Headlines News :

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Polsek Kelapa Gading Tangkap 3 Pencuri Spesialis Di Mall Mewah



Jakarta MP -  kepolisian Jakarta Utara melalui Polsek Kelapa Gading, telah menangkap 3  pencuri spesialis di Mal-Mal mewah.  Dalam keteranganya kepada polisi, Ketiganya sudah beraksi menjadi pencuri spesialis sejak tahun 2018.

Dijumpa Pers  pada Sabtu 18/7/2020  Kapolsek Kelapa Gading Kompol Rango Siregar memaparkan, tersangka  berinisial AK (36), YS (23), TH (27) ditangkap usai terbukti melakukan aksi pencurian di sebuah Mal di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

“Ketiga tersangka ini mengakui telah melakukan pencurian sudah puluhan kali sejak tahun 2018 di pusat-pusat perbelanjaan mewah di Jakarta, Bekasi, dan Bandung,” kata Kompol Rango Siregar dalam keterangan tertulis.

Ketiga pelaku  ditangkap setelah  melakukan aksinya  kepada korban berinisial VV,  yang terekam oleh  Closed Circuit Television  (CCTV) yang terpasang di sejumlah titik gedung salah satu pusat pembelajaan di Kelapa Gading pada Tanggal 7/5/2020 yang lalu dan tersangka berhasil  mencomot satu buah Hendphone milik korban. 

Kompol Rango Siregar menjelaskan, saat menjalankan aksinya tersebut para pelaku terus menempel korban yang diincarnya. Ketika dianggap aman, ketiganya kemudian menggunakan sebuah kode kepada satu sama lainnya.

“Tersangka TH berikan sinyal ke tersangka lainnya dengan bilang ‘ada botol nih’. Kemudian tersangka lain menjawab ‘ya udah’ dan langsung mendekati korban dengan peran tersangka TH mengalihkan perhatian, lalu tersangka YS di belakang korban langsung mengambil handphone korban yang berada di dalam tas yang tidak tertutup,” terangnya Kompol Rango.

Lanjutnya, “Sedangkan tersangka AK mengawasinya sambil menutupi tersangka YS yang mengambil handphone i-Phone 11 Pro warna gold milik korban.”

Usai melakukan penyelidikan, ketiga pelaku ini kemudian berhasil diringkus polisi di daerah Jakarta Timur. Penangkapan ketiga pelaku ini dilakukan oleh tim Resmob Polsek Kelapa Gading pada Rabu 15/7/2020.

Kepada polisi, ketiganya mengaku telah menjual handphone milik korban seharga Rp 5 juta.

Kapolsek juga mengatakan, ketiga pelaku ini juga mengakui telah puluhan kali melakukan aksi serupa di negara Malaysia.

“Para pelaku ini juga melakukan pencuriannya di Malaysia sudah 20 kali dengan korbannya adalah wanita yang berbelanja pada weekend,” ungkap Kapolsek.

Setiap melakukan aksinya tersebut, ketiga pelaku ini sanggup mendapatkan 8 hingga 11 handphone untuk kemudian dijual kembali. Para tersangka ini masing-masing mendapatkan keuntungan sebesar Rp.2.000.000 hingga Rp.5.000.000 dalam tiap aksi pencuriannya.

Saat ini Ketiganya  telah diamankan di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal selama 7 tahun penjara.(met)

Menteri ATR/BPN Kunjungi Pekerjaan Tol Cisumdawu


Bandung MP - Menteri Agraria Dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Jalil meninjau lokasi pengadaan tanah untuk TOL Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu). Kunjunganya di didampingi oleh tenaga ahli bidang pengadaan tanah Arie Yuriwin, Dirjen Binamarga Hedy Rahadian, Kakanwil BPN Provinsi Jawa Barat Yusuf Purnama dan kepala kantor Kabupaten Bandung dan kepala kantor Kabupaten Sumedang.

Kedatangan Menteri ATR Sofyan memastikan lokasi tanahnya tak bemasalah meskipun dalam pembenasan tanahnya sempat ada permasaahan.

Adapun lokasi yang dikunjungi antara lain persimpangan Interchange Tol Cileunyi Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Kemudian berpindah meninjau Pasar Resik di Cileunyi Wetan. Usai meninjau pasar,, mereka bergeser meninjau terowongan Tol Cisumdawu dan meninjau jalur utama Mainroad seksi 3.

Menteri ATR/Kepala BPN mengakui ada beberapa masalah dalam membebaskan tanah untuk Tol Cisumdawu. Namun, semuanya dapat diselesaikan. Ia mengatakan bahwa pembebasan tanahnya dapat selesai Oktober tahun ini, "Jika jadi nanti, jalan Tol ini akan menyambung Cirebon dengan Cipali," ujar Sofyan A. Djalil Sabtu 18/7/2020.(met)

Sumber Facebook Kementerian ATR/BPN


Belajar Mengajar Bertatap Muka Disejumlah Sekolah Di Kota Bekasi Di Izinkan


Bekasi MP - Bulan awal  proses belajar  mengajar setiap ahir tahun pembelajaran  di sekolah telah tiba.  Meski masa  pandemi Covid -19, Dinas pendidikan kota Bekasi mengizinkan  sejumlah sekolah melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka mulai Senin  13/7/2020. Salah satunya SMPN 2  yang berada di Margahayu, Bekasi Timur  Jawa Barat.

Meski demikian, Kepala Sekolah SMPN 2 Bekasi Samsu mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada orang tua murid terkait hal tersebut,  sehingga belum memulai KBM secara tatap muka sesuai yang dijadwalkan.

“Iya hari ini belum (KBM tatap muka). Siswa masih belajar secara daring di rumah,”  jelas Samsu.

Kepsek SMPN 2 tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai kendala yang dihadapi. Namun, Samsu menegaskan pihaknya sedang melakukan persiapan dan evaluasi.

“Untuk KBM tatap muka masih menunggu hasil evaluasi kesiapan dan kebijakan pelaksanaan tatap muka,” ujarnya.

Disinggung soal kepastian waktu para siswa belajar di Sekolah, ia pun belum bisa memastikan lantaran pelaksanaan rapid test untuk guru masih dalam proses.

“Sama lagi nunggu juga pelaksanaannya,” pungkas Samsu.

Meskipun di izinkan untuk melalukan  belajar mengajar tatap muka pihak sekolah SMPN 2  tetap memberlakukan protokol kesehatan Covid-19.  ary

Tepis Pembicaraan Publik, Kemendikbud Pastikan Tidak Ada Peleburan Mata Pelajaran Agama SD


Jakarta MP – Menanggapi  beredarnya isu pembicaraan publik terkait  capur adukan mata pelajaran agama   dan Pancasila. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Kabalitbangbuk) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Totok Suprayitno menegaskan, tidak ada rencana peleburan mata Pelajaran Agama dengan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) seperti informasi yang beredar di publik. 

Kemendikbud memang terus melakukan kajian terkait penyederhanaan kurikulum, tetapi belum ada keputusan apapun.  

“Bahan diskusi terakhir yang disampaikan ke saya adalah susunan kelompok mata pelajaran tidak digabung seperti itu, tetapi tetap berdiri sendiri seperti yang berlaku saat ini,” tegas Kabalitbangbuk Totok Suprayitno di Jakarta, Kamis (18/6/2020). 

Sebelumnya, beredar informasi di media sosial terkait materi diskusi mengenai penyederhanaan kurikulum. Berdasarkan informasi yang juga beredar di beberapa grup percakapan daring tersebut, tampak sebuah paparan usulan peleburan mata pelajaran Agama kelas 1–3 Sekolah Dasar. 

“Yang diramaikan itu adalah bahan diskusi awal internal di antara tim kerja kurikulum. Diskusi masih terus berlangsung dan saat ini belum ada keputusan apapun dari kementerian,” tegas Totok, Pelaksana Tugas

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Plt. PAUD Dikdasmen), Hamid Muhammad juga menegaskan, bahwa sampai saat ini tidak ada rencana Kemendikbud melakukan penyederhanaan kurikulum dengan peleburan mata pelajaran Agama. 

Menurutnya, pembahasan penyederhanaan kurikulum oleh Ditjen PAUD Dikdasmen, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pusat Kurikulum dan Perbukuan dilakukan agar pembelajaran berjalan lebih efektif. 

“Pusat Kurikulum menyiapkan penyederhanaan kurikulum yang disertai penyusunan berbagai modul pendukungnya,” pungkas Hamid. (met)

Sumber: Humas Kemendikbud 


 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah