Headlines News :

Written By Metro Post News on Senin, 30 Januari 2012 | 17.51

Jakarta,MP,- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan, proses tender pengerjaan fisik pengerukan 11 sungai dan 4 waduk di Jakarta yang merupakan program Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) dimulai Februari mendatang. Tender fisik akan dimulai dengan tahapan prakualifikasi dan tahapan tender untuk tujuh paket kegiatan pengerukan. Nantinya, proses tender terbukan bagi seluruh kontraktor asal Indonesia. Bagi kontraktor asing, jika ingin mengikuti proses tender diwajibkan melakukan join venture dengan kontraktor asal Indonesia.

Kepala Pelaksana Central Project Implementation dari Kemen PU, Bambang Sigit, membenarkan proses tender fisik proyek JEDI dimulai awal Februari mendatang. Karena melibatkan Bank Dunia, tender pun disepakati menggunakan sistem tender internasional. "Nantinya kepanitiaan lelang harus terdapat tiga unsur dalam satu panitia lelang. Yakni, unsur Dinas PU DKI, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan Cipta Karya," ujar Bambang saat menggelar jumpa pers di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/1).

Ketujuh paket yang akan dikerjakan dalam program ini, Paket I pengerjaan pengerukan Kali Ciliwung-Gunungsahari sepanjang 5,1 kilometer, Waduk Melati seluas 4,90 hektar dan akan diturap sepanjang 1.245 meter persegi, saluran Geresik sepanjang 2.004 meter dan Kali Cideng Hulu sepanjang 1.260 meter.

Lalu Paket II, Cengkareng Drain sepanjang 8.380 meter dengan pengerukan sedimen lumpur sekitar 1,2 juta meter kubik dan penurapan sepanjang 4.600 meter persegi. Lalu, Kali Sunter sepanjang 9.980 meter persegi dengan pengerukan sedimen lumpur sekitar 379.280 meter kubik dan penurapan sepanjang 1.800 meter persegi.

Paket III, Kali Cideng Thamrin sepanjang 3.330 meter persegi dengan pengerukan 31.420 meter kubik dan penurapan sepanjang 2.570 meter persegi.

Paket IV, Kali Sentiong-Sunter sepanjang 6.359 meter persegi dengan pengerukan 133.140 meter kubik dan penurapan sepanjang 3.865 meter persegi. Lalu, Waduk Sunter Utara seluas 33 hektar dengan pengerukan sekitar 403.060 meter persegi dan penurapan sepanjang 2.500 meter persegi. Waduk Sunter Selatan seluas 19,20 hektar dengan pengerukan sedimen sekitar 46.990 meter kubik dan penurapan sepanjang 1.538 meter persegi dan Waduk Sunter Timur III seluas 8 hektar dengan pengerukan sedimen sekitar 49.720 meter kubik dan penurapan sepanjang 302 meter persegi.

Paket V terdiri dari Kali Tanjungan sepanjang 600 meter dengan pengerukan sekitar 11.210 meter kubik dan penurapan sepanjang 1.190 meter persegi dan Kali Angke Bawah sepanjang 4.050 meter dengan pengerukan 241.800 meter kubik dengan penurapan 1.850 meter persegi.

Paket VI yakni, Banjir Kanal Barat sepanjang 3.650 meter persegi dengan pengerukan sedimen sebanyak 341.320 meter kubik dan penurapan sepanjang 1.190 meter persegi. Lalu, Kali Upper Sunter sepanjang 5.150 meter persegi dengan pengerukan sebanyak 77.900 meter kubik dan penurapan sepanjang 1.850 meter persegi

Terakhir, Paket VII yaitu, Kali Pakin-Kali Besar-Kali Jelangkeng sepanjang 3.650 meter dengan pengerukan 95 ribu meter kubik dan penurapan sepanjang 2.880 meter persegi. Lalu, Kali Krukut Cideng sepanjang 3.250 meter dengan pengerukan sebanyak 27.260 meter kubik dan penurapan sepanjang 1.658 meter persegi. serta Kali Krukut Lama sepanjang 3.490 meter dengan pengerukan sebanyak 14.150 meter kubik dan penurapan sepanjang 2.400 meter persegi.

Untuk Paket I, IV dan VII pengerjaannya di bawah koordinasi Dinas PU DKI. Untuk paket II dan VI dilaksanakan di bawah koordinasi BBWSCC serta untuk paket III dan V di bawah koordinasi Ditjen Cipta Karya Kemen PU.

Penurapan dinding sungai dan waduk akan dilakukan dengan bahan beton, dan akan dilaksanakan selama Oktober 2012 hingga Februari 2013. Sedangkan untuk pengerjaan pengerukan sendiri baru akan dimulai pada Februari atau Maret 2012.(BJ)


 
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah