Headlines News :
Home » , » AnginPutingBeliungMengamuk Di KabupatenKepulauanSelayar

AnginPutingBeliungMengamuk Di KabupatenKepulauanSelayar

Written By Jainal Fatmi on Rabu, 21 Maret 2012 | 20.04

Rumah penduduk yg dihancurkan angin puting beliung
KEP.SELAYAR, MP - Peristiwa bencana alam terjadi pada pukul 16.00.wita Jum’at 16 Maret 2012, kurang lebih 800 rumah rata dengan tanah di 5 Kecamatan Kepulauan ditambah 1 Kecamatan daratan di Kabupaten Kepulauan Selayar disapu oleh angin puting beliung , dari 6 Kecamatan yang terletak disebelah selatan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Saat ini Pemda Kebupaten Kepulauan Selayar terkendala dalam hal evakuasi lokasi yang terkena musibah di 5 Kecamatan Kepulauan tersebut disebabkan terhalang oleh cuaca dan ombak yang cukup besar setinggi mencapai 5-6 meter. 6 Kecamatan yang ditimpa angin puting beliung antara lain Kecamatan Takabonerate, Kecamatan Pasimarannu, Kecamatan Pasilambena, Kecamatan Bontosikuyu dan 2 Kecamatan yang lebih parah terkena angin puting beliung yaitu Kecamatan Pasimasunggu Barat dan Kecamatan Pasimasunggu timur.

Kerugian yang yang dialami penduduk yang tertimpa angin puting beliung ditaksir mencapai hingga ratusan juta rupiah dan sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Kemungkinan besar jumlah kerugian materi akan bertambah khusunya yang berada dipulau – pulau sekitar kawasan Taman Nasional Taka Bonerate yang tidak terjangkau jaringan komonikasi.

Bertepatan dengan waktu kejadian angin puting beliung Jum’at 16 Maret 2012  Andi Safri (36) Kepala Desa Lembang Mate’ne Kecamatan Pasilambena sebelumnya melakukan perjalanan menggunakan Kapal Motor milik desa “KM. Mahkota Lembang” dari kota Benteng Selayar menuju ke desanya sekitar pukul 14.00 wita, dua jam berselang saat dalam perjalanan menuju ke desanya tiba – tiba KM Mahkota Lembang  diterjang ombak setinggi 5-6 meter diujung luar Batu Karapu Desa Lowa Kecamatan Bontosikuyu Pulau Selayar dan terkena pula angin puting beliung nyaris menenggelamkan KM yang ditumpanginya yang berukuran kecil terbuat dari kayu penuh dengan air laut sehingga terdampar sampai ke pantai Barang – Barang Desa Lowa. “Muatan yang kami bawa sebagian jatuh ke air laut dan yang tersisa sudah rusak diantaranya sembako untuk keperluan masyarakat desa saya termasuk bahan bangunan berupa semen, kaca, tripleks, mesin CF-9nk dan lain – lain, yang tidak bisa digunakan lagi. Total kerugian mencapai 30.495.000 rupiah ditambah 1 buah kapal motor milik desa yang kami tumpangi tersebut” kata Kepala Desa Lembang Mete’ne saat diwawancara wartawan MP beberapa jam kemudian setelah kejadian. (M.J)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah