Headlines News :
Home » , » Polisi Bangkok Jemput Nunun di Rumah Kontrakan

Polisi Bangkok Jemput Nunun di Rumah Kontrakan

Written By Metro Post News on Minggu, 11 Desember 2011 | 00.26

JAKARTA, MP  - Polisi Bangkok, Thailand, ternyata 'menjemput' Nunun Nurbaetie di salah satu rumah kontrakan pada Jumat, 9 Desember 2011. Informasi yang diperoleh, dia ditangkap setelah pengadilan Bangkok menjatuhkan putusan terkait permohonan KPK ke Kejaksaan Agung Thailand. Bunyi putusan itu adalah menangkap tersangka cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004 lalu itu.

Salah satu petinggi KPK menyebut, Nunun bukan ditangkap oleh Interpol, namun oleh kepolisian setempat. Dia ditangkap dalam keadaan sehat di suatu rumah kontrakan di Kota Bangkok, Thailand.

Saat ini, seperti dibenarkan Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, Nunun sudah sampai di Jakarta dan akan dibawa ke KPK. "Dia sudah dibawa ke Indonesia." kata Priharsa, Sabtu, 10 Desember 2011. Priharsa belum mengetahui secara detail kronologi penangkapan terhadap Nunun.

Nunun menjadi buronan Interpol atas permintaan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2011 lalu. Nunun disangka menyogok untuk memenangkan Miranda Swaray Goeltom menjadi Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia--dan akhirnya sukses. Ia diduga memberikan cek pelawat sebanyak 480 lembar senilai Rp 24 miliar ke seluruh politikus DPR di Senayan periode 1999-2004.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan 30 orang tersangka dari anggota DPR periode 1999-2004 dan sebagian besar telah divonis bersalah oleh pengadilan.

Menjadi buron, pengejaran Nunun dilakukan sejak awal tahun lalu. Sejumlah negara anggota ASEAN diduga tempat persembunyian Nunun. Keluarganya menolak jika Nunun disebut melarikan diri. Keluarga dan pengacaranya menyebutkan Nunun terserang stroke dan kesulitan mengingat masa lalu.

Karenanya, ia selalu mangkir dari panggilan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi maupun Komisi Pemberantasan Korupsi. Padahal sejumlah orang yang mengenalnya secara dekat memastikan perempuan 61 tahun itu sehat bugar. Meski paspornya dicabut, ia bisa tinggal di Singapura, kemudian Kamboja, dan Thailand. Selama pelarian, Nunun terlihat sehat.(tic/red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah