebetulan lagi gak punya beras dan semoga wabah ini cepet selesai", ucap Dayi.

Sebagai infomasi dari  kelurahan Sumber bantuan tersebut  akan diberikan sebanyak 3 kali. (eka)


 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah