Headlines News :

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Danramil 2013/ Sumber Pimpin Apel Penertiban Pasar Tumpah Di Area PSBB

Cirebon MP - Apel penertiban Pedagang dilakukan Tiga (3) pilar Muspika Kecamatan Cirebon dipimpin  komandan Rayon Militer (Danramil) 2013 kecamatan Sumber, Kapten Inf  Suharyoto, menertibkan para pedagang yang tumpah ke jalan akibat penutupan Pasar Sumber, Senin (1/6) dini hari.

Sebelum pelaksanaan penertiban, tiga pilar Kecamatan Sumber melaksanakan apel bersama.

Pantauan Metro Post  di lapangan, sejak Minggu (31/5) malam sekira pukul 22.00 WIB, sudah terlihat beberapa pedagang lemprakan  telah menggelar dagangannya dibahu jalan dan juga ada yang menempati trotoar jalan sepnajang jalan Dewi  Sarrika.

Dalam apel tersebut, Danramil Kapten Inf  Suharyoto menyampaikan, penertiban ini menindaklanjuti instruksi dari Bupati karena ada laporan pedagang yang masih membandel tidak mengindahkan instruksi.

Oleh karenanya, tegas Danramil Sumber, mulai Senin (1/6) dini hari sampai 10 hari  ke depan tidak ada aktifitas tempat usaha di sekitar Pasar Sumber. Lokasi dari Kantor Pos sampai lokasi utama Pasar Sumber steril tidak ada pedagang sama sekali.

"Termasuk juga pedagang yang sudah menetap di sekitar pasar. Jadi area ini bersih tidak ada pedagang sama sekali," tegasnya. Menurutnya, penertiban ini ditunggu  puluhan para pedagang lainnya yang mematuhi instruksi pemerintah.

"Mereka telah menunggu saat-saat seperti ini supaya tidak terjadi kecemburuan antar pedagang," kata Danramil.

Ia menyatakan, penertiban ini berdasarkan laporan perkembangan situasi. "Kemudian instruksi dari pimpinan harus tidak ada aktifitas ekonomi," tutupnya.

Di tempat sama, Kabid  Tibum Tranmas pada  Metro Post, menjelaskan, penertiban ini adalah atensi dan permintaan dari masyarakat yang sudah memenuhi ketentuan dari pemerintah. Sebab menurutnya, masih ditemukan beberapa pedagang yang bukan asli orang sini masih berjualan.

Oleh karena itu, untuk tidak menimbulkan kecemburuan maka Muspika memutuskan bahwa untuk penyekatan sampai wilayah lampu merah Pos Giro.
"Malam ini kita terjunkan bersama TNI-Polri untuk melaksanakan sosialisasi agar tidak melakukan kegiatan ekonomi selama sampai dengan tanggal 11 Juni," jelasnya.

Untuk sanksi secara hukum, dikatakannya, belum sampai ke sana tapi minimal mereka diperingatkan terlebih dahulu. "Insya Allah mudah-mudahan setelah diperingatkan mereka mau dan sadar bahwa ini untuk kepentingan bersama," katanya.

Soal usulan pedagang supaya disediakan tempat untuk berjualan, ia menjelaskan, bahwa itu sebenarnya wewenang Dinas Perindag.

"Sedangkan kami di sini melaksanakan apa yang sudah diputuskan Bupati setelah rapat Forkopimda bahwa 14 hari setelah ditemukannya 2 pedagang positif Covid-19 maka inkubasinya 14 hari mereka tidak boleh aktifitas usaha di sana," jelasnya lagi.

Mengenai toko di sepanjang Jalan Dewi Sartika apakah perlu ditutup, ia menjawab, untuk sementara jangan melakukan aktifitas usaha dulu alias ditutup sementara sampai tanggal 11 Juni.

Pantauan di lapangan, selama penertiban, ada pedagang yang menertibkan atau membereskan sendiri barang daganganya setelah melihat tim penertiban   berjaga dilokasi.

Sementara pedagang lainnya baru mengemas dagangannya setelah mendapat teguran dan diperintahkan oleh tim penertiban. Penertiban berlangsung hingga pukul 03.00 diini hari itu berjalan kondusif dan aman. Sementara beberapa personil masih berjaga jaga di titik titik jalan lingkungan yang akan menuju jalan Dewi Sartika. (met/eka)

Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Kelurahan Sumber Bantu Penyemprotan Pasar Sumber

Cirebon MP  -  Buntut dari 2 orang pedagang  pasar Sumber yang terkomfirmasi positip covid - 19,   Pemerintah Kabupaten Cirebon menutup sementara  pasar tersebut selama 14 hari.

Untuk  menghindari penyebaran  melalui barang barang maka pihak pasar melakukan  penyemprotan.  Satu Unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten cirebon  melalkukan penyemprotan disinfektan  setelah para pedagang mengosongkan dan menutup  daganganya pada  tiga hari yang lalu.

Dengan keterlibatan faerah binaanya Bhabinsa dan Babinkamtibmas  kelurahan Sumber  beserta instansi lain ikut mengawal penyemprotan  gedung  pasar  baik dari  dalam  maupun luar gedung.

Babinsa kelurahan Sumber Serka Mustajab  mengatakan usaha  penyemprotan bertujuan untuk membunuh bakteri dan  virus  agar tidak  menyebar kepedagang lain.

"Penyemprotan desinfektan pada gedung pasar ini bertujuan memutus  mata rantai  penyebaran covid-19",  ucapnya.

Ia berharap dengan kepatuhan para pedagang dan  masyarakat  untuk ikuti anjuran pemerintah bisa mempercepat penanganan  covid-19.
 "Saya tidak ingin masyarakat Cirebon tertular covid-19, makanya kita ikuti aturan pemerintah  hindari kerumunan, gunakan masker saat keluar rumah",  harapnya pada Sabtu 30/5 dilokasi penyemprotan pasar Sumber.

Pada tempat dan waktu yang sama, Bhabinkamtibmas kelurahan Sumber Bripka Kata, menanggapi isu yang telah beredar di masyarakat terkait pasien  diyatakan sembuh dan sudah kebali  kerumah.

"Wah itu bohong, saya sudah kerumah mengkomfirmasi teryata yang pulang diantar tim medis itu adalah keluarganya yang ikut di test swab karena  menunggu hasilnya lama maka diperbolehkan pulang", jelasnya.

Jadi  bagi masyarakat warga Sumber sambung Bripka Kata, jangan menyebar hoax jika belum pasti mengetahui dengan mata ssendiri.

Dengan adanya  2 pedagang pasar dikomfimasi positip covid+19  yang sedang dirawat kepanaikan warga pun mulai terlihat dengan melakukan pentupan jalan lingkungan.

"Mungkin untuk mencegah agar warga lain dilarang masuk wilayah mereka namun sudah saya anjurkan setiap penitupan jalan lingkungan harus dijaga untuk buka tutup warga setempat yang keluar masuk", pungkasnya.

Sebagai informasi  penyemprotan bukan hanya di pasar saja,  puluhan ruko uang berjejer diluarpun  ikut di guyur oleh Damkar dengan cairan desinfektan.(met/eka)

Pasar Dan Beberapa Titik Jalan Tembus Pasar Sumber Resmi Ditutup

Cirebon  MP - Dari sembilan (9) pasar tradisional yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, sebanyak empat (4) pasar tradisional telah melakukan rapid test dan swab test massal bagi para pedagang termasuk Pasar Sumber.

“Seluruh pasar yang dikelola pemkab ada 9 dan 4 pasar sudah melakukan rapid test termasuk Pasar Sumber,” ujar Kepala Pasar Sumber Didi Sunedi  usai pelaksanaan sosialisasi, Kamis (28/5).

Hasil rapid test dan swab  2 pekan lalu, dua pedagang konfirmasi positif corona. Sehingga, untuk sementara pihak Pemkab Cirebon  dan tim gugus tuhas  menutup Pasar Sumber.

Didi mengatakan hasil rapat dari Bupati Cirebon dan Tim Gugus Tugas bahwa Pasar Sumber resmi ditutup sementara dimulai dari tanggal 29 Mei hingga 11 Juni 2020.
"Ya sudah ada pemberitahuan Pasar Sumber ditutup sementara selama 14 hari,” jawabnya setelah dikomfirmasi melalui pesan singkatnya melalui aplikasi Whatsapp.

“Penutupan pasar juga berlaku di sekitar wilayah pasar dari pertigaan yang ke arah Kuningan sampai lampu merah Pasar Sumber," ucapnya.

Sementara  Kepala Bidang pengelolaan  Pasar Disperindag Kabupaten Cirebon H Antoni   saat dijumpai  dipasar Sumber  Kamis  malam (28/5), menerangkan, pedagang di Pasar Sumber yang sudah di Swab Test sebanyak 50 orang.

Dengan adanya konfirmasi positif dua pedagang, dijelaskannya, penutupan Pasar Sumber tidak hanya di area pasar tetapi termasuk di lingkungan pasar. “Karena kemungkinan penularannya tidak hanya di dalam area pasar saja,” katanya.

Mengenai protokol kesehatan, ditegaskannya, jika pihaknya sudah memberlakukan protokol kesehatan di semua pasar tradisional dengan memberikan bantuan masker kepada pedagang dan juga memberikan masker kepada pengunjung yang tidak menggunakan.
Kemudian menyediakan tempat cuci tangan dan sabun di depan pasar, lanjutnya lagi, himbauan social distancing (jaga jarak) selalu kita lakukan setiap saat.

“Tetapi karena memang kerumunan di pasar tradisional sulit kita hindari,” katanya seraya menjelaskan bahwa pasar tradisional di kabupaten Cirebon sudah membuka belanja online termasuk di Pasar Sumber.

Perlu diketahui mulai pukul 24 : 00  beberapa  akses jalan yang menuju objek pasar Sumber di tutup dan dijaga ketat  oleh kemanan dari  TNI, Polri , dan Satpol PP. (met/eka)

Hasil Rapid Test 2 Pedagang Pasar Sumber Positip Covid 19

Cirebon  MP - Mulai hari Kamis 28/5 Kepala pasar Sumber Didi Sunedi akan sosialisasikan ulang  menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), hal ini dilakukan karna adanya pedagang yang hasil swab dan  test rapid ditemukan 2 kasus covid 19 dari pedagang pasar Sumber.

Alasan sosialisasi  agar para pedagang  jangan panik   adanya laporan hasil swab test masal yang dilakukan pada tagal 18/5  di Pasar Sumber. Sangat disayangkan hasilnya telah bocor ke publik  terlebih dahulu dalam bentuk  dokumen dengan kop surat FK-UGJ tersebut. Isi kop surat terdapat dua nama diduga pedagang yang terkonfirmasi positif  covid 19.Keduanya adalah warga Kelurahan Sumber,  Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon.

Menurut keterangan Kepala Pasar Sumber, ia membenarkan bahwa ada 2 pedagangnya  positip  covid 19. "Iya benar ada 2 orang positip hasil rapid test dan swab, saya baru tahu juga sore ini dari Dinas Kesehatan", ucap Didi.

Ia menyayangkan  dengan beredarnya  kop surat  yang tercantum nama jelas telah tersebar  diberbagai media sosial dan grup Whatsapp.
"Saya bingung  kok bisa menyebar luas hasil tes dan nama jelasnya, siapa yang menyebarkan ya", ucapnya dengan nada bingung.

Sosialisasi ini kata Didi, agar para pedagang untuk  jangan panik dan mempersiapkan  diri ketika ada pemeberitahuan dari Buapati Cirebon dan tim gugus tugas covid 19.

"Saya harapkan para pedagang jangan panik, ikuti protokol pemerintah selalu jaga jarak gunakan alat pelindung diri terutama masker", kata kepala pasar saat di jumpai di kantornya pada 27/5/2020.

Untuk  tindak lanjut Didi mengatakan menunggu perintah dari Bupati Cirebon Drs. H Imron dan tim gugus tugas covid 19.

"Kami mulai sosialisakan dulu dipasar Sumber dan sekitarnya   sambil menunggu keputusan  dari Bupati dan gugus tugas", tambahnya.(met)
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah