Headlines News :

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

Segenap karyawan dan tim redaksi Metro Post mengucapkan Ikut berduka cita

CARA PERSEMAIAN CABE DAN TOMAT

PASLON RABU OPTIMIS MENANG DI PILBUT 2020


Wanggudu,MP- Massa pendukung dan simpatisan menghadiri deklarasi pasangan Bakal Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara, Ruksamin-Abu Haera (RABU) di depan kantor KPUD, Jumat (4/9/2020).

di sepanjang jalan poros perkantoran  belasan ribu massa pendukung dan simpatisan yang berasal dari 13 kecamatan di daerah ini sudah memadati jalan digelarnya Deklarasi Konasara jilid II. dan Ratusan kendaraan bermotor memadati sisi jalan Trans Sulawesi, 

Tepat di depan kantor KPUD yang akan menjadi tempat deklarasi, Paslon Ruksamin-Abu Haera menyemangati para simpatisan pendukun dan ribuan massa yang mengadiri acara deklarasi itu. Orasi politik partai pendukung yang tergabung dalam koalisi Konasara jilid II dan tim.

Koalisi Konsara jilid II optimis paslon Ruksamin-Abu Haera meraih kemenangan di Pemilihan kepala daerah (pilkada) Konawe Utara Desember mendatang.

"saya sangat yakin pada hari Rabu nanti tanggal 9 Desember 2020 Kita pasti menang" dan terpilih menjadi bupati dan wakil bupati dua periode ucapnya dalam pidato, Arief

Gubernur Jabar Dan Gubernur Se- Indonesia Ikuti Ratas Bersama Presiden Jokowi


Bandung MP -- Gubernur Jawa Barat  Ridwan Kamil  mengikuti Rapat Terbatas  (Ratas)  bersama Presiden Joko Widodo  dan Gubernur Se- Indonesia terkait  penanganan pandemi Covid -19 dan pemulihan ekonomi.Ratas yang  dilakukan di Gedung The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung melalui  Vidio Conference. 

Ratas yang diikuti para gubernur se-Indonesia ini bertujuan menyamakan frekuensi gerak mulai dari pemerintah pusat, kementerian/lembaga, pemerintah daerah (pemda) provinsi, pemda kabupaten/kota, hingga pemerintahan desa agar tercapai langkah cepat dan efektif dalam penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi di Tanah Air.

Terkait pandemi global Covid-19, Presiden meminta Gubernur untuk memperhatikan angka pergerakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di daerahnya, terutama di tengah kondisi peningkatan kasus positif di sejumlah negara di dunia.

Namun, menurut Presiden, penyebaran kasus di Indonesia masih relatif terkendali dibandingkan negara-negara Asia lainnya dan Eropa.  Salah satunya merujuk angka kesembuhan di Indonesia yang lebih tinggi dari rata-rata dunia.

Presiden menjelaskan, hingga Agustus 2020, tingkat kesembuhan berada di angka 72,1 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan tingkat kesembuhan pada April 2020 yang hanya 15 persen.

“Jadi, ada pergerakan yang lebih baik. Lebih tinggi dibandingkan rata-rata (kesembuhan) dunia yang 69 persen,” kata Presiden.

“Ini yang harus kita jaga, bahwa pengendalian manajemen untuk Covid-19 ini betul-betul masih pada posisi terkendali,” tambahnya.

Meski begitu, Presiden menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk menurunkan fatality rate (tingkat kematian) yang masih lebih tinggi dibandingkan angka global.



Terkait vaksinasi, Presiden menuturkan bahwa pihaknya telah mendapatkan komitmen 20 sampai 30 juta vaksin di akhir tahun 2020 dalam bentuk barang jadi dan mendapatkan sekitar 290 juta vaksin hingga akhir 2021.

Selain itu, Indonesia juga tengah berupaya mengembangkan vaksin sendiri yang diberi nama vaksin "Merah-Putih". Pembuatan vaksin tersebut melibatkan konsorsium seperti lembaga biologi, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.

“Saya minta kepada para gubernur untuk pengendalian COVID-19 ini betul-betul menjadi fokus dan konsentrasi kita. Karena memang kita perlu memperkuat pertahanan kita agar sampai pada seluruh rakyat Indonesia untuk divaksin,” kata Presiden.

“Saat ini, vaksin Merah-Putih dalam tahap pembuatan benih vaksin dan prosesnya sudah sekitar 30 sampai 40 persen. Dan direncanakan akan diuji klinis pada awal tahun depan, bahkan siap produksi dipertengahan 2021,” ujarnya.

Sementara dalam pembahasan soal program pemulihan ekonomi, Presiden meminta agar pemda segera melakukan belanja barang dan modal sehingga bisa meningkatkan konsumsi pemerintah.

Adapun pada kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi nasional masih tumbuh 2,97 persen, namun di kuartal dua mengalami kontraksi 5,32 persen.

“Untuk kuartal ke tiga (hingga) September, kalau kita masih berada masih posisi minus, artinya masuk resesi. Karena itu saya minta percepat belanja APBD provinsi dan perintahkan bupati/walikota agar APBD kabupaten/kota, terutama yang berkaitan dengan belanja barang, belanja modal, belanja bansos, betul-betul disegerakan, sehingga bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan bisa memulihkan ekonomi di daerah,” tegas Presiden.(met)


Sumber : Humas Jabar

DPRD Kabupaten Cirebon Resmikan 3 Raperda Menjadi Perda


Cirebon MP - DPRD Kabupaten Cirebon,  sahkan 3 Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda ) Kabupaten Cirebon, secara resmi disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD  Kabupaten Cirebon di ruang Paripurna Abhimata.

Tiga perda yang disahkan yaitu, Perda tentang pengelolaan barang milik daerah, Perda tentang pencegahan penanggulangan bahaya kebakaran dan Perda tentang perubahan atas perda nomor 12 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah kabupaten cirebon.

Bupati Cirebon Drs H Imron Rosyadi, M.Ag menilai, pengesahan Perda pengelolaan barang milik daerah, nantinya akan mendukung, tertibnya perencanaan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, pengamanan dan pemeliharan, serta hal lainnya.

"Perda ini juga nantinya akan memperjelas terkait pemindah tanganan, pemusnahan, penghapusan dan pengendalian barang milik   daerah," kata Imron pada Hari Senin 31/8/2020.

Imron juga menanggapi terkait disahkannya Perda tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. Menurut Imron, merupakan salah satu solusi dan belum optimalnya penyelsaian kebakaran yang terjadi di Kabupaten Cirebon.



Dikatakanya, dengan disahkannya Perda ini, diharapkan nantinya,  perangkat daerah yang membidangi sub urusan kebakaran, harus bisa menjalankan perannya secara optimal. " jalankan  seusuai peranya, karena sudah dilindungi oleh Perda,"  jelas Imron.

Dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran ini, Imron juga berharap adanya peran serta masyarakat, dalam mencegah musibah tersebut.

Sedangkan terkait Perda tentang perubahan atas perda nomor 12 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah kabupaten cirebon, Imron menuturkan, bahwa perda ini merupakan salah satu solusi, untuk pemulihan ekonomi akibat covid 19.

Dengan adanya pengesahan  Perda ini, diharapkan perangkat daerah makin cepat memberikan pelayanan dan percepatan pada masyarakat dan bisa meningkatkan pembangunan di Kabupaten cirebon.

" Terkait perda susunan perangkat daerah, akan dilaporkan juga kepada Gubernur Jawa Barat," kata Imron.(met)
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah