Posted by Jainal Fatmi
Jakarta,
Jakut
22.32

JAKARTA, MP - Lurah Rawa Badak Utara, Suranta, memantau setiap pembagian beras untuk warga miskin dengan tujuan agar beras tersebut tepat sasaran,
Ketua RT yang mengolektif warganya untuk mengambil beras ke kantor kelurahan selalu di beri pengarahan dan di lihat daftar yang akan mendapat beras tersebut sehingga apa yang di harapkan pemerintah Provinsi DKI Jakarta yaitu penyaluran beras untuk warga miskin bisa tepat sasaran, pemantauan ini tidak hanya menginstruksikan kasie kesmas saja tetapi beliau turun langsung ke tempat pembagian melihat daftar penerima beras miskin.
Penerima manfaat beras untuk warga miskin di Kelurahan Rawa Badak Utara dari 12 RW sebanyak 1.327 kepala keluarga sementara 2 RW merupakan wilayah mampu yaitu RW. 001 dan RW. 006 merupakan komplek pelindo, jumlah penerima raskin di wilayah Kelurahan Rawa Badak Utara.
Berdasarkan data Rumah Tangga Sasaran (RTS), untuk kelancaran dan ketepatan penyaluran beras tersebut sampai ketangan yang berhak Lurah Rawa Badak Utara sering melakukan monitoring atau pemantauan baik pada saat pengurus RT dan RW mengkolektif warganya sampai pembagian ke tangan yang berhak ini semua dilakukan agar tidak ada penyimpangan dalam penyaluran beras tersebut.
Dikatakannya kepada MP, “Semenjak Saya menjabat sebagai Lurah di Rawa Badak Utara, saya berupaya untuk melakukan pengawasan sampai ke lapangan semuanya berjalan dengan lancar sesuai dengan yang di harapkan (tepat sasaran)”ujarnya.
Ditambahkannya,”Saya ingin program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini dapat berjalan dengan sukses yaitu warga miskin dapat menerima beras sesuai dengan ketentuan yang berlaku, beras ini kan untuk mereka jadi saya sebagai Lurah tidak henti hentinya menyampaikan kepada RT, RW agar penyaluran Raskin ini betul betul tepat sasaran dan Saya akan mengawasi dengan ketat karena selain mendukung program pemerintah Saya juga ingin masyarakat saya sejahtera", ujar suranta.
Pemantauan yang di lakukan oleh Suranta terkadang tidak di ketahui oleh para pengurus RT maupun RW berjalan sendiri di tengah masyarakat dengan tidak menggunakan atribut atau pakaian dinas. (jay)
Posted by Jainal Fatmi
Daerah,
Jabar
22.18

BOGOR, MP -
Dengan dukungan dari 7 Partai
politik parlemen dan 8 Partai Politik non-parlemen yang tergabung dalam Koalisi
besar Kerahmatan, H. Rachmat Yasin yang juga Bupati Bogor menggandeng
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Hj. Nurhayanti sebagai bakal calon
Bupati dan Wakil Bupati Bogor di Lapangan Tegar Beriman, Minggu, (26/5).
Partai yang mengusung pencalonan Rachmat Yasin diantaranya Partai Demokrat,
Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat
Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Baru (Gerindra), Partai Persatuan
Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Partai Kebangkitan
Bangsa (PKB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan juga Partai
Nasional Demokrat (Nasdem).
Saat deklarasi tersebut, Bupati
Bogor H. Rachmat Yasin yang sering disapa RY, mengatakan bahwa pembangunan
harus terus dilanjutkan. “pembangunan belum selesai, maka dari itu saya meminta
dukungan dari berbagai pihak untuk terus bersama-sama kita membangun Kabupaten
Bogor kearah yang lebih baik”, kata RY. Usai Deklarasi, bakal calon Bupati dan
Wakil Bupati Bogor Rachmat Yasin dan Hj. Nurhayanti langsung menuju ke Komisi
Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor dengan berjalan kaki didampingi
oleh ratusan pendukungnya untuk mendaftarkan diri.
Selesai mendaftarkan diri, H.
Rachmat Yasin didepan para wartawan mengungkapkan bahwa masih banyak hal yang
harus dilakukannya untuk Kabupaten Bogor. “ Dalam 5 tahun ke depan, konkrit
pertama yang menjadi fokus adalah pendidikan berlaku bagi semua dan wajib
hukumnya bagi rakyat Bogor untuk mendapat atau menikmati bangku sekolah. Tidak
bisa ada alasan rakyat masyarakat miskin untuk tidak bersekolah”, ujarnya.
Kedua, lanjut RY, sektor kesehatan. “Saya harus menjamin rakyat Kabupaten Bogor
itu harus sehat. Kalaupun harus ada yang sakit, tidak dipersulit dengan
persoalan-persoalan jaminan pemeliharaan. Oleh karena itu, jampe sehat akan
kami lanjutkan. Ketiga, penyediaan lapangan kerja. Kita memfasilitasi saja
dengan mengundang investor sebanyak-banyaknya ke Kabupaten Bogor. Caranya,
infrastruktur kita undang ke Kabupaten Bogor supaya mereka bisa nyaman dan
membawa banyak uang ke Kabupaten Bogor, ” janji RY.
Sementara itu, bakal calon Wakil
Bupati Hj. Nurhayanti mengatakan bahwa pembangunan yang ada di Kabupaten Bogor
harus dilanjutkan dan H. Rachmat Yasin adalah sosok yang tepat. “Mendampingi
Pak RY adalah suatu kehormatan dan saya total akan bantu beliau karena beliau
lima tahun ke belakang adalah Bupati yang visioner, tidak NATO (No Action, Tal
Only) tapi ada kata, ada karya. Kita lihat perkembangan yang ada dan saya ingin
ada yang dilanjutkan”, ujar Nurhayanti. Ujang/Rahman
Posted by Jainal Fatmi
Jakarta,
Jakut
12.19
JAKARTA, MP - Upaya pemerintah Kota Jakarta Utara dalam rangka perbaikan maupun peningkatan infrastruktur jalan terus dilakukan. Hal itu dilakukan untuk menunjukan kepercayaan kepada masyarakat yang rajin mengusulkan pembangunan jalan melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang).
"Kami agak lega karena jalan di warakas kini telah di perbaiki. Sebelumnya, setiap kali pertemuan musrenbang kami selalu usulkan," kata Efendi Tokoh masyarakat RW 05 Kelurahan Warakas, Jumat (7/6/2013).
Ia mengaku jalan Warakas IV kini mulai bagus dan memperlancar aktivitas masyarakat setempat. "Sebelumnya jalan warakas IV rusak dan berlubang. Kami berharap pembangunan jalan terus ditingkatkan pemkot Jakarta Utara termasuk pembangunan jalan missing link, sisi jalan tol yang menembus jalan yos sudarso dan jalan RE Martadinata," harapnya.
Sementara itu, Kepala Sudin PU Jalan Jakarta Utara, Monang Ritonga, mengaku pihaknya akan terus melakukan pembangunan di Jakarta Utara. "Semua usulan masyarakat akan kami cek dan bila dimungkinkan langsung di masukan dalam rencanakan pembangunan. Termasuk jalan missing ling yang di harapkan warga akan kami tindak lanjuti," ucapnya.
Sebelumnya, kata Monang, Jalan missing link sisi tol Tanjung Priok-Pluit sudah pernah dilakukan pembangunannya. "Saat ini kami sedang fokus pembangunan missing link di Kelapa Gading, setelah itu kami akan rencanakan pembangunan selanjutnya di Tanjung Priok," katanya.
Kepala Seksi Dinas PU Kecamatan Tanjung Priok, Budi Heryanto, mengatakan sejumlah jalan di Tanjung Priok Sudah di lakukan pembangunan. Terakhir kata dia, Jalan Warakas Raya IV. "Selanjutnya pembangunan jalan akan di lakukan di Jalan Bentengan Mas dan Jalan Telaga Murni Sunter Jaya. Selain itu, perbaikan jalan melalui pengutan Kecamatan juga akan di lakukan di sembilan lokasi," katanya. Antara lain, kata dia, perbaikan jalan di Jalan Swasembada Barat IV, Jalan Enim, Jalan Danau Indah dan Jalan Sunter Mas Tengah dan lainnya.(IDRIS)
Posted by Jainal Fatmi
Jakarta,
Jakut
12.13

JAKARTA, MP -
Sedikitnya
300 paket sembako di bagikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI
Jakarta, Sahrianta Tarigan, kepada warga kurang mampu di lingkungan RT 16 RW 17
Kelurahan Penjaringan, tidak jauh dari lokasi waduk pluit Jakarta Utara, Jumat
(7/6/2013) Siang.
Kedatanagan Sahrianta di pemukiman padat itu di sambut baik ratusan warga
Penjaringan. Sebelumnya anggota dewan yang satu ini, juga melakukan kegiatan
sosial di RT 12 RW 10 Pademangan dengan memberikan bantuan pembangunan
jembatan. Selain itu, pemberian sumbangan material juga di lakukan untuk
pembangunan Musholah Nurul Falah di lingkungan RT 13 RW 08 Kelurahan Papanggo.
"Tujuan kami berbagi kepada masyarakat sekaligus menjaring aspirasi
langsung dari masyarakat. Dengan cara seperti ini kami akan mendapatkan fakta
langsung dilapangan. Sebagai anggota dewan sudah kewajiban kami melayani
masyarakat DKI Jakarta bukan untuk di layani masyarakat," ujar Sahrianta
Tarigan.
Ia mengaku kunjungannya di Penjaringan bekerja sama dengan struktural Partai Hanura
dan Perindo DKI Jakarta. "Aspirasi masyarakat mengenai pendidikan dan
kesehatan serta kesejahteraan masyarakat akan kami tindaklanjuti. Selain itu,
banyaknya pembangunan sarana ibadah seperti musholah dan masjid. Tidak tertutup
kemungkinan biaya pembangunan tersebut, lebih dari Rp 100 juta akan di masukan
dalam APBD DKI Jakarta," jelasnya.
Namun, kata Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta yang juga mencalonkan diri
kembali di legislatif pada pemilu mendatang itu, rencana tersebut baru akan
terealisasi pada tahun 2014. "Ya kami akan perjuangkan agar pembangunan
musholah dan masjid dapat di anggarkan melalui APBD," ucapnya, menegaskan.(idris)
Posted by Jainal Fatmi
Jakarta,
Jakut
12.06

JAKARTA, MP --
Aktivitas Rutin dalam rangka layanan
KTP mobile di Kantor RW 05 Jalan Bahari Gang II, Kelurahan Tanjung Priok,
Jakarta Utara tidak seperti biasanya, Sabtu (8/6/2013). Pasalanya, pada
kesempatan itu Tokoh Pemuda Aspirasi DKI Jakarta Aryo Djojohadikusumo. yang di sebut-sebut sebagai staf ahli Gubernur DKI Jakarta
memantau langsung jalannya layanan mobile yang di laksanakan Sudin Catatan
Sipil Kota Jakarta Utara.
Sejumlah agenda dalam layanan itu
pun di siapakan mulai dari pemberian akte lahir oleh tokoh pemuda Aryo kepada
warga, pemberian E KTP oleh Edison Sianturi Kepala Sudin Dukcapil Jakut, dan
pemberian KTP reguler oleh Plt.Lurah Tanjung Priok Ulin Nuha serta Ketua RW 05
Tanjung Priok Faseh. Termasuk penyerahan bingkisan Aryo Djojohadikusumo kepada
warga setempat.
Hasil pada layanan jemput bola 'tertib
kependudukan'itu antara lain perpanjang KTP sebanyak 23 buah, E-KTP sebanyak 37
buah, Kartu Keluarga (KK) 22 buah dan Akta lahir 15 buah.
"Layanan ini akan terus kami
lakukan tanpa pamrih. Ini adalah pengabdian kami kepada masyarakat. Untuk selanjutnya
kami akan buat program sehubungan masih adanya KK yang jadul atau KK karton
yang masih di tulis tangan," ungkap Edison.
Ia berharap kedepan tidak ada lagi
di Jakarta KK terbuat dari karton. "Kami akan bersihkan dan kami akan
terus menyisir KK yang demikian itu. Sehingga Jakarta Utara menjadi Kota yang
benar-benar tertib dalam administrasi kependudukan," jelasnya.
Edison Sianturi yang hadir bersama
sejumlah pejabat di jajarannya berterimakasih atas adanya pantauan dari tokoh
pemuda aspiratif DKI Jakarta. "Tokoh pemuda sebagai harapan bangsa menjadi
harapan kami semua. Dengan turun mau turun laangsung di lapangan, melihat
fakta-fakta yang ada tentunya dalam rangka pengabdian dirinya kepada
masyarakat," tambah dia.
Hal yang sama juga di katakan Plt.
Lurah Tanjung Priok, Ulin Nuha. "Layanan seperti ini tentu sangat
bermanfaat bagi masyarakat dan mendekatkan kami dengan masyarakat. Namun kami
juga masih berharap masukan kritik maupun saran yang akan menjadi bahan
evaluasi di pemerintahan Kecamatan maupun Kelurahan, agar kedepan wilayah ini
semakin baik," imbuhnya.
Aryo Djojohadikusumo, sebagai Ketua Umum
Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (TIDAR). Apa yang dilakukannya bukanlah
sekedar mengekor ayahnya, Hasyim Djojohadikusumo yang ikut membidani lahirnya
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) bersama Prabowo Subianto, pamannya.
Lajang kelahiran Jakarta, 25 April 1983 ini, berharap ingin menyelamatkan
bangsa perlahan-lahan lewat berpolitik yang tentunya harus dengan partai
politik. Sesuai dengan keinginan Pak Prabowo saat pendirian Partai Gerindra
yakni mendirikan parpol yang propesional, artinya sistem pengkaderannya harus
berjalan. Begitu pula dengan Tidar, harus menjadi sebuah organisasi pemuda yang
berfungsi dan berpikir modern serta harus bisa berkelanjutan.(idris)
Posted by Jainal Fatmi
Jakarta,
Jakut,
Utama
11.47

JAKARTA, MP - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi pembangunan Rumah Sakit (RS) khusus
buruh di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung. Dalam kunjungannya, Dahlan
mengungkapkan bahwa RS Pekerja di kawasan tersebut ditargetkan rampung sebelum
17 Agustus 2013 mendatang.
"Proses pembangunan sedang berjalan, diharapkan rampung sesuai dengan
rencana sebelum 17 Agustus 2013, kemudian pengoperasiannya diresmikan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono," kata Dahlan saat peresmian penyelesaian
penutupan atap akhir (topping off) pembangunan gedung Rumah Sakit Pekerja di
kawasan Cakung, Jakarta, Senin (3/6).
Menurut Dahlan, pembangunan RS Pekerja ini merupakan usulan Presiden Yudhoyono
yang menginginkan ketersediaan rumah sakit untuk para buruh terutama pada
kawasan-kawasan perindustrian.
Sementara itu, Direktur Utama KBN, Sattar Taba juga memastikan seluruh
peralatan RS tersebut akan siap beroperasi sepenuhnya dua hari sebelum
peresmian resmi RS tersebut.
Sattar Taba mengatakan, RS Pekerja ini akan dibangun 8 lantai dengan total 168
kamar. Pembangunan RS ini menelan dana sekitar Rp 65 miliar. Untuk pembelian
peralatan diperkirakan akan memakan dana Rp 40 miliar dan ada dana Rp 5 miliar
untuk mobil ambulance dan lain-lain. RS ini akan dikelola oleh Pertamedika yang
berada dibawah RS Pertamina.
"Mengenai fasilitas, akan disamakan dengan rumah sakit umum kelas B. Semua
ruangan sama, tidak ada kelas VIP. Dan pekerja yang memiliki kartu Askes
berobat kesini secara gratis," lanjutnya.
Pembangunan RS Pekerja ini merupakan sinergi antar BUMN, yakni PT KBN, PT
Jamsostek, PT Askes, PT Binakarya, PT Nindya Karya, dan PT Indrakarya.
RS Pekerja juga memiliki fasilitas penunjang medik, seperti laboratorium,
fisioterapi, radiologi, dan rekapan medik. Sementara penunjang non medik,
antara lain farmasi, gizi, laundry, kamar jenazah, serta ambulance.(idris)
Posted by Jainal Fatmi
Jakarta,
Jakut
11.42
JAKARTA, MP - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara kembali melantik sejumlah pejabat Eselon IV di kantor Kecamatan. Kali ini bertempat di Kantor Kecamatan Pademangan, sebanyak 19 pejabat Eselon IV dilantik oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara M Yuliadi, Rabu (5/6).
Dalam kesempatan itu, Yuliadi berpesan agar kinerja pejabat dapat lebih ditingkatkan.
"Camat, Lurah dan Kasi di tingkat Kelurahan dan Kecamatan harus sering turun kebawah. Pejabat itu memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat bukan waktunya lagi minta dilayani," tegasnya.
Adapun tujuan dilantiknya pejabat di kantor Kecamatan, M.Yuliadi mengatakan, hal ini dilakukan untuk masyarakat lebih mengetahui pejabat yang baru.
"Supaya para pejabat yang baru dilantik untuk lebih meningkatkan lagi pengabdian kepada negara dan memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam bidang pemerintahan," ucapnya didepan Camat Pademangan, Lurah se-Kecamatan Pademangan dan Tokoh Masyarakat.
Mulyadi juga meminta pejabat yang baru dilantik dapat menguasai wilayah dan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi).
"Dikarenakan, banyak permasalahan yang ada di wilayah jangan sampai apa yang diinginkan masyarakat tidak bisa dilaksanakan, harapnya.
Untuk diketahui, 19 pejabat yang dilantik diantaranya Kasi Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kecamatan Pademangan, Aries Purnomo, Kasi Perekonomian Kecamatan Pademangan, Abdi Nusa, Kasi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Pademangan, Hendra, Kasubag Keuangan Kecamatan Pademangan, Andrianta, Kasubag Program dan Anggaran Kecamatan Pademangan, Rakim, serta beberapa Kepala Seksi dalam lingkup pemerintah Kecamatan Pademangan.
Wilayah Pademangan sendiri merupakan kecamatan percontohan.(met)