Headlines News :
Home » , » PT . PLN rayon wua-wua Akan Lakukan Pemutusan sementara Bagi Para Penunggak

PT . PLN rayon wua-wua Akan Lakukan Pemutusan sementara Bagi Para Penunggak

Written By Jainal Fatmi on Selasa, 19 Juni 2012 | 21.09

KENDARI, MP - Manager  PT . PLN rayon  wua-wua,  H. Anwar Sulaiman kepada Media ini mengatakan  14/6/2012 bahwa akan melakukan  pelaksanaan  pemutusan  tenaga listrik sementara  secara besar-besaran bagi pengguna yang melakukan penunggakan pembayaran  jasa listrik setiap bulannya.
Lanjut Anwar Sulaiman, hal  tersebut  di lakukan sebagai peringatan yang sifatnya sementara, jika  pelanggan sudah menyelesaikan tunggakan tersebut  akan di lakukakan pemasangan kembali  hal ini saya lakukan  karena  banyaknya pelanggan  yang mengabaikan pembayaran jasa listrik yang tidak tepak pada waktu yang sudah di tentukan  dan tidak terasa jasa listrik yang mereka gunakan mengalami loncakan pembayaran , Jelasnya.
Tunggakan jasa listrik masyarakat saat ini berkisar  1,6 miliar rupiah beserta dengan unit-unitnya , terjadinya tuggakan jasa listrik tersebut  bukan saja pada masyarakat sipil tetapi banyak juga dari institusi , namun  sekalipun masih banyak yang menungga , tetapi saat ini ada yang sedang  sementara proses pelunasan. Katanya
Disamping itu, Anwar Sulaiman mengatakan  masyarakat yang melakukan penunggakan jasa listrik akan di buatkan surat pernyataan tertulis dengan batas waktu  dua hari maksimun, jika selama dua hari tersebut  mereka tidak melakukan pembayaran dari tuggakannya  pihak PLN akan melakukan pemutusan serta pembongkran KWH meter.ucapnya
Sebagaimana telah di atur dalam pasal 15 tentang  pembayaran rekening bulanan dan sanksi keterlambatan . dalam   ayat  (2)  pembayaran rekening listrik bulanan sebagaimana di maksud dalam ayat (1) pasal ini untuk pemakaian tenaga listrik satu bulan sebelumnya akan di lakukan oleh pihak kedua pada bulan sesuai waktu pembayaran antara tanggal  1-20 setiap bulan ditempat pembayaran yang di tentukan oleh pihak pertama.
Sedangkan di ayat (8) Apabila  pihak kedua tidak dapat melunasi rekening listrik bulanan sampai dengan pukul 12.00 wita pada hari terakhir dari jangka waktu pelunasan pembayaran sebagaimana di maksud dalam ayat (2) pasal ini, maka pihak pertama dengan atau tampa pemberihtahuan terlebih dahulu berhak melakukan pemutusan sementara penyaluran tenaga listrik. 
Lanjut anwar sulaiman , Aapabila dalam jangka waktu yang sudah di tentukan terhitung sejak tanggal pelaksanaan pemutusan tersebut dan tidak dapat melunasi pembayaran rekening  listrik bulanan yang terhitung dengan biaya keterlambatan  akan di lakukan pemutusan rampung berupa pemberhentian penyaluran tenaga listrik dengan mengambil sebagian atau seluruh instalasi listrik yang ada dalam halaman bangunan.,Jelasnya  Anwar Sulaiman  . Zull  
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah