Headlines News :
Home » , , , » Karyawan Faturachman: Bogor Menjadi Pusat Perhatian Dunia

Karyawan Faturachman: Bogor Menjadi Pusat Perhatian Dunia

Written By Jainal Fatmi on Sabtu, 07 April 2012 | 14.58

 
Rombongan Wabup Bogor saat bertemu dengan Kasepuhan kampung adat urug, kec.sukajaya. 
KAB, BOGOR MP – Dalam tujuan bersilaturahmi atas dasar latar belakang kebudayaan yang sama. Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Karyawan Faturachman menelusuri Situs, Rumah adat di Kampung Cipatat Kolot dan Kampung Adat Urug Kecamatan Sukajaya. Kedatangan Wakil Rombongan Wabup Bogor saat bertemu dengan Kasepuhan kampung adat urug, kec.sukajaya.Bupati ini disambut para kasepuhan setempat dan masyarakatnya, Kamis (22/3) lalu.

Didampingi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Rudi Gunawan dan Balai Pelestarian Kebudayaan mereka telusuri beberapa peninggalan bersejarah di daerah Sukajaya, sekaligus ingin memberikan kabar kepada Kasepuhan kampung adat bahwa Bogor sedang menjadi pusat perhatian dunia.

Rombongan tim itu rela berjalan kaki menembus pelosok dan jalan setapak hanya untuk mencapai lokasi yang menjadi kebangaan urang Sunda, khususnya. “Berdasarkan penelitian para ahli di dunia, Bogor adalah pusat peradaban dunia. Mereka pun merekomendasikannya kepada dunia bahwa pusat peradaban ada di Bogor. Kita harus tahu sejarah kita untuk menemukan jati diri kita. Dan perlu digarisbawahi antara kebudayaan dan keimanan seseorang ditengahnya ada sebuah garis, jadi tidak serta merta mengganggu nilai-nilai keimanan kita kepada Allah SWT. Kalau saya menelusuri situs-situs ini hanya semata mengumpulkan bukti-bukti sejarah yang dapat kita warisi kepada anak cucu kita nantinya”, jelas Karyawan Faturachman.

Ia juga menambahkan, keberadaan situs-situs bersejarah ini harus kita pertahankan dan kita lestarikan. Ini bukan bid’ah dalam agama islam, yang terpenting jangan pernah situs-situs ini dijadikan tempat pemujaan. Di kemudian hari, kelak Bogor akan menerima banyak tamu dari manca negara maupun dalam negeri untuk berkunjung ke situs-situs ini.

“Maka mari dandani diri kita dengan kebudayaan sunda, dan saya pun memiliki Misi Menyundakian Urang Sunda,” pesannya.

Sementara salah seorang Kasepuhan, yang tak ingin namanya dikorankan, menuturkan bahwa perlu ada bantuan pemerintah daerah untuk dapat melestarikan dan memelihara benda-benda bersejarah ini. Perhatian pemerintah akan sangat berarti bagi pelestarian budaya.


Selain beberapa kampung adat, Wabup juga mengunjungi Situs Batu Prasasti Jambu di Desa Batu Tulis Kecamatan Nanggung dan Situs Makam Van Motmun di Kecamatan Leuwi Sadeng. Dalam kunjungannya ia mencoba mencarikan solusi bersama Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor Rudi Gunawan mengenai tindakan yang harus diambil untuk menjadikan situs-situs ini layak menjadi lokasi wisata sejarah. (R/J)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah