Headlines News :

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Pasca Penertiban Bangunan Liar, Sebanyak 267 Anggota Gabungan Apel Bersama

Jakarta MP -  Sebanyak 267 anggota gabungan  dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, PPSU dan unit Medis melalukan apel bersama yang dilaksanakan di Jl. Agung Perkasa Vlll Blok. K Sunter Jaya Tanjung Priok Jakarta Utara. Apel gabungan ini adalah yang ke 5 pasca  pengamanan tindakan eksekusi bangunan liar yang berada di Jalan Agung Perkasa Vlll  Blok K kelurahan Sunter Agung. (18-11/2019)

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Budi Cahyono SH.MH bertindak sebagai pemimpin upacara, dia mengatakan sesuai petunjuk pimpinan agar dalam melaksanakan tugas  disertai dengan rasa penuh tanggung jawab.

"Sesuai perintah dari pimpinan mari kita laksanakan tugas ini dengan rasa penuh tanggung jawab", katanya.

Kompol Budi berpesan dalam giat pengamanan penertiban tersebut, apapun situasinya tetap menjaga keharmonisan kepada masyarakat.
"Saya tekankan kepada  seluruh anggota yang terlibat dalam kegiatan pengamanan ini tetap humanis sehingga terlihat oleh warga masyarakat yang berada dilingkungan sekitar lokasi ini menilai baik", pesanya.

"Sekali lagi tetap menjaga kesehatan karena hanya diri kita yang tahu dengan kondisi kita semuanya", tambah Kompol Budi.

Pada akhir pidatonya Budi berharap seluruh unsur yang terlibat agar melalukan koordinasi supaya pelaksanaan berjalan aman dan kondusif.

"Selesai apel ini kita lanjutkan kegiatan penertiban dan berharap seluruh unsur yang terlibat agar melakukan kordinasi sehingga pelaksanaan dapyt berjalan aman kondusif sesuai apa yang kita harapkan", pungkasnya.

Tampak hadir Kabag ops Polres AKP Sucipto SH,  Peltu Surono (Kodim 0502/JU),  Pelda Sutrisno (Subgar JU),  Manpol pp .Z.Nasution, Alfian (Dishub Jakarta Utara) (met)

PT Japfa Akan Perbaiki Jalan Rusak Di Desa Kalisaleh

Pemalang MP - Perseroan Terbuka (PT)  Japfa yang bergerak dalam perternakan ayam breeding, dalam waktu dekat dekat ini akan memperbaiki jalan umum di desa Kalisaleh yaitu jalan  yang berlubang akibat gerusan roda kendaraan yang melintas  di ruas jalan utama di desa Kalisaleh.

Demi kenyamanan berkendara  dan keindahan desa, PT Japfa  berkomitmen ikut menjaga agar jalanan yang dilintasi oleh awak kendaraanya selalu aman dan nyaman.

Perusahaan ini berada di wilayah desa Kalisaleh, kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah sejak tahun 2003. PT Japfa juga ada di hampir semua provinsi di Indonesia.

Di Pemalang perusahaan tersebut menghasilkan anak ayam atau DOC dari unit penetasan milik PT. Japfa yang bearada di provinsi Jawa Tengah.

Selain ikut menjaga kondisi jalan perusahaan tersebut pun setiap tahunnya memberikan santunan untuk anak anak yatim melalui lembaga penyalur santunan yang ada di daerah setempat.
P&GA Unit/HRD PT. Japfa Pemalang, Waluyo Arlanto mengatakan, pemeliharaan jalan adalah program rutin PT Japfa setiap tahun sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

"Perbaikan jalan adalah program rutin PT. Japfa setiap tahunnya, untuk tahun ini sedang kami ukur mencapai 1400 m2", ucapnya ketika di komfirmasi  Metro post melalui pesan singkat Watshap pada

"Selain pemeliharaan jalan, hampir setiap tahun  kami juga memberikan bingkisan berupa sembako dan santunan untuk anak yatim sebagai kepedulian kami dari PT Japfa kepada masyarakat warga desa Kalisaleh", tambah Waluyo.

Setiap menjelang lebaran PT. Japfa membagikan sembako dan didistribusikan lewat RT, selanjutnya dibagikan langsung ke warga dari pintu ke pintu, dari RT 1 sampai RT 8", terangnya.

Perusahaan  ini membuka lapangan pekerjaan bagi warga Desa kalisaleh dan sekitarnya. Dengan dukungan para warga,  pihak PT. Japfa merasa sangat berterima kasih terhadap warga setempat sehingga terjalin silahturahmi antara warga desa dan perusahaan yang semakin baik.(met)

Kalapas Kendari Harapkan Peran Serta Masyarakat

Kendari MP - Lapas kelas ll A Kota Kendari kini terus berbenah dalam mendukung tugas tugas penting  utamanya dalam hal pengamanan dan pengawasan para narapidana, salah satu upaya yang dilaksanakan untuk hal pengawasan ini telah dilakukan pemasangan  CCTV Di Lapas Kelas ll A Kota Kendari sebanyak 19 titik untuk keamanan. Selain pengamanan, di lapas kelas ll A Kendari, para narapidana dibekali dengan keterampilan, salah satunya keterampilan yang paling menonjol adalah pembuatan paping blok.

Kepala Lapas Kelas  ll A kendari Drs.Abd.Samad Dama, M.Si, menyatakan bahwa posisi Lapas kelas ll A Kendari saat ini penghuninya berjumlah 566 orang untuk narapidana pria dewasa dengan narapidana wanita pada tempat yang terpisah.

Terkait proses pembinaan yang dilaksanakan saat ini,  Kalapas mengatakan  bahwa proses pembinaan yang dilakukan saat ini telah sesuai dengan protap yang ada atau juknis yang ada. Pembinaan yang dilaksanakan kepada narapidana telah dijadwal, ujarnya

Ditambahkan Kalapas, kami punya jadwal tersendiri diantaranya ada pembinaan keterampilan, pembinaan kerohanian , pembinaan kepribadian . Mereka diajarkan cara sholat , baca tulis alquran,  begitupun juga dengan agama lainnya, untuk yang nasrani  juga ada jadwal tersendiri hari sabtu dan minggu untuk jadwal  ibadah.

Selain pembinaan, salah satu hal penting adalah penyediaan  bahan makanan, dimana tentang penyediaan makanan ini  disesuaikan dengan petunjuk dari pusat dan sama semua diseluruh Indonesia, jenis bahan makanan itu dalam periodenya setiap sepuluh hari,  mulai dari hari pertama sampai kesepuluh menunya berbeda beda, kemudian hari kesebelas lagi kembali seperti menu yang pertama.

Ditanya terkait kunjungan masyarakat, Kalapas mengatakan bahwa setiap kunjungan, pihaknya melakukan penggeledahan badan dan penggeledahan barag bawaan,   untuk pengunjung itu dua kali dilakukan penggeledahan mulai dari pintu utama, begitu juga kalau mau masuk ruang kunjungan juga diperiksa.

Pihaknya juga telah berupaya melakukan tugas secara optimal maksimal, namun sebagai manusia terkadang bisa kebobolan ada barang yang masuk ke dalam. Penggeledahan ini dilakukan demi menjaga kemungkinan kemungkinan yang tidak diinginkan dan masuknya barang terlarang kedalam lapas, untuk barang terlarang ini  memang sudah dilarang tapi sebagai manusia biasa kadang ada barang terlarang yang lolos  masuk, namun demikian kami sebagai petugas disini terus berupaya siang dan malam untuk mengantisipasi masuknya barang barang terlarang ini. Ungkap Abd.Samad.

Terkait keberadaan narapidana Di Lapas Kelas ll A kendari, Semua narapidana itu, Kalapas menjelaskan ada yang dipidana seumur hidup sebanyak lima orang dan ada yang dipidana 20 tahun keatas sebanyak empat orang, terus yang dipidana diatas sepuluh tahun lebih banyak lagi. Kemudian yang paling menonjol kalau dilihat dari pelanggaran, tingkat pidananya itu adalah narkoba, dari 566 narpidana yang ada, 250 diantaranya adalah Napi Narkoba. Kata Kalapas

Harapan kedepan,  Harapan kami baik dari sisi pelayanan maupun dari sisi pengamanan mengharpkan peran serta masyarakat  untuk mendukung pelaksanaan pembinaan dalam lapas, dengan memilliki kesadaran untuk tidak membawa barang barang terlarang masuk kedalam lapas.

Berikut Profil Singkat Jabatan/jenjang Karir  Ka Lapas Kendari Drs. Abd Samad. M.Si
-Balai pemasyrakatan kendari 1 maret 1992
-Kepala subseksi BKA bapas kendari (2000-2005)
-Kepala sub bidang bina khusus narkotika kanwil sultra (2005-2008)
-Kepala lapas kendari (2008-2013)
Kepala rutan unaha (2013-2016)
-Kepala lapas 2B NTT (2016-2018)
-Kepala lapas 2A Kendari (2018-sekarang). HN/AS

Pertemuan Rutin Pamaskal, Karnadi: Sifat Kegotong Royongan di Pamaskal Berkurang

Jakarta MP - Pertemuan rutin silahturahmi Paguyuban Masyarakat Kalisaleh (PAMASKAL) Kabupaten Pemalang diadakan di Rumah Makan Kayu di Ancol Jakarta Utara yang dihadiri puluhan anggota dan Warga Desa Kalisaleh.

Selain santap makan siang  bersama,  pertemuan juga diadakan rembugan terkait kepengurusan organisasi yang berbentuk sosial yang dinilai belakangan ini semakin surut dan kurang kebersamaanya untuk memajukan Pamaskal untuk Desa Kalisaleh.

Ketua Pamaskal Karnadi memaparkan untuk rasa solidaritas paguyuban ini menilai kurangnya kesadaran untuk tindakan sosial.

"Saya menilai belakangan ini warga masyarakat desa Kalasaleh terutama diperantauan kurang menjujung tinggi rasa sosialnya", ucapnya pada 10/11/2019.

Dia juga meminta segenap lapisan masyakat diperantauan yang berada di JABODETABEK   agar bisa bergabung kembali.

"Kami hanya bisa berharap agar para anggota yang keluar bisa bergabung kembali mari kita jalankan paguyuban ini bersama, karena paguyuban ini adalah milik bersama bukan milik golongan tertentu", pintanya.

Dirinya juga menambahkan "sifat kegotong royongan  dalam badan Pamaskal sangat penting baik dari anggota  maupun warga desa Kalisaleh yang memerlukan bantuan sosial,  jika bukan dari diri kita yang melakukan siapa lagi yang akan memperhatikan paguyuban ini",pungkasnya.



Sementara pendapat dari anggota Aweng Cendol  (50) nama  panggilan akrabnya  memberi masukan,  untuk menarik anggota yang kurang aktif dia mengatakan sistem yang ada meski dirubah.

"Saya rasa sistem yang berjalan meski dirubah agar warga desa Kalisaleh mengakui adanya Pamaskal dengan cara setiap ada kegiatan baik bantuan maupun kegiatan sosial anggota harus datang dor to dor", katanya pada forum.

Menurutnya sistem kinerja yang dijalankan pengurus saat ini kurang diterima oleh masyarakat sehingga memperhambat  jalanya paguyuban.

"Dengan sistem ini masyarakat akan segan bergabung mereka menilai Pamaskal adalah milik para anggotanya", tambahnya Aweng.

Peryataan Aweng sempat ditepis oleh ketua dan beberapa anggota lain. Kemudian Penasehat Pamaskal menjelaskan bahwa merubah sistem ini meski dibicarakan dengan para pengurus.

"Mungkin masukan anggota bagus namun kami meski diskusikan dahulu dengan para pengurus dan anggota yang lain agar tidak terjadi kesalah pahaman", ujar Kasno penasehat Pamaskal.

Dari pertemuan ini diharapkan kesadaran anggota untuk memajukan kegiatan sosial yang ada dalam badan  Pamaskal yang bertujuan memajukan warga Desa kalisaleh.(met)
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah