Headlines News :
Home » , » Pedagang Pasar Mojokerto Resah, Bayar Upeti Dobel

Pedagang Pasar Mojokerto Resah, Bayar Upeti Dobel

Written By mas_eko_keren on Selasa, 06 Desember 2011 | 16.24

MOJOKERTO- Pedagang kecil di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto resah. Para pedagang di pasar tradisional yang berada di tengah kota ini, tak bisa berbuat banyak, ketika harus ditarik retribusi dobel.

Mereka semestinya hanya membanyar uang retribusi sehari satu karcis, yakni senilai Rp 225. Kenyataannya, para pedagang ini harus membayar dua sampai tiga karcis sehari. Sehingga, rata-rata para pedagang memberikan uang sebesar Rp 1.000 untuk retribusi ini.

Para pedagang ini tak dapat menolak sodoran dua-tiga karcis yang disodorkan petugas pasar.

“Kalau sehari tiga karcis (retribusi), ya tentu berat. Apalagi, pemberlakuannya tidak merata. Ada yang ditarik dua, tiga bahkan empat karcis,” ucap salah satu pedagang yang minta namanya tak dikorankan, Selasa (6/12/2011).

Tarikan ini mungkin nilainya kecil bagi sebagian orang, tetapi bagi para pedagang sudah cukup memberatkan. Apalagi, para pedagang sayur-mayur dan lauk-pauk.

“Usaha kami kecil, keuntungan juga tak besar,” ujarnya.

Meski berdasarkan Perda Kota Mojokerto No.13/2002, tarif yang dikenakan terhadap pedagang di pasar tradisional saat ini sebesar Rp 225 per hari. Namun dalam prakteknya, petugas penarik retribusi tidak saja menyodorkan satu karcis retribusi.
Sekali menyodorkan karcis ada tiga sampai empat karcis. Sementara target retribusi pelayanan pasar yang muncul dalam APBD 2011 sebesar Rp 790.000.000.
Wali Kota Mojokerto Abdul Gani Suhartono kaget mendengar tarikan retribusi double tersebut.

“Apa benar ada penarikan retribusi diatas ketentuan perda?” tanya Gani.
Menurut Gani, jika penarikan retribusi pelayanan pasar diatas ketentuan, pihaknya akan menjatuhkan sanksi dan tindakan tegas terhadap oknum PNS yang bertugas menarik retribusi.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah