Headlines News :

Walikota Jakut Pantau Bersih-bersih Kolong Tol Pejagalan

Jakarta, MP - Giat bersih bersih di wilayah Jakarta Utara terus di galakkan ini agar menjadi wilayah yang bersih, indah, asri di pandang mata.

Walikota Jakarta Utara, Syamsudin menjelaskan bahwa setelah di bersih kan dan di tanam pohon, kolong tol pejagalan ini harus di jaga dan di rawat kebersihan agar tidak tetlihat kumuh, ujar nya.

Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Slamet menyatakan bahwa dalam pembersihan di kolong tol pejagalan kecamatan penjaringan jakarta utara melibat kan kru dari sudin LH jakut 50 persoil.

Ditambahkannya, sebanyak 14 truk diturunkan dari sudin LH dan PPSU dari tingkat kecamatan dan kelurahan dan di lanjutkan oleh penanaman pohon agar tidak menjadi tempat para pemulung.

Kegiatan ini adalah salah satu upaya pembenahan wilayah dalam rangka persiapan asian games 2018,  ujar nya ( ids ).   


Helmi : Banyak Persiapan Untuk Menjadi Pemenang Puskesmas Berprestasi

Jakarta MP - Penilaian puskesmas terbaik sebagai ajang evaluasi kinerja, pelayanan dan fasilitas yang menjadi salah satu nominasi puskesmas terbaik di tingkat nasional 2018 

Hal ini membuat suatu kebanggaan tersendiri, karena selain kerja keras yang dilakukan membuat para masyarakat menerima dengan baik, kemudian sebagai ajang pembuktian jika Jakarta Utara adalah salah satu wilayah yang terus meningkatkan prestasi dalam berbagai bidang.

Dalam rapat koodinasi (rakor) persiapan puskesmas di kantor kecamatan koja, membahas penilaian pukesmas berprestasi tingkat nasional tahun 2018. Kasudin Kesehatan Jakarta Utara Helmi mengungkapkan,   pihaknya akan melakukan banyak persiapan untuk penilaian puskesmas  yang berprestasi tingkat nasional  di tahun 2018 ini. 

"Administrasi menjadi syarat utama yang harus dibenahi selain inovasi pelayanan pada masyarakat," ungkapnya di sela sela rapat  koordinasi pada 19/7/2018.

Selain itu, Helmi juga menambahkan ada beberapa hal  lagi yang harus diperbaiki untuk menjadi pemenang salah satunya perbaikan teknis untuk membuat masyarakat nyaman.

"Ditambah beberapa perbaikan, seperti ditingkatkannya lagi keyamanan untuk masyarakat yang datang ke sini," tuturnya.

Sementara kepala Puskesmas Kecamatan Koja Dokter  Lyzbeth mengatakan, dia  merasa sangat bangga bahwa tempatnya mengabdikan diri dinominasikan sebagai puskesmas berprestasi. 

"Selain gengsi yang ada, ini juga kami jadikan sebagai ajang evaluasi kinerja, pelayanan dan fasilitas yang ada di sini," ucapnya. 

Seperti banyak hal yang diketahui, saingan terberat dari Puskesmas Kecamatan Koja dalam Puskesmas berprestasi tingkat nasional 2018 adalah Puskesmas di Bali yang memiliki suasana lingkungan yang asri.(met) 

500 an Orang Peringati Hari Anti Narkotika di Danau Sunter Jakut

Jakarta MP - Sebanyak 500 peserta apel siaga lawan narkoba dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2018 warga dan pelaksana apel memadati kawasan Danau Sunter Selatan, Kecamatan Tanjung Priok, Selasa (17/7). Wakil Walikota Jakarta Utara, Junaedi mengatakan perlu strategi khusus dalam pencegahan peredaran narkoba.

"Masyarakat harus ikut serta dalam penanggulangan bahaya narkoba terutama generasi muda. Sinergitas dengan semua unsur harus terus ditingkatkan sehingga aksi pemberantasan narkoba dapat sesuai harapan," himbau Junaedi saat bertindak sebagai pembina apel siaga lawan narkoba di Kawasan Danau Sunter Selatan.

Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran BNN Kota Jakarta Utara yang telah melakukan langkah serius untuk menangani bahaya narkoba. 

"Sekuat tenaga kita bersinergi untuk menanggulangi dan memerangi ancaman narkoba di wilayah Jakarta Utara. Saya berikan dukungan penuh terhadap program BNN untuk bergerak bersama dalam pencegahan peredaran narkoba," tuturnya. 

Sementara itu, Kepala BNN Kota Jakarta Utara, AKBP Yuanita Amelia Sari menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menyadarkan seluruh komponen bangsa di Jakarta Utara dalam memberantas narkoba yang menjadi ancaman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sedangkan rangkaian kegiatan peringatan HANI kali ini meliputi pembacaan ikrar anti narkoba sebagai wujud komitmen bersatu, pemberian penghargaan kepada para penggiat anti narkoba, pemusnahan barang bukti narkotika, pelepasan 1.500 balon HANI, pameran dan atraksi jet ski. 

"Semua unsur dilibatkan secara langsung untuk memerangi bahaya narkoba agar tidak menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa," tegas  Yuanita.(met)

Ratusan Massa Kembali Unjuk rasa di Depan Kantor KPU Cirebon

Cirebon MP - Merasa tak ditanggapi oleh KPU Massa kembali berunjuk rasa penuhi jalan didepan kantor KPU dijalan Dewi Sartika kelurahan Tukmudal Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon Jawa Barat pada 17/7/2018.Mereka menuntut pertanggung jawaban terkait hilangnya surat suara pada Pilkada minggu lalu.

Mereka menuntut agar dugaan berbagai pelanggaran dan kecurangan selama berlangsungnya pemiilhan daerah (pilkada)  diusut tuntas, termasuk dengan mencuat pula kabar adanya dugaan suap kepada warga.

Selain itu, massa juga menolak  perolehan suara di sejumlah TPS yang dinilai bermasalah. Mereka juga mengatakan KPU telah gagal menyelenggarakan Pilkada  di Kabupaten Cirebon yang bermartabat, jujur dan adil.

“KPU gagal, penyelenggaraan pilkada di Kabupaten Cirebon diduga banyak kecurangan, seperti jual beli suara, penggelembungan suara antara oknum penyelenggara dengan tim sukses dan surat suara rusak” tegas Sunoko koordinator aksi dalam orasinya.

Ratusan personil anggota polisi dari Polres Cirebon  disiagakan untuk antisipasi adanya kericuhan yang mengakibatkan anarkis hingga  bentrokan.

Kali ini Massa berorasi dengan damai meski cuaca membakar kulit, mereka tak terpancing oleh swasana walaupun ada penolakan dari pihak KPU untuk audensi.

Untuk mendinginkan para demonstran Kapolsek Sumber AKP Sobirin menerangkan bahwa audensi dengan KPU hanya bisa diwakilkan oleh 10 orang 

Saat ini korlap  dan rekanya sedang merapakatkan terkait dengan Pilkada disaksikan oleh awak media dan LSM.(met/eka) 

Kantor KPU Cirebon Digeruduk Massa

Cirebon MP – Puluhan massa yang mengatas namakan dari Aliansi  Masyarakat Peduli Pemilu Bersih, menyatroni kantor KPU Kabupaten Cirebon, Senin 16/7/2018.Pasalnya dalam pelaksanaan Pilkada banyak melalkukan penyimpangan terkait surat suara yang hilang dan dibakar. 

Kemudian para pengunjuk rasa yang hendak berdialog dengan komisioner KPU terpaksa dipukul mundur oleh aparat kepolisian setelah beberapa massa melakukan tindakan anarkis yang memicu keributan dengan menendang sejumlah kursi.

Dalam aksinya, massa menolak keras hasil Pilkada Kabupaten Cirebon yang dianggap penuh dengan kecurangan. Mereka meminta pihak kepolisian dan Panwaslu untuk mengusut tuntas kasus hilangnya surat suara yang dinilai sarat muatan politik. 

Menurut Sunoko selaku koordinator aksi mengatakan, kenapa KPU tidak mengundang paslon yang ikut dalam Pilkada maupun saksi saksi ketika proses pembakaran surat suara yang menjadi alasan hilangnya surat suara tersebut. 

“Kami mempertanyakan dukomen negara yaitu surat suara yang dimusnahkan,  dan mengapa dari tim sukses maupun pasangan calon yang terkait tidak diundang. Yang diundang hanya Muspida saja. Yang ikut Pilkada itu siapa? Muspida apa calon bupati,” ucap Koordinator lapangan, Sunoko kepada  awak media. 

Ia mengungkapkan, meskipun hari ini gagal beraudiensi dengan KPU Kabupaten Cirebon, pihaknya akan melanjutkan aksinya besok dan akan membawa sejumlah perwakilan Kecamatan sebanyak 400 orang. 

“Kita juga akan bawa bukti-bukti video kecurangan dan kecacatan penyelenggaraan demokrasi. Mulai dari black campaign, money politik, keterlibatan ASN dan perangkat Desa, serta pemusnahan surat suara yang tidak melibatkan paslon,” jelasnya.

Disisi lain, Saefuddin Jazuli selaku Ketua KPU Kabupaten Cirebon menegaskan pihaknya sudah siap  menerima audensi demonstran bersama dengan Ketua Panwaslu, namun saya mendengar kabarnya para demonstran langsung tarik mundur karena sempat ricuh. 

“Padahal kami didalam siap nerima audiensi. Tapi mereka tarik mundur dan bergeser ke Kantor Panwaslu Kabupaten Cirebon,” jelasnya. 

Setelah melakukan orasinya selama kurang  lebih satu jam massa pun kemudian  membubarkan diri namun masih dalam kawalan dari petugas kepolisian.(met) 
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah