Headlines News :
Home » , » Bentrok, Sengketa Lahan di Ogan Ilir

Bentrok, Sengketa Lahan di Ogan Ilir

Written By Metropost on Minggu, 29 Juli 2012 | 14.16

JAKARTA, MP – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak kapolri untuk menarik seluruh pasukan Brimob dari Ogan Ilir, Sumatera Selatan, usai bentrok warga dan Brimob di daerah tersebut.

“Kami juga mendesak kapolri untuk mengusut peristiwa bentrok 27 Juli 2012 yang mengakibatkan satu orang tewas dan beberapa warga luka-luka,” kata Ketua Komnas HAM, Ifdhal Kasim, dalam konferensi pers di kantor Komnas HAM, Jakarta, Minggu 29 Juli 2012.

Selain itu, Komnas HAM meminta kapolri untuk mengedepankan upaya dialogis dan menghentikan segala bentuk tindakan represif terhadap warga dalam menyelesaikan konflik agraria. “Kapolri juga harus mengevaluasi kebijakan terkait pengamanan pada wilayah-wilayah konflik sumber daya alam,” ujar Ifdhal.

Komnas HAM sendiri membentuk tim investigasi untuk menyelidiki dugaan terjadinya pelanggaran HAM pada peristiwa bentrok 27 Juli 2012 di Kecamatan Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Warga Ogan Ilir dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Unit Cinta Manis memang telah lama bersitegang dan terlibat sengketa lahan.

Bentrok Ogan Ilir bermula ketika pasukan Brimob memasuki Desa Limbang Jaya dengan iring-iringan truk, Jumat sore 27 Juli 2012, dalam rangka menyisir dan mencari pelaku pencurian 127 ton pupuk milik Pabrik Gula Cinta Manis yang dikelola PTPN VII.

Melihat iring-iringan truk Brimob itu, warga Desa Limbang Jaya pun beramai-ramai mendatangi mereka. Namun, melihat banyaknya warga yang menghampiri mereka, anggota Brimob kemudian mengeluarkan tembakan. Bentrokan tak terhindarkan.

Dalam kekacauan itu, Angga yang baru duduk di kelas 1 SMP tewas tertembak di kepala saat ia keluar dari tempat bermain PlayStation. Selain satu korban tewas, sedikitnya lima orang lainnya terluka dalam bentrok warga dan Brimob ini.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah