Headlines News :
Home » , , , » PROYEK JARINGAN IRIGASI EMBUN KARANGASA DINILAI BERMASALAH TERKAIT PEMBEBASAN LAHAN MASYARAKAT

PROYEK JARINGAN IRIGASI EMBUN KARANGASA DINILAI BERMASALAH TERKAIT PEMBEBASAN LAHAN MASYARAKAT

Written By mas_eko_keren on Selasa, 06 Desember 2011 | 18.18

Jaringan Irigasi Embun Karangasa yang bernilai Milliaran rupiah ini sampai sekarang masih belum di pasang papan proyeknya ada apa PU…?.
Hingga berita ini diturunkan Warga desa Lebang Mania Utara Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto mempertanyakan keberadaan proyek pembangunan Jaringan Irigasi ini karena pekerjaan proyek jarigan Irigasi Embun sudah berjalan kurang lebih tiga minggu maka masyarakat sangat mempertanyakan berapa nilai proyek dan PT atau CV apa yang mengerjakan dan berapa lama masa pekerjaan proyek tersebut masyarakat belum mengetahuinya dan lebih anehnya lagi karena patok yang dipasang itu pindah-pindah tempat untuk penggalian,namun setelah dilakukan penelusuran proyek ini diduga dikerjakan oleh PT.Tiga Bintang Griya Sarana
Menurut informasi dari masyarakat pada saat Metropost melakukan penelusuran di kecamatan Rumbia yang di temui dilokasi proyek tersebut mengatakan selain masalah papan proyek ,patok itu di pindah-pindahkan ketempat lain sehingga masyarakat bingung pada hal proses tender sudah berjalan surat perintah kerjanya sudah jelas ada kata salah satu masyarakat,namun pembebasan lahan belum diselesaikan hingga saat ini namun proyeknya sudah berjalan,kepala desa H,Nanrang Nai yang ingin temui beberapa wartawan tetapi tidak berada di tempat.
Kepala desa H,Nanrang Nai sendiri tidak pernah melakukan sosialisasi kemasyarakat, apalagi di katakan ada rapat mengenai pembebasan lahan ganti rugi kepada masyarakat,ke tidak transparanan instansi terkait menandakan bahwa proyek ini jelas diduga bermasalah atau berkasus dan kami selaku masyarakat pada dasarnya merasa bersyukur keradaan pembangunan proyek jaringan irigasi di embun karangasa yang masuk didesa lebang mania,namun lahan harus diganti rugi oleh pemerintah daerah ,karena lokasi tersebut satu satunya lahan yang menggantung hidup masyarakat sekitar wilayah ini baik dari musin hujan maupun musin kemarau,”jelas masyarakat
Pemerintah kabupaten jeneponto diminta menyelesaikan kasus ini secepatnya terlebih transparan jangan karena jeneponto mendapat gelar ‘’lumbung korupsi’’oleh media jajarannya dapat seenaknya membodohi masyarakat,apalagi sampai terjadi penyimpangan (Tim sul-sel)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah