Headlines News :
Home » , » Dua Kontainer Kayu Ilegal Diamankan di Tanjung Perak

Dua Kontainer Kayu Ilegal Diamankan di Tanjung Perak

Written By Metro Post News on Senin, 30 Januari 2012 | 18.17

SURABAYA--MP: Dua kontainer berisi kayu olahan jenis Tombeua diduga ilegal dari Sulawesi Tenggara, Senin (30/1), diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

"Dua kontainer sekarang kita amanakan untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anom Wibowo, di Surabaya, Senin.

Terungkapnya dua kontainer itu berawal aparat kepolisian berawal dari Jumat (27/1/) lalu di Depo Sril Jl Kalimas Baru I no 28-30 Surabaya. Saat pemeriksaan bersama dengan petugas kehutanan, diketahui adanya perbedaan antara fisik dan dokumen SKSKB yang digunakan.

Dokumen dan fisik tidak menunjukkan ketidaksesuaian. Dalam dokumen tertulis kayu balok tapi ternyata berupa kayu olahan sebanyak 502 batang atau 35 meter kubik.

"Kayu jenis rimba campuran itu disebutkan di dokumen kayu log (kayu balok) tapi ternyata olahan, bahkan jumlahnya juga tidak ada kesesuaian," katanya.

Meskipun telah menangkap dua kontainer, polisi masih belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Polisi mengaku kesulitan memintai keterangan dari pengirim dan penerima yang tertera dalam dokumen.

Menurut dokumen, pengirim atas nama Syam beralamat di Kendari Sulawesi Tenggara dan diterima AR di Pasuruan Jawa Timur. Namun, ada kemungkinan kedua nama itu fiktif atau bukan sebenarnya.

"Kayu-kayu yang biasanya digunakan untuk lantai ataupun mebel dengan tujuan diekspor. Nilainya pun bisa mencapai ratusan juta rupiah," ujarnya.

Polres Pelabuhan juga telah membentuk tim khusus untuk menelusuri asal muasal kayu tersebut. Termasuk adanya penebangan liar yang dilakukan di wilayah Sulawesi Tenggara. Apalagi, di wilayah itu terdapat wilayah yang dimoratorium untuk pemungutan hasil hutan.(MI)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah