Headlines News :
Home » , » Dokter dan Tenaga Medis RSUD Lanto Daeng ancam Mogok Kerja, Nyawa Pasien terancam

Dokter dan Tenaga Medis RSUD Lanto Daeng ancam Mogok Kerja, Nyawa Pasien terancam

Written By Metro Post News on Rabu, 25 Januari 2012 | 18.50

JENEPONTO,MP_Para dokter dan tenaga medis yang bekerja di RSUD Lanto Daeng pasewang kabupaten jeneponto sulawesi- selatan mengacam mogok kerja jika pemerintah tidak membayarkan tunggakan jasa mereka.Dalam unjuk rasa itu ratusan dokter dan para medis menyampaikan aspirasinaya ke DPRD Jeneponto kamis 19/1 dengan meyebut pemkab jeeponto yang  mencapai 1,2 Miliyar rupiah.
Jasa dokter dan tenega medis yang belum terbayarkan selama 10 bulan yang terhitung sejak tahun 2009  sampai 2011 lalu. Bukan saja itu ada juga klaim obat-obatan diapotik pada bulan oktober,november, sampai desember 2009 lalu.
Dalam unjuk rasa tersebut mereka memberi waktu terhadap pemkab jeneponto untuk merealisasikan tuntutan mereka paling lambat 20 januari 2012.Menurut”, komite medik RSUD Lanto daeng paseang dr. Iswan mengatakan sejak tahun 2009 pihak sudah berupaya meminta uang jasa bahkan mengemis untuk menuntut haknya, tetapi sampai saat ini pemkab seolah-olah mengabaikannya.
Selanjutnya” pemkab hanya sering memberi janji untuk dibayarkan. Namun kenyataan itu tidak pernah ada realisasinya” ujarnya, iswan. Yang sangat disayangkan juga, dana sharing wakil ketua DPRD Jeneponto andi tahal fasni yang dipanggil oleh anggota DPRD lainnya seperti zainuddin bata,bochari bido, muhammad, nasir narang dan yasir paris.
Pengunjuk rasa dalam orasinya mengatakan terlalu banyak masalah di RSUD lanto daeng pasewang dan tidak segera diselesaikan karena sistim pengololaan keuagan tidak trasparan. Yang paling bertanggunjawab dua pihak yakni kepala dinas kesehatan jeneponto dr. Alim Alwi dan kepala direktur RSUD Lanto daeng pasewang Saharuddin. SKM yang kompak menhindar. padahal mereka yang harus menjawab penyelesainnya tersebut.
Tahal Fasni sempat menhubungi Alim Alwi dan Saharuddin lewat telepon. Namum, tidak satupun nomor telepon yang aktif, juga terlihat para muspida lainnya menhubungi tetapi apa yang terjawab sama dengan  ketika tahal menhubungi juga tidak akitf. tidak sepantasnya seorang kepala dinas kesehatan mengabaikan anak buahnya dengan nada “ kesal.
Dari politikus PKS itu, membeberkan bahwa akhir-akhir ini , bapak Alim Alwi punya pekerjaan sampinga dia disebut sering menyosialisasikan salah satu kandidat bupati jeneponto” lebih baik dia menjadi dokter politik ,kata Tahal.
Kepala dinas pendapatan keungan dan aset daerah (DPPKAD) Jeneponto Manggakulle mengaku tidak tahu utang pemkab jeneponto, alasannya dia baru menjabat 8 bulan. Namun dia berjanji agar membayar tunggakan februari mendatang. Itupun pembayarannya bakal dilakukan dala m dua tahap, dan untuk saat ini tidak mungkin karena anggaran 2012 baru diproses “Ucapnya, (ZulL)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah