Headlines News :
Home » » Yusril: Posisi Wakil Menteri Mubazir

Yusril: Posisi Wakil Menteri Mubazir

Written By mas_eko_keren on Kamis, 12 Januari 2012 | 21.42

JAKARTA - Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa posisi Wakil Menteri itu tidak perlu.

"Kalau saya melihatnya jabatan wamen tidak perlu. Dalam UUD 45 pun
tidak dijelaskan posisi Wamen," kata Yusril usai persidangan perkara
sengketa Pemilukada Kota Pekanbaru di Mahkamah Konstitusi, Jakarta
Pusat, Kamis (12/1/2012).

Menurut yusril, jabatan Wamen hanya dicantumkan dalam UU Nomor 38
Tahun 2008 tentang Kementrian Negara, sedangkan dalam UUD 1945 tidak
mencatumkan jabatan Wamen, yang ada hanya Menteri. "Jabatan wakil hanya ada Wakil Presiden dalam UUD 1945," terang Yusril.

Selain itu, Yusril menambahkan, posisi Wamen hanya akan menimbulkan
overlaping dan konflik internal, juga posisi Wamen hanya membuang
waktu dan tidak jelas program kerjanya.

Untuk mengetahui apakah posisi Wamen itu Penting atau tidak, Yusril
mengatakan sebaiknya menunggu hasil keputusan dari MK terkait JudicialJAKARTA - Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa posisi Wakil Menteri itu tidak perlu.

"Kalau saya melihatnya jabatan wamen tidak perlu. Dalam UUD 45 pun
tidak dijelaskan posisi Wamen," kata Yusril usai persidangan perkara
sengketa Pemilukada Kota Pekanbaru di Mahkamah Konstitusi, Jakarta
Pusat, Kamis (12/1/2012).

Menurut yusril, jabatan Wamen hanya dicantumkan dalam UU Nomor 38
Tahun 2008 tentang Kementrian Negara, sedangkan dalam UUD 1945 tidak
mencatumkan jabatan Wamen, yang ada hanya Menteri. "Jabatan wakil hanya ada Wakil Presiden dalam UUD 1945," terang Yusril.

Selain itu, Yusril menambahkan, posisi Wamen hanya akan menimbulkan
overlaping dan konflik internal, juga posisi Wamen hanya membuang
waktu dan tidak jelas program kerjanya.

Untuk mengetahui apakah posisi Wamen itu Penting atau tidak, Yusril
mengatakan sebaiknya menunggu hasil keputusan dari MK terkait JudicialJAKARTA - Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa posisi Wakil Menteri itu tidak perlu.

"Kalau saya melihatnya jabatan wamen tidak perlu. Dalam UUD 45 pun
tidak dijelaskan posisi Wamen," kata Yusril usai persidangan perkara
sengketa Pemilukada Kota Pekanbaru di Mahkamah Konstitusi, Jakarta
Pusat, Kamis (12/1/2012).

Menurut yusril, jabatan Wamen hanya dicantumkan dalam UU Nomor 38
Tahun 2008 tentang Kementrian Negara, sedangkan dalam UUD 1945 tidak
mencatumkan jabatan Wamen, yang ada hanya Menteri. "Jabatan wakil hanya ada Wakil Presiden dalam UUD 1945," terang Yusril.

Selain itu, Yusril menambahkan, posisi Wamen hanya akan menimbulkan
overlaping dan konflik internal, juga posisi Wamen hanya membuang
waktu dan tidak jelas program kerjanya.

Untuk mengetahui apakah posisi Wamen itu Penting atau tidak, Yusril
mengatakan sebaiknya menunggu hasil keputusan dari MK terkait Judicial
Review UU Nomor 38 Tahun 2004 terhadap UUD 1945. "Kita tunggu saja nanti pada tanggal 18 Januari keputusan MK soal Wakil Menteri," ungkap Yusril.tr
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah