Headlines News :
Home » » Gubernur Gusar Kasus Kekerasan di Sulut

Gubernur Gusar Kasus Kekerasan di Sulut

Written By Metro Post News on Rabu, 25 Januari 2012 | 22.27

MANADO,- Gubernur Sulawesi Utara S.H Sarundajang mengatakan rentetan kasus kekerasan berakibat kematian para korban di daerahnya berdiri sendiri. Ia menampik jika itu sengaja dirancang oleh sebuah kelompok atau oknum tertentu mengacaukan masyarakat di Sulawesi Utara.

Hal itu disampaikan Sarundajang kepada wartawan usai melakukan rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah melibatkan kepolisian, unsur TNI, badan intelejen daerah serta bupati/wali kota se-Sulawesi Utara di Manado, Rabu (25/1/2012).

Menurut Sarundajang, sepanjang Januari ini telah terjadi enam kasus kekerasan dan kejahatan yang merenggut korban tewas, termasuk penemuan dua mayat tanpa kepala di Teluk Manado dan Talise, Minahasa Utara.

"Kami sudah menyelidiki bahwa kasus itu walaupun terjadi berurutan tetapi berdiri sendiri. Kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap pegawai Minahasa Selatan tidak terkait dengan kasus pembantaian pembantu rumah tangga di Manado," tandasnya.

Meski demikian Sarundajang menyatakan sempat gusar dengan berita kriminal tersebut, sehingga ia sudah berada di Jakarta untuk urusan dinas kembali ke Manado kemarin meminta rapat khusus dengan kepolisian dan TNI menangani dan mengantisipasi kasus kejahatan di Manado dan Minahasa.

Ada orang seenaknya memerkosa dan membunuh orang, ini harus dikaji secara kejiwaan dan sosial, katanya.

Mayat Pria
Kapolda Sulut Brigjen Carlo Tewu mengatakan dua mayat ditemukan di Teluk Manado dan Talise Minahasa Utara adalah mayat lelaki berusia 30-40 tahun. Ia menyebut tengah diselidiki apakah kedua mayat itu korban kekerasan atau kecelakaan di laut.

"Jadi tidak benar kalau itu mayat perempuan," katanya.

Identifikasi mayat itu dilakukan oleh tim Forensik Mabes Polri yang secara khusus datang ke Manado memeriksa kondisi mayat. Dari pemeriksaan menyebutkan mayat telah mengapung di laut lebih dari dua pekan sehingga tubuhnya rusak.

Menurut Kapolda mengantisipasi kasus kejahatan, pihaknya akan intensif melakukan ronda bersama unsur TNI, termasuk melakukan razia senjata tajam dan minuman keras. "Kasus penganiayaan terjadi dari minuman keras," tambahnya. KOMPAS.com
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah