Headlines News :
Home » » Tempe Tetap Diproduksi, Ratusan Orang Lakukan Sweeping terhadap Pengusaha Tempe yang Bandel

Tempe Tetap Diproduksi, Ratusan Orang Lakukan Sweeping terhadap Pengusaha Tempe yang Bandel

Written By Metro Post News on Selasa, 24 Juli 2012 | 20.35

RATUSAN pengrajin tempa di Kampung Rawa, RW 03, Johar Baru, Jakarta Pusat, melakukan aksi sweeping terhadap beberapa pengrajin tempe yang bandel dan tetap memproduksi selama bulan puasa, Senin (23/7), pukul 21.00 WIB.

Karena saking kesal terhadap beberapa pengrajin tempe yang bandel, ratusan pengusaha tempe mendatangi tempat-tempat usaha mereka.

Mula-mula di tempat pengusaha tempe senior, Slamet Riyadi, yang beralamat di Kampung Rawa Selatan V, RT 11/ RW 04, Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Di tempat usaha Slamet ini, ratusan pengusaha tempe kemudian menumpahkan semua kacang kedelai yang sudah direndam dan siap untuk diproduksi. Tidak hanya menumpahkan, mereka juga menginjak-injak kedelai yang sudah ditumpahkan ke tanah dan mencampurnya dengan lumpur. Mereka berteriak, "Kalau susah ya susah rame-rame. Masa yang lain susah dia tetap produksi, mau pengen kaya sendiri dia?"

Tidak puas hanya di tempat usaha Slamet, mereka kemudian mendatangi kediaman Slamet, di Jl Rawa Selatan No. 2, Keluarahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Di sini, mereka menggeledah isi rumah

Slamet, namun tidak menemui aktivitas produksi. Para perajin tempe ini kesal terhadap Slamet, karena tetap memproduksi tempe dan menantang, bahwa dirinya tidak takut jika disweeping.

Dari rumah Slamet, ratusan perajin tempe ini kemudian menjambangi tempat usaha tempe lainnya, yakni Pak Saleh, di Komplek Kopti, Central Produksi Tempe-Tahu Panjang II, RT 07/ RW08, Kemayoran, Jakarta Pusat. Di tempat ini, mereka tidak menemui adanya kegiatan produksi tempe.

Tidak cukup di dua tempat itu, aksi sweeping kemudian berlanjut ke rumah pak Muri, namun di sini pun kosong.

Aksi sweeping kemudian dilanjutkan ke tempat usaha H. Rojali, Yetno, dan Rasdi, yang beralamat di Jl Utan Panjang III, RT 05/RW 03, Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Di sini, juga masih ditemui aktivitas produksi tempe.

Sama seperti di tempat usaha Slamet, di sini pun ratusan pengrajin tempe ini menumpahkan semua kedelai yang sudah direndam, kemudian diinjak-injak dan dicampur dengan abu. Selain itu, tong-tong tempat penyimpanan kedelai pun digulingkan.

Bersyukur, selama aksi sweeping ini berlangsung kurang lebih selama dua setengah jam, tidak ada bentrokan yang terjadi. Semua berjalan dengan lancar dan aman.(JN)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah