Headlines News :

Pamaskal Kembali Santuni Anak Yatim dan Bagikan Sembako di Idhul Fitri 1439 H

 Pemalang MP - Berbeda dengan banyak paguyuban lainnya, Paguyuban Masyarakat Kalisaleh (PAMASKAL)  kec. belik Kab.  Pemalang Jawa Tengah memilih menggelar Bakti Sosial (Baksos) usai Idul Fitri  1439 H, kegiatan itu telah mereka laksanakan pada Sabtu (16/6/2018)  di balai Desa Kalisaleh.

Sebagai salah satu organisasi (Paguyuban) sosial kemasyarakatan yang beranggotakan warga Desa Kalisaleh di perantauan, sudah barang tentu Pamaskal ingin berbuat sesuatu untuk kebaikan dan kemajuan tanah kelahirannya. Salah satu agenda kegiatan yang akan dilaksanakan yakni kegiatan Bakti Sosial yang dirangkai dengan kegiatan Halal Bi Halal dengan tema " Memberi Dan Berbagi Untuk Sesama ". Kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan dan untuk menjalin silaturahmi serta mempererat tali persaudaraan antar warga. 

Selain itu dengan diadakannya kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat lebih mengenalkan keberadaan paguyuban ini kepada masyarakat sehingga program-program yang telah disusun oleh pengurus mendapatkan dukungan dari masyarakat maupun lembaga pemerintah daerah.

Seperti yang dikatakan Karnadi dalam sambutanya, sebagai ketua Paguyuban Pamaskal 
Ingin merangkul warga desa baik yang di kampung halaman maupun yang di perantauan JABOTABEK untuk bergabung dalam hal sosial untuk membangun Kalisaleh lebih maju. 

"Peran serta dan dukungan dari masyarakat sangat kami butuhkan dalam membesarkan paguyuban ini, dengan semakin berkembangnya paguyuban Pamaskal semakin besar pula kesempatan kami untuk berbagi dan memberikan kebaikan kepada masyarakat Desa Kalisaleh pada khusunya", tuturnya. 

Kemudian ketua panitia Baksos, Rusli menambahkan "agar tercapainya kemajuan Pamaskal dia mengharapkan kepada semua elemen desa mendukung dengan program program Pamaskal  untuk kepentingan sosial,terutama masyarakat yang ada diperantauan agar bergabung untuk membangun dan berbagi dengan sesama",ajaknya kepada warga Kalisaleh. 

Dalam sambutanya sekaligus bersilahturahmi, dia juga menjelaskan kepada para hadirin bahwa Pamaskal adalah paguyuban yang iklas dalam mejalankan bakti sosialnya. 

"Kita memilih baksos usai lebaran, biar bisa berbagi kebahagiaan usai lebaran dengan adik-adik kita di desa. Sekaligus bersilaturahmi dengan mereka dan memeperkenalkan Pamaskal sebagai paguyuban yang peduli dan berbagi sesama warga desa tentunya anak yatim dan para jompo",ucap Rusli Setiadi dengan lantang didepan ratusan warga yang hadir dalam acara tersebut. 

Seusai sambutan sambutan pengurus Pamaskal memberikan santunan berupa uang dalam amplop Rp 100 ribu rupiah kepda 150 orang dan bingkisan sembako yang berisikan beras, Mie instan,telur,susu kaleng, biskuit dan minyak goreng.(met) 

Yayasan Annas Salurkan Bingkisan Lebaran Dan THR Untuk Jompo, Janda, dan Yatim eks TKBM Pelabuhan Tanjung Priok




Jakarta MP - Menyambut idul Fitri 1439 H. Tahun masehi 2018 ini, Yayasan Amal Bhakti An-Nas Sejahetra  (Yayasan An-Nas) Tanjung Priok  menyalurkan 407 paket bingkisan Lebaran dan THR untuk para Jompo, Janda dan Yatim eks TKBM Pelabuhan Priok pada 8/6'2018

Penyerahan Bingkisan dan THR secara simbolis dilaksanakan di masjid Hubbitaqwa yang diserahkan oleh Ketua Yayasan Annas, Juswandi Kristanto dan sejumlah Pengurus Masjid Hubbitaqwa Tugu Semper Jakarta Utara.

“Ini adalah bagian dari kepedulian kita  kepada Mereka, yaitu para janda, jompo, anak yatim dan eks TKBM Pelabuhan Tanjung Priok yang memang sangat membutuhkan sentuhan sosial,” kata Juswandi yang juga Ketua DPW APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia) DKI Jakarta.

Dikatakan oleh Juswandi, apa yang disalurkan itu berasal dari bantuan berbagai pihak, antara lain PT. Pelabuhan Tanjung Priok (PT.PTP), PPDI Pelindo II dan beberapa perusahaan PBM dan  dermawan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para donator, dan kami salurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujarnya.

Sebelumnya, Dirut PT. PTP, Imanuddin serta  Ketua PPDI Pelindo II Akbari pada Rabu, 5 Juni 2018, berkesempatan menyerahkan langsung  paket bingkisan dan uang THR yang langsung diterima oleh Ketua Yayasan Annas, Juswandi Kristanto yang disaksikan oleh beberapa pengurus, antara lain Syukri Siregar dan Umar Chattab di Masjid Hubbitaqwa.

Yayasan Annas didirikan oleh sejumlah pelaku bisnis di Pelabuhan Tanjung Priok yang tujuannya untuk memberikan perhatian kepada para Eks TKBM dan keluarganya yang sangat membutuhkan sentuhan sosial. Secara periodic, selain menjelang Lebaran, Yayasan An-Nas juga menyerahkan bingkisan sembako  serta bantuan pendidikan kepada sejumlah anak-anak mantan TKBM Pelabuhan Priok.(met) 

Digitally Pelabuhan Tanjung Priok, Uji Coba Auto Gate System

Jakarta MP - Seiring dengan program Pelindo II mewujudkan digital port, mulai tanggal 2 Juli 2018 mendatang, pengelola Pelabuhan Tanjung Priok akan mulai melakukan uji coba Pelayanan Pelabuhan Non Tunai (Auto Gate Pass System) di seluruh pos pintu masuk pelabuhan tersebut.

General Manager Pelindo II Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Mulyadi, mengatakan, sosialisasi implementasi sistem tersebut sudah dilakukan kepada para pelaku usaha terutama pelayaran dan angkutan truk. Dalam pelaksanaannya auto gate pass system tersebut merupakan hasil kerja sama antara manajemen Pelabuhan Tanjung Priok dengan salah satu anak perusahaan Pelindo II yakni PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS).


“Implementasi auto gate pass system ini merupakan bagian dari keseluruhan rencana digitalisasi layanan di Pelabuhan Tanjung Priok,” ungkap Mulyadi di sela-sela acara buka puasa bersama dengan Forum Wartawan Maritim Indonesia (FORWAMI), di Kelapa Gading, Kamis 7/6.

Mulyadi menyebutkan kartu yang digunakan di auto gate tersebut merupakan kartu e-money yang selama ini bisa digunakan untuk transaksi di pintu tol maupun pembayaran lainnya. Dia pun memastikan tidak mengubah tarif yang  selama ini berlaku di gate in pelabuhan.

Ke depan, menurutnya, auto gate pass system tersebut akan terintegrasi dengan sistem pelayanan lainnya di pelabuhan. Dia mencontohkan truk-truk yang masuk ke pelabuhan akan memiliki nomor identitas yang langsung terkoneksi dengan sistem layanan bongkar muat di pelabuhan.

“Implementasi auto gate pass system ini bertujuan meningkatkan efisiensi proses receiving dan delivery truk. Selain itu, untuk mengatur alokasi dan penjadwalan kontainer dan truk yang beroperasi di pelabuhan,” imbuhnya.


Selain memberlakukan auto gate pass system, untuk meningkatkan kelancaran arus bongkar muat barang, manajemen Pelabuhan Tanjung Priok juga telah membuat area parkir truk (buffer area) seluas 2 Ha dari rencana 4 Ha yang berlokasi di bekasi lahan In gom. 

Dengan adanya buffer area, truk-truk yang menunggu antrian pengambilan kargo di dalam pelabuhan, bisa masuk lokasi tersebut sehingga mengurangi kepadatan lalu lintas di dalam kawasan pelabuhan. 

Menyinggung zonasi pemanduan dan penundaan, Mulyadi mengatakan kebijakan tersebut dilakukan untuk meminimalisir komplain dari pelanggan terkait dengan pelayanan dan pemanduan. 

Selain itu, untuk menunjang penerapan sistem MOS (Marine Information System) tahun 2018.
“Untuk zonasi penundaan dan pemanduan, kami mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan No 57 tahun 2015 serta Juknis yang dikeluarkan Syahbandar tentang pemanduan kapal di pelabuhan Tanjung Priok,” paparnya.

Sedangkan kesepakatan dengan pelaku usaha ditandatangani tanggal 14 Desember 2017 antara Pelindo II dengan DPC INSA Jaya tentang pembagian wilayah dan jumlah waktu penundaan kapal di Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun teknis pelaksanaan untuk penundaan kapal masuk di pelabuhan dimulai dari pilot boarding ground atau sesuai perintah pandu sampai dengan kapal sandar di dermaga yang dituju. Sedangkan penundaan kapal keluar pelabuhan mulai dari dermaga sampai dengan selesai perindah pandu atau maksimal sampai pilot boarding ground. 

Seperti diketahui, pelaksanaan zonasi pandu tunda di pelabuhan Tanjung Priok sudah diberlakukan sejak Februari 2018 lalu.

Selain itu  Mulyadi juga mengatakan, 
Sebagai bagian dari Pelindo II yang merupakan perusahaan BUMN, Pelabuhan Tanjung Priok juga ikut serta dalam program Mudik Bersama BUMN Bareng IPC Group.

Dari jumlah armada bus sebanyak 418 dari IPC Group, Pelabuhan Tanjung Priok ikut memberangkatkan ribuan pemudik yang diangkut dengan 18 bis untuk tujuan Pekalongan, Solo dan Yogyakarta.

“Kami berharap dengan mudik gratis yang difasilitasi IPC Group ini bisa meningkatkan kenyamanan bagi para pemudik serta mengalihkan penggunaan sepeda motor sehingga bisa meminimalisir laka lantas,” tutur Mulyad.

Selain memberangkatkan bis, Pelabuhan Tanjung Priok juga menyediakan Posko Layanan Terpadu Lebaran Terminal Penumpang. Di posko tersebut, petugas dari sejumlah instansi antara lain Otoritas Pelabuhan, kesyahbandaran, Polres KP3, Basarnas, Karantina dan Kantor Kesehatan Pelabuhan melakukan penjagaan untuk melayani arus mudik melalui kapal laut.

Pelabuhan Tanjung Priok juga menempatkan petugas untuk mendukung kegiatan mudik gratis pengguna motor menggunakan kapal laut bersama Kementerian Perhubungan.(met) 

Anis Segel Bangunan di Pulau Reklamasi

Jakarta MP - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengerahkan 300 petugas Satpol PP  dan tim dari suku dinas citata dan tata ruang untuk menyegel bangunan-bangunan yang melanggar dan tanpa izin   di kedua pulau reklamasi  pulau C dan D pada 7/'6/2018.
 
Menurut pemerintah provinsi DKI Jakarta, bangunan-bangunan di kedua pulau reklamasi tersebut disegel karena melanggar pasal 69 ayat 1 Undang - Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang serta peraturan daerah berkenaan dengan tata ruang.

Sementara Anies mengatakan,Di hadapan Satpol PP, Anies menyebut semua pihak yang terbukti melanggar akan ditindak tegas tak pandang ekonomi lemah maupun kuat.

“Semua adalah bagian dari yang memastikan bahwa Jakarta itu tertib dan teratur. Bagi pelanggar yang punya sosial ekonomi lemah maupun kuat, semuanya akan ditindak oleh Pemprov DKI Jakarta,” tegas Anies.

Ia  meminta agar para petugas mampu menjalankan prosedur yang sudah berlaku di DKI Jakarta.

"Sesuai dengan Standard Operation Prosedur  (SOP) dan bisa benar karena mengikuti protap yang ada. Karena  dengan mengikuti protap yang ada kita tak pernah salah, bila tidak ditaati saat itu pula anda menghadapi masalah," tutur Anies.

Anies juga meminta untuk seluruh pihak mentaati peraturan yang telah ada. Dan mengimbau setelah dilakukan penyegelan, untuk tetap mengawasi bangunan agar tak terjadi pengulangan pelanggaran ditempat lain.

“Taati protap dengan yang sudah ada, karena itu sebagai pelindung terkuat kita. Selamat bertugas dalam menegakkan peraturan daerah,”ucap Anies.(met) 

IPC Berangkatkan Pemudik ke 17 Kota Tujuan

Jakarta MP - PT Pelabuhan Indonesia II (persero) atau sekarang dengan Indonesia Port Corporacion (IPC)  hari ini melepas ribuan pemudik warga jabodetabek dengan 17 kota tujuan di Jawa dan Sumatera,dengan mrnggunakan 418 bus berstandar pariwisata.

"selamat jalan para pemudik semoga selamat sampai tujuan untuk merayakan  Idul Fitri bersama keluarga dan selamat sampai pulang kembali ke kota asal masing masing" kata Dirut IPC Elvyn G.Masassya,saat melepas para pemudik yang bertolak dari terminal Jitc 2 tanjung priok pada 7/6/2018.

Dalam kesempatan itu juga Elvyn mengatakan, mudik gratis ini adalah kegiatan rutin IPC kepada streck holder dan adalah sebagai puncak acara berbagi di bulan ramadhan ini,yang beberapa acara juga  kami gelar yaitu 1000 santunan anak yatim juga berbuka bersama dengan anak yatim,jompo dan memberikan beberapa bingkisan beserta perlengkapan sekolah untuk merek.  Selain itu, kami juga menyediakan tajil dan makanan untuk pemudik sehingga mereka nyaman dan bahagia di perjalanannya.

Sejumlah perwakilan instansi pun turut hadir untuk melepas pemudik kekampung halaman,diantaranya Walikota jakarta utara Husain Murod, Deputi Bidang Usaha kontruksi Saranaa dan Prasarana Perhubungan kementrian BUMN,Ahmad Bambang, kepala Otorita Pelabuhan Tanjung Priok, Arif Toha Tjahjagama, kepala syahbandar utama pelabuhan Tanjung Priok, Capt. Sudiono serta panglima komando lintas laut militer, laksmana TNi Achmad Rivai.

Mudik gratis bersama IPC ini menjadi istimewa karena IPC  tidak hanya memfasilitasi para pemudik untuk pulang kekampung halamanmya tapi juga menyediakan fasilitas bagi para pemudik untuk kembali ke jakarta dan untuk menjamin keselamatan selama perjalanan, IPC menerapkan standar lulus uji kesehatan bagi para sopir bus,termaksuk tes urine di klinik kesehatan yang ada di pelabuhan Tanjung Priok.(met)                                                                                  



 

Pengunjung Online

Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah