Headlines News :
Home » , , » Pemerintah Lacak Negara Asal Limbah B3

Pemerintah Lacak Negara Asal Limbah B3

Written By Metro Post News on Rabu, 01 Februari 2012 | 15.35

JAKARTA--MP Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) meminta penjelasan kepada Inggris dan Belanda terkait temuan 113 kontainer sampah dan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Terdapat dugaan impor limbah beracun itu berasal dari kedua negara tersebut.

"Staf kita tengah mengonfirmasi pihak Inggris dan Belanda. Kita ingin tahu kepastian asal negara yang mengirimkan impor limbah B3," sebut Menteri KLH Balthasar Kambuaya, di Jakarta, Selasa (31/1).

Terkait limbah yang masih tersimpan di dalam kontainer di pelabuhan, Balthasar mengatakan pihaknya akan menempuh dua kebijakan. Pertama melakukan upaya pengecekan negara pengimpor dan kedua melakukan upaya hukum.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Penanganan B3, Limbah B3 dan Sampah KLH Masnellyarti Hilman berkomentar, jika sudah dipastikan bahwa kedua negara itu merupakan tempat asal limbah, maka kebijakan pengembalian kembali (reekspor) limbah ke negara bersangkutan bisa dilakukan.

"Upaya reekspor kembali limbah ke negara asal pernah dilakukan dari negara kita ke Belanda pada tahun 1992," ujarnya.

Di samping reekspor, upaya mengajukan gugatan hukum ke pengadilan negeri pada perusahaan yang melakukan impor limbah. "Proses tuntutan hukum bisa dilakukan di dalam negeri," sebutnya.

Masnellyarti menjelaskan, Indonesia adalah salah satu negara yang ikut serta dan meneken Konvensi Basel. Salah satu butir konvensi mengatakan, impor limbah harus sepengetahuan dan mendapat izin dari negara tujuan.MI
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah