Headlines News :
Home » , » Dwi Fungsi Yang Diemban Dalam Diri Iptu. Mulyoto, Kapolsek yang juga Ustadz

Dwi Fungsi Yang Diemban Dalam Diri Iptu. Mulyoto, Kapolsek yang juga Ustadz

Written By Jainal Fatmi on Rabu, 21 Maret 2012 | 20.08

Iptu.Mulyoto, Kapolsek Pasirmarannu
KAB.KEP.SELAYAR,MP - Sosok kesederhanaan dari kepribadian sang uztad Mulyoto kelahiran Sregan 8 September 1962 Jawa Tengah lain dari pada yang lain. Dalam tugas sehari – hari di Polsek yang bertempat di Kecamatan Pasimarannu Kab. Kepulauan Selayar, disamping sebagai uztad Mulyoto juga menjabat sebagai Kapolsek Kecamatan Pasimarannu mapolsek dan Kecamatan pasilambena yang dibawahi kapospol, aktif dalam setiap kegiatan pencerahan dan bimbingan kepada masyarakat melalui ceramah agama dalam bentuk sosialisasi seperti ceramah agama di masjid – masjid ditempat dia bertugas bersama tokoh masyarakat didaerah tersebut.

Dampak yang dilakukan oleh Iptu. Mulyoto ini melalui sejumlah bimbingan agama ternyata masyarakat merespon dengan baik dan memahami kepatuhan hukum baik hukum yang bersifat positif, hukum adat maupun hukum agama. Kapolres Kepulauan Selayar AKBP. Setiadi, SH. MH sangat mendukung kegiatan yang terus dilakukan oleh Iptu. Mulyoto diwilayah yang dikomandoinya yang nota benenya mayoritas beragama islam demi tercapainya ketertiban dan keamanan di masyarakat yang merupakan tugas dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum.

Sebagai aparat hukum dengan cara pendekatan melalui agama atau dakwah menurut uztad Mulyoto ini sangat efektif. Disamping itu, agama mendidik agar berani menegakkan kebenaran dan tidak melakukan kesalahan serta tidak melanggar hukum. Selain itu, melalui pendidikan agama juga dapat mendidik manusia agar memiliki sikap dan pendirian tertentu, jelas, positif serta tepat. Agama membebaskan manusia dari perbuatan yang tidak terpuji, mengajarkan dan mendorong manusia berbuat amal saleh untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, kata uztad Mulyoto.

Kecamatan Pasimarannu merupakan kepulauan yang terpisah dari daratan Selayar dalam jarak tempuh sekitar 14 jam melalui kapal motor untuk sampai kesana. Uztad Mulyoto tak akan pernah jenuh dalam mengemban tugasnya sebagai anggota polisi yang juga pernah bertugas di Irian Jaya ini. Burhan (48) salah satu warga masyarakat Lambego Kecamatan Pasimarannu yang kebetulan berada di Selayar saat ditemui MP mengatakan “Kami masyarakat disana sangat bersyukur mempunyai seorang Kapolsek sekaligus uztad seperti Bapak Mulyoto, karena didaerah kami mempunyai tradisi pergaulan bebas dikalangan muda-mudi misalnya dalam sebuah acara pesta yang diadakan ada acara “joget sampai pagi” didalamnya, dalam acara joget tersebut juga ada yang membawa minuman keras, yang mengakibatkan sering terjadi perkelahian dan kawin dini atau nikah dibawa umur. Kejadian seperti ini bisa teratasi sejak uztad Mulyoto ditugaskan sebagai Kapolsek didaerah kami dan mulai berangsur – angsur berkurang” ungkap Burhan. Uztad Mulyoto mengatakan “Ceramah melalui agama diawali dari diri kita sendiri contoh bilamana seorang anak kandung dilarang merokok oleh orang tuanya, maka kita sebagai orang tua juga tidak ikut pula merokok, begitu pula terhadap masyarakat” katanya menutup wawancara kepada MP. (M.J)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah