Headlines News :
Home » » Unggas di 11 Pulau Pemukiman Bakal Disweeping

Unggas di 11 Pulau Pemukiman Bakal Disweeping

Written By mas_eko_keren on Kamis, 12 Januari 2012 | 20.40

Munculnya kasus dugaan suspect flu burung yang menyebabkan tewasnya Puguh Dwi Yanto (23), warga Jl Baru Ancol Selatan RT 10/06 Sunteragung, Tanjungpriok langsung disikapi cepat oleh Pemprov DKI Jakarta dengan cara meminimalisir penyebaran virus flu burung. Salah satunya dengan menggelar sweeping hewan unggas di lima wilayah kota di Jakarta. Tak hanya itu, sweeping unggas juga berlaku di kawasan Kabupaten Kepulauan Seribu yang merupakan satu-satunya daerah kepulauan di DKI Jakarta.

Sweeping unggas di Pulau Seribu rencananya akan dilangsungkan di 11 pulau pemukiman. Saat ini diketahui, dari sekitar 3.000 populasi unggas di Kepulauan Seribu, hanya 85 ekor yang memiliki sertifikasi dari pemerintah. Unggas tersebut terdiri dari ayam aduan, ayam hias, dan burung berkicau.

Kepala Sudin Kelautan dan Perikanan Kepulauan Seribu, Liliek Litasari menuturkan, sweeping akan dilakukan pada 17-19 Januari mendatang dan akan melibatkan bantuan Satpol PP. "Nantinya jika ada pemusnahan, maka perlu keterlibatan Satpol PP untuk prosesnya," ujar Liliek, Kamis (12/1).

Dikatakan Liliek, wabah flu burung di Kepulauan Seribu akan bisa dikendalikan selama unggas tidak dilepas begitu saja di pemukiman warga, serta tetap menjaga kebersihan kandang. "Kami tetap mengimbau dan akan melakukan upaya preventif dan kami siap mengantisipasi flu burung," tegasnya.

Kesebelas pulau itu yakni, Pulau Sabira, Pulau Harapan, Pulau Panggang, Pulau Pramuka, Pulau Pulau Kelapa dan Pulau Kelapa Dua di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Selain itu ada juga Pulau Tidung, Pulau Payung, Pulau Pari, Pulau Lancang, dan Pulau Untung Jawa di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. "Letak pulau-pulau yang berjauhan itu yang membuat perencanaan butuh waktu lebih lama," katanya.

Bupati Kepulauan Seribu, Ahmad Ludfi menambahkan, usaha pencegahan virus flu burung akan dilakukan dengan menginstruksikan sejumlah puskesmas sebagai posko pengaduan flu burung. "Kami tidak membuat pos pengaduan khusus seperti di lima kotamadya. Karena di sini, letak antara satu pulau dengan pulau lainnya tidak terlalu jauh, jadi kami masih bisa fungsikan pos kesehatan yang ada," tandasnya.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah