Headlines News :

Himpunan Nelayan Sultra Berharap Banyak Untuk Gubernur Dan Wakil Gubernur Sultra Terpilih


Kendari MP -- Himpunan Nelayan (HN) Sulawesi Tenggara (Sultra) berharap kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih agar semua program yang pernah dicanangkan dalam visi misinya dalam kampanye dapat direalisasikan demi untuk kemajuan pembangunan Sultra lebih baik.

Humas Azies Sasilo, Himpunan Nelayan (HN) Sultra mengatakan bahwa ekspektasi masyarakat Sutra terhadap orang nomor satu di Sultra harus mampu dijawab oleh H. Ali Mazi. SH dan Lukman Abunawas sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih lewat karya dan program yang telah tertuang dalam visi dan misi lima tahun kedepan.

"Salah satunya yang harus dijawab yakni peningkatan kemajuan para nelayan di Sulawesi Tenggara adalah masalah ketersediaan sarana prasarana pabrik es," Ujarnya Humas Azies Sasilo, Rabu (12/9/2018).

Ia juga berharap program pemberdayaan dan pembinaan bagi Nelayan khususnya Himpunan Nelayan (HN) Sultra menjadi prioritas ke depan agar dapat lebih meningkatkan pendapatan bagi pelaku nelayan demi kesejahteraan masyarakat sultra. Ucapnya Azies Sasilo

"Kami berharap Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra terpilih, untuk saling bersinergi terutama dalam pemamfaatan potensi di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," Tutur Azies Sasilo
  
Untuk diketahui, Himpunan Nelayan (HN) Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan salah satu organisasi yng menaungi para nelayan yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara. Saat ini organisasi tersebut mempunyai susunan kepengurusan, Bapak Putra selaku Pendiri, H. Ali Mazi, SH sebagai Dewan Pembina, sedangkan Ketuanya sendiri di pimpin oleh Andi Igo dan Azies Susilo selaku Kepala Humas.

Dalam pilgub Sultra lalu, Himpunan Nelayan (HN) Sultra merupakan Tim Pamungkas "Aman" dalam memenangkan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra terpilih.

Himpunan Nelayan (HN) Sultra, juga mengucapkan selamat Bekerja kepada H. Ali Mazi dan Abunawa atas dilantiknya sebagai gubernur dan wakil gubernur sulawesi tenggara (Sultra), oleh Presiden RI Joko Widodo. Herman

Pemilik Lahan Tuntut Haknya Untuk Selesaikan Pembayaran Royalty 3$ at Rp.1.341.000.000,- pada PT. MBS

Kendari MP -- Sebanyak 30.000 MT Ore Nikel yang terdapat di kawasan Jetty Kelurahan Mata kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), telah dilakukan penjualan oleh Saut Sitorus selaku pemilik saham PT. Multi Bumi Sejahtera (MBS), masyarakat pemilik lahan tuntut haknya sebab sampai saat ini belum menyelesaikan kewajiban pembayaran kompensasi dan royalty sebanyak 3$ MT atau Rp. 1.341.000.000,kepada masyarakat pemilik lahan.


Salah seorang warga dunggua konawe bernama Napoleon  juga merupakan pemilik lahan tambang ore, ia membenarkan adanya penjualan Ore Nikel yang dilakukan oleh PT. MBS sebanyak 4 tongkang dengan jumlah 30.000 MT, namun belum pernah ada transaksi pembayaran kompensasi dan royalty kepada pemilik lahan. Ujarnya pada 10/9/2018.

Kemudian Ore Nikel tersebut yang diangkut ke jetty mata maupun Ore Nikel yang berada di stock file merupakan hasil olahan perusahan PT. MBS. Awalnya sebelum Saut Sitorus membeli saham PT. MBS, Saut Sitorus pernah berjanji akan membayar kompensasi dan royalty kepada masyarakat pemilik lahan sesuai surat berita acara perjanjian tentang pembayaran royalty sebanyak 3$ per MT atau Rp. 1.341.000.000,terang Napoleon

"Saut Sitorus, tidak mengindahkan janjinya sesuai surat berita acara perjanjian tentang pembayaran royalty sebanyak 3 $ yang telah disepakati namun tidak pernah diselesaikan kewajiban pembayaran kepada pemilik lahan" Paparnya

Anehnya lagi, belum diselesaikan pembayaran royalty, tiba-tiba pihak Saut Sitorus melakukan pembangunan basecam untuk kegiatan pertambangan selanjutnya di lahan masyarakat Dunggua Kecamatan Amongedo, namun masyarakat melarang dan menghalangi pihak Saut Sitorus untuk beraktivitas. Tegasnya Napoleon

Selaku pemilik lahan tidak akan membiarkan melaksanakan kegiatan pertambangan sebelum Saut Sitorus menyelesaikan kewajibannya membayar kompensasi dan royalty “pemilik lahan sangat kecewa dan kesal atas tindakan dan perbuatan yang dilakukan oleh Saut Sitorus sebab tidak menepati janjinya”,. Ucapnya

"Atas perbuatan dan kebohongan yang dilakukan oleh Saut Sitorus, akhirnya masyarakat pemilik lahan yang diwakili oleh Napoleon, sejak tanggal 6 september 2018 melaporkan manajemen PT. MBS ke pihak kepolisian Polda Sultra, untuk dilakukan langkah penindakan secara hukum terhadap Saut Sitorus. Pungkasnya Napoleon. HERMAN.S

80 Orang Toko Adat, Sambut Kedatangan Gubernur Sultra Ali Mazi

Kendari MP Sebanyak 80 orang toko adat menyambut kedatangan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi di Bandara Haluoleo Kendari,  selasa 11 september 2018.

Kedatangan Gubernur disambut iringan tarian tradisional dan sejumlah orang toko adat dari Tolaki, Muna, Kolaka dan Bombana, bahkan ribuan masyarakat sultra turut hadir menyambut  kedatangan orang nomor satu di Sultra, Ali Mazi.

Gubernur Sulawesi Tenggara, setelah turun dari pesawat langsung didampingi oleh Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas,dan disambut dengan pengalungan bunga serta  adat Mosehe (Pembersihan) di areal landasan udara (Lanud) Bandara Halu Oleo.

Menurut penjelasan Kadis kominfo Sultra Kusnadi, gubernur dan wakil gubernur akan diarak mengelilingi wilayah dan selanjutnya menuju rumah jabatan (rujab).

“Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Ali Mazi -- Lukman Abunawas, yang didampingi oleh Istri masing-masing. Selanjutnya  Ali Mazi menaiki kendaraan Rubbicon dengan Plat DT 1  sekaligus akan berkeliling secara arak-arakan di Kota Kendari dan menuju ke rumah jabatan”, Ucapnya.

Salah satu masyarakat Sultra (Jamal) berharap kedepannya untuk percepatan pembangunan semakin meningkat untuk sultra lebih baik dengan hadirnya Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi -- Lukman Abunawas. Serta ia berharap untuk tetap bersinergi terutama dalam pemamfaatan potensi di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Herman)

Menteri keuangan Republik indonesia kunjungi Didesa Ambaipua konawe selatan


Konsel MP -  Menteri keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani kunjungi desa Ambaipua kecamatan Ranomeeto kabupaten konawe selatan, Sulawesi Tenggara.

Kedatangan Sri Mulyani dalam rangka memantau pembangunan lapak pasar tradisional, empang dan embung. Dalam sidaknya, Sri Mulyani menyempatkan diri berdialog langsung dengan pekerja buruh empang yang sedang melakukan pekerjaannya.

Setelah berdialog dengan para warga  Sri mulyani melanjutkan menuju kebalai desa Ambaipua  untuk melakukan sosialisasi mengenai dana desa dan desa-desa tertinggal di Kabupaten Konawe Selatan.

Sementara  Sri mulyani melanjutkan langkahnya menuju kebalai desa Ambaipua kecamatan Ranomeeto kabupaten konawe selatan untuk melakukan sosialisasi mengenai dana desa dan desa-desa tertinggal di kabupaten konawe Selatan.

Dalam pidatonya di desa Ambaipu, Sri Mulyani intinya meminta kepada Bupati Konawe Selatan agar angka kemiskinan di turunkan lagi.

 
  
Kepala desa Ambaipua Marman.S.Sos, mengharapkan agar Desa yang Ia pimpin bisa  menjadi pusat kuliner untuk  kedepannya dan Ia juga mohon bantuan lebih lagi untuk memajukan desa Ambaipua.

"Pihak pemerintahan desa Ambaipua, sangat berharap banyak atas bantuan pihak pemerintah pusat agar desa kami mampu berdikari dengan menjadi desa Ambaipua sebagai pusat sentral kuliner" ucap Marman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, H.Surunudin Dangga.ST.MM, Bupati konawe selatan, sekda konawe Selatan Ir. H. Sjarif Sajang. M.si. Teguh setyabudi pj.  Gubernur Sulawesi tenggara. Irham kalenggo.S.sos.M.si.  ketua Dewan perwakilan rakyat (DPRD). Camat Ranomeeto. H.Syahril Anjaya.sp. kepala Dinas pemberdayaan masyarakat dan Desa (DPMD) Dr.sahlul,SE,M.si

Serta staf Ahli Bupati konsel.Drs.Muh Hisrah. kepala desa Ambaipua, Marman S.Sos. jajaran  OPD kabupaten konawe Selatan yang turut hadir dan seluruh lapisan masyarakat setempat. (herman)

UPP kelas lll Langara Berikan Bantuan Bencana Gempa Bumi di Lombok

Sultra MP - kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas lll Langara Prvo Sultra  menyerahkan bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Jumat, 24 Agustus 2018. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh  kepala kantor UPP kelas lll Langara Prvo Sultra ,Arifuddin SE,M.Si. dan bantuan tersebut disalurkan melalui kapal laut.

Bantuan yang diserahkan kepada korban bencana gempa bumi di Lombok berupa,  sarung, pakaian, tenda, selimut dan lain lain.

Rasa duka dan prihatin telah dirasakan oleh keluarga besar kantor UPP kelas lll Langara yang diwakilkan oleh kepala kantor Arifuddin.

“Kami turut prihatin dengan bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok, sehingga keluarga besar UPP lll Langara mengulurkan tangan untuk bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami bencana di Lombok,”  ucpa Arifuddin.

Duka melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya sejak bencana gempa bumi  Minggu (5/8) yang lalu. Rumah dan bangunan sebagian besar rata dengan tanah. Korban jiwa telah mencapai ratusan orang sementara korban selamat harus mengungsi di barak-barak atau pos penampungan sementara.


Gempa susulan masih sering dirasakan oleh penduduk Lombok dan sekitarnya. Mereka harus hidup dengan kondisi seadanya untuk bertahan hidup. Uluran tangan penduduk dari luar Lombok begitu dinantikan oleh masyarakat. Keprihatinan atas kondisi yang dialami masyarakat Lombok membuat Kepala kantor UPP kelas lll Langara,  mulai bergerak untuk membantu.

Dengan bantuan tersebut Arifuddin berharap agar bermanfaat  bagi masyarakat Lombok.

"kami berharp semoga bantuan ini  dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar yang sedang terkena musibah Bencana Alam." tuturnya

Ia menambahkan bahwa bantuan yang diberikan ini bisa dimanfaatkan untuk memulihkan keadaan yang dialami oleh para warga masyarakat Lombok.

“Semoga bantuan yang diberikan oleh UPP lll Langara ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Lombok. Kami berharap para korban bencana segera pulih dan diberikan jalan keluar yang terbaik. Bantuan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian UPP lll yang hadir di tengah-tengah masyarakat,” tutup Arifuddin. (herman)
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah