Headlines News :
Home » , , , » Banjir Pati Dipicu Alih Fungsi Lahan

Banjir Pati Dipicu Alih Fungsi Lahan

Written By mas_eko_keren on Selasa, 06 Desember 2011 | 16.59


SEMARANG - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sarwa Permana, mengatakan banjir yang terjadi di Kabupaten Pati dan Kudus dipicu oleh alih fungsi lahan di kawasan Pengunungan Kendeng.

"Banyak pohon-pohon besar, misalnya Randu dan Nangka yang ditebang oleh penduduk dan lahannya dipakai untuk pertanian palawija dan jagung," ujar Sarwa, saat dihubungi di Semarang, Senin (5/11/2011).

Dengan berubahnya fungsi lahan, lanjut Sarwa saat hujan dengan debit air yang besar maka air tidak mampu terserap dan kemudian mengakibatkan banjir.

"Kami akan mengupayakan, penanaman pohon-pohon berukuran besar di kawasan Pegunungan Kendeng agar peristiwa seperti ini tidak terulang di masa depan," kata Sarwa.

Menurut Sarwa, banjir tidak hanya melanda di Kabupaten Pati tetapi juga di Kabupaten Kudus meski tidak separah yang terjadi di wilayah tetangganya itu.

"Para korban banjir yang rumahnya roboh, mengungsi di rumah saudara-saudara tidak jauh dari di mana korban tinggal," cetus Sarwa.

Banjir yang mengakibatkan 59 rumah roboh, 54 rumah rusak berat, beberapa fasilitas publik di antaranya jalan dan jembatan dan tewasnya dua warga Pati dan seorang warga Kudus.

Dua warga Pati yang menjadi korban tewas, berasal dari Sukolilo yaitu Jasmi (80), warga Desa Wegil dan Rebo (70), warga Desa Prawoto. Sementara, korban meninggal Sedangkan, dari Kudus yang meninggal adalah Abdul Wahab (22), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. (*)tr
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah