Headlines News :
Home » , » Dua Balita Tewas di Kebakaran Tambora

Dua Balita Tewas di Kebakaran Tambora

Written By Metropost on Minggu, 29 Juli 2012 | 14.12

JAKARTA, MP - Kebakaran yang melanda kawasan Tambora, Jakarta Barat, merenggut dua bocah tewas. Rahma (4 tahun) dan Andini atau Dede (4 tahun), sebelumnya diberitakan satu korban tewas Siti Khatidjah, tewas terbakar api yang berkobar.

Bagaimana cerita kedua bocah itu bisa terjebak di dalam api yang membara? Menurut paman korban, Sanuani, Rahma saat itu sedang tidur. Sementara itu, Dede ditemukan di WC umum dekat rumahnya.

"Rahma terkepung api di loteng. Dia saat itu tidur. Waktu itu pun saya juga lagi tidur, bangun terus cari keponakan. Tapi, api cepat mengepung Rahma," kata Sanuani, di lokasi kebakaran, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Minggu 29 Juli 2012.

Saat terbangun itu, Sanuani langsung berusaha menyelamatkan diri dan keluarganya. Keluarga yang pertama diselamatkan adalah orangtua. Sanuani tak berpikir tentang keponakannya.

Api yang menjalar di kawasan padat penduduk itu akhirnya menewaskan Rahma. Begitu juga dengan Dede, yang masih saudara Rahma. Bocah itu tewas dalam posisi ditemukan di kamar mandi umum.

Saat kejadian, orangtua Dede tidak diketahui berada di mana. "Orangtuanya nggak tahu di mana, semua mencarinya. Dia ketemu saat api sudah padam, menjelang maghrib. Mungkin dia bersembunyi di sana, kalau Rahma ketemu saat masih siang," kata Sanuani.

Kedua jenazah balita itu sudah dimakamkan di kawasan Rangkas Bitung. Jenazah Dede sudah dikebumikan kemarin, sedangkan Rahma baru diberangkatkan pada pagi tadi. Sumber api ditengarai muncul dari sebuah gang di RT 008 RW 07, tak jauh dari rumah Rahma dan Dede.

Meski demikian, penyebab kebakaran masih menunggu penyelidikan kepolisian. Rumah yang diduga sebagai sumber munculnya api sudah dipasang garis polisi.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah