Kasus Kebakaran di Jakpus Meningkat


Kasus kebakaran masih menjadi ancaman serius di Jakarta Pusat. Terbukti sejak Januari hingga Juni 2011 tak kurang telah terjadi 48 kasus kebakaran di Jakarta Pusat. Jumlah ini lebih besar dibandingkan periode yang sama pada 2010 lalu yang hanya 45 kasus.

"Sedangkan sepanjang 2010 kasus kebakaran yang terjadi sebanyak 98 kasus," kata Ahmad Lamping, Kepala Seksi Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Pusat, Selasa (28/6).

Ahmad menyebut, pada 2010 lalu kasus kebakaran yang terjadi mengakibatkan 4 orang tewas dan 15 orang luka. Sedangkan pada Januari-Juni 2011 ini, sedikitnya sudah 2 orang tewas dan 9 orang luka. Dari jumlah kasus kebakaran yang terjadi, kata Lamping, mayoritas karena korsleting listrik. "Penyebab lainnya adalah karena kompor, rokok dan lain sebagainya," ucapnya.

Selain menewaskan 2 warga dan membuat 9 orang luka, kasus kebakaran pada 2011 ini mengakibatkan 173 kepala keluarga atau 665 jiwa kehilangan tempat tinggal dengan nilai kerugian Rp 7,5 miliar.

Ahmad merinci, di Jakarta Pusat terdapat enam kecamatan yang terbilang rawan dengan kasus kebakaran meliputi, Kecamatan Senen, Joharbaru, Kemayoran, Tanahabang, Sawahbesar, dan Gambir. Enam daerah tersebut selama ini terbilang padat penduduk dan banyak terdapat bangunan dengan material yang mudah terbakar.BJ/red

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh mas_eko_keren pada 11.11. dan Dikategorikan pada . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas

METRO POST TV ONLINE

Album Metro Post

Loading...

Pengunjung Yang Online

JUMLAH PENGUNJUNG

2010 - 2015 Metro Post Online. All Rights Reserved. - Designed by Kang Lintas