Headlines News :
Home » , » Lagi, Toko Emas di Ciputat Dirampok

Lagi, Toko Emas di Ciputat Dirampok

Written By Metropost on Sabtu, 25 Februari 2012 | 14.55

JAKARTA, MP - Tiga sepeda motor masih berada di kantor Kepolisian Sektor Ciputat, Sabtu (25/2/2012) ini. Tiga kendaraan roda dua itu terkait dengan perampokan empat toko emas di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (24/2) siang oleh delapan lelaki bersenjata pistol dan martil.
Namun dari sepeda motor pelaku yang disita itu, belum bisa digali bukti-bukti yang mengarah pada identitas pelaku. "Masih diselidiki," kata Kepala Kepolisian Sektor Ciputat, Komisaris Alip, Sabtu siang di kantornya.

Dua dari tiga motor yang disita, diyakini ditinggalkan oleh perampok karena mogok.
Namun komplotan perampok belum tertangkap. Sepeda motor yang disita ialah Yamaha Jupiter MX hitam B 3327 KBQ jupiter MX hitam dan Yamaha Vega ZR hitam B 3474 SAN yang ditinggalkan pelaku, serta Honda Beat merah B 3371 KAR yang didapat dari pengembangan kasus diduga juga terkait perampokan.

"Semua pelat nomor palsu," kata Alip, yang menolak berkomentar lebih jauh.
Perampokan terjadi saat Pasar Ciputat agak, lengang karena banyak pedagang atau penjaga melaksanakan ibadah salat Jumat, antara pukul 12.00 WIB dan pukul 12.30 WIB.
Saat didatangi pada Sabtu siang, empat toko emas yang dirampok masih tutup dan sekelilingnya diberi haris kuning polisi.

Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, kejadian bermula dari kedatangan empat sepeda motor yang dinaiki delapan lelaki yang berjaket dan berhelm, sehingga ciri wajah pelaku sulit diidentifikasi.
Mereka memarir sepeda motor di Jalan Ariaputra di gedung Pasar Ciputat. Tujuh orang di antaranya lalu masuk ke area toko emas, dari dua tangga pintu yang berada di dua sisi blok AK.

Tak satu pun yang berani bersuara, melihat kehadiran mereka yang membawa pistol itu, tak terkecuali Santoso, pemilik Toko Mas Subur Jaya, serta Djan, pemilik Toko Mas Sinar Abadi.
Pemilik hanya terganga saat ketujuh orang bersenjata itu memecahkan etalase yang memajang emas-emas, dan menggasak dagangan mereka.

Komplotan itu beraksi dengan amat tenang seakan-akan hanya mereka sendiri yang sedang di lokasi itu. Padahal, puluhan pasang mata yang ketakutan sedang memperhatikan aksi mereka biarpun diam. Apalagi, beberapa anggota komplotan sempat mengumbar tembakan.
Komplotan kemudian kabur, tetapi meninggalkan dua sepeda motor karena mogok dan malah menyandera angkutan kota.

Komplotan lalu pergi dan seakan menghilang saat melintasi Gang Haji Betong. Dari situlah beredar kasak-kusuk komplotan tinggal di kawasan itu.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah