Headlines News :
Home » , , » PLN Persero Cabang Sultra Melakukan Pemutusan Sementara

PLN Persero Cabang Sultra Melakukan Pemutusan Sementara

Written By Jainal Fatmi on Sabtu, 07 April 2012 | 14.01

KENDARI, MP_Kegitan pemutusan sementara yang dilakukan oleh pihak PLN  yang bersifat peringatan terhadap pengguna jasa listrik, yang telah mengabaikan kewajibannya dalam setiap bulannya, karena tidak terasa biaya yang mereka keluarkan akan meloncat tinggi akibat tambahan denda tunggakan.
Menjelang akhir tahun 2011 yang lalu, PLN Persero Cabang Sultra melakukan pemutusan sementara ke rumah-rumah Masyarakat baik Instansi dan institusi Pemerintah, perkantoran swata dan yang lainnya. dalam hal pembayaran listrik tunggakan yang terjadi  diduga karena kesibukan- kesibukan pekerjaan,
H.Anwar Sulaiman kepada Metropost mengatakan bahwa aturannya sudah ada , Aturan tentang  batas akhir pembayaran hanya sampai tanggal 20 dan jika lewat dari batas itu akan dikenakan denda, jika diabaikan begitu saja, maka pihak PLN akan melakukan pemutusan. Demi mengantisipasi hal-hal yang tidak disadari oleh masyarakat tentang pembayaran yang semakin membengkak, dalam pembayaran listrik  maka pihak PLN melakukan pemutusan sementara terhadap pengguna jasa listrik seperti yang sedang berlangsung saat ini dilakukan.
Pemutusan sementra ini , yang dilakukan oleh Tim pemutus, bertujuang agar pengguna jasa listrik menyadari bahwa dengan seringnya ada tunggakan yang mereka abaikan akan terjadi loncakan pembayaran yang tertera direkening listrik akibat penambahan denda tunggakan , dan jika terjadi tunggakan berturut-turuk 3 bulan maka Tim yang ditugaskan dilapangan melakukan pemutusan serta pembongkaran KWH Meter, dan akan dikenakan biaya pemasangan jika sudah menyelesaikan tunggakan.
Kegiatan pemutusan ini, pihak PLN sebenarnya tidak mengingikan hal tersebut dilakukan akan tetapi karena masyarakat yang kurang menyadari tentang jasa listrik yang mereka gunakan dan mengingat jumlah tunggakan yang  tidak sedikit sehinggah  dari pihak PLN, melakukan kegiatan pemutusan sementara.
Alasannya,  bahwa apabiala kegitan ini tidak dilaksanakan maka para pengguna jasa listrik akan acuh dalam pembayaran listrik, karena yang terjadi penunggakan, bukan saja di kalangan masyarakat umun saja tetapi disebagian perkantoran baik di pemerintah maupun swasta, yang pada Akhirnya mengarah kepada kerugian PLN yang berarti kerugian negara yang harus disadari bersama.
Selanjutnya, Anwar Sulaiman mengatakan penunggakan jasa listrik yang tidak disadari oleh masyarakat umun baik itu dari instansi dan sebagian kantor pemerintahan lainnya, hal tersebut terjadi sejak januari 2011 hinggah sekarang.  Pengguna jasa listrik di wilayah rayong wua-wua berkisar kurang lebih 6000 pelanngan dan Tunggakan jasa listrik masyarakat sekitar kurang lebih 2 miliar rupiah,Namun anehnya ketika ditagi masyrakat selalu memberikan bantahan alias pertengkaran terhadap pihak PLN yang melakukan penagihan jasa listrik kemasyarakat ,”ucapnya.
Anwar Sulaiman, sangat menharap agar pengguna jasa listrik menyadari akan kewajibannya setiap bulan membayar  jasa listrik , agar tidak terjadi pemutusan atau pembongkaran akibat tunggakan yang diabaikan karena semua ini tanggung jawab kita semua sebagai warga negara indonesia.”ujar, Anwar sulaiman.( Zul L )
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah