Headlines News :
Home » , » Sweeping Kafe De Most Bawa Samurai, Habib Diamankan Polisi

Sweeping Kafe De Most Bawa Samurai, Habib Diamankan Polisi

Written By Metropost on Minggu, 29 Juli 2012 | 14.33


JAKARTA, MP - Habib Bahar, seorang tersangka yang menggerakkan massa dari ormas Majelis Pembela Rasulullah (MPR), ternyata sudah mempersiapkan samurai panjang seberat dua kilogram sejak dua minggu lalu sebelum aksi sweeping.

"Dia (Habib Bahar) mengaku sudah mempersiapkan samurai itu sejak dua minggu lalu. Samurai sendiri dibuat di bengkel pandai besi dekat rumah habib di Pondok Aren," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Imam Sugianto, Minggu (29/7/2012) di Polres Jakarta Selatan.

Imam menambahkan, sebelum melakukan aksi sweeping, Habib Bahar juga sudah berkonsolidasi dengan massanya yang mayoritas remaja tersebut di rumahnya di Pondok Aren.
Tak hanya itu, menurut pengakuan Habib Bahar ke penyidik, empat samurai itu dibuat untuk melindungi diri dari preman-preman yang menjaga kafe maupun tempat hiburan malam yang akan disisirnya.

"Awalnya mengaku hanya sekedar pajangan di rumah, lalu kemudian katanya untuk jaga-jaga terhadap preman yang menjaga tempat hiburan malam. Kemarin malam, dia sendiri yang memegang samurainya," tutur imam.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, 62 orang dari sekelompok ormas diamankan Polres Jakarta Selatan, Sabtu tengah malam (28/7/2012) lantaran telah melakukan aksi sweeping di Kafe De Most Jl RC Veteran K-8 RT 04/12 Bintaro kec Pesanggrahan.

Dari 62 yang diamankan, 23 orang ditetapkan sebagai tersangka dan dua di antaranya masih remaja. 23 orang tersebut dikenakan pasal 170 KUHP dan pasal 2 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951.

Tak hanya mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni satu golok, satu celurit, empat samurai, empat stick golf, satu buah double stick dari besi, satu buah potong kayu yang patah menjadi empat bagian yang digunakan untuk penyangga bendera, satu buah bendera bertuliskan Majelis Pembela Rasululoh, serta satu set alat musik.

Informasi yang dihimpun dari Humas Polda Metro Jaya dan saksi di lapangan diketahui kejadian bermula saat ratusan orang yang tidak dikenal datang mengendarai sepeda motor, kemudian sebagian dari mereka langsung masuk ke dalam pos security dan memecahkan dinding kaca pos security menggunakan stik golf.
Dan sebagian lainnya masuk kedalam kafe lantai II dan meminta karyawan kafe untuk tutup dan memecahkan puluhan botol minuman keras berbagai merek. Akibat kejadian itu, dua karyawan kafe mengalami luka.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah