Headlines News :
Home » » Dperkirakan Arus Mudik di Terminal Pulo Gadung H+5

Dperkirakan Arus Mudik di Terminal Pulo Gadung H+5

Written By Metropost on Selasa, 21 Agustus 2012 | 23.42

JAKARTA, MP - Memasuki H+1, arus balik di Terminal Pulogadung tampak belum terlihat. Meskipun terdapat kedatangan, namun jumlahnya masih sangat sedikit dan belum signifikan. Selain itu, arus balik yang terjadi baru terjadi untuk perjalanan yang tergolong dekat, seperti dari Kuningan, Cirebon dan Merak. Diprediksi, puncak arus balik baru akan terjadi pada H+4 dan H+5 mendatang.

"Arus balik masih belum terjadi. Kalau pun ada, itu hanya perjalanan jarak pendek, seperti dari Cirebon, Kuningan dan Merak atau beberapa wilayah lain yang tidak terlalu jauh dari wilayah Jakarta. Itupun baru satu atau dua kedatangan saja. Puncak arus balik diperkirakan baru terjadi pada H+4 atau H+5, yaitu pada hari Jumat (24/8) dan Sabtu (25/8) nanti," ujar Muhammad Nur, Kepala Terminal Pulogadung, Selasa (21/8).

Ia menegaskan, berbagai persiapan juga sudah dilakukan pihaknya untuk menyambut para penumpang arus balik. Antara lain dengan menyiapkan dua posko keamanan dan posko kesehatan, serta menyiapkan dua buah tenda berukuran 5x10 meter yang dapat dimanfaatkan untuk berteduh, serta untuk menunggu jemputan. "Tenda tersebut kami tempatkan dekat toilet umum dan musholla. Sehingga, dapat memudahkan jika ada keperluan untuk beribadah atau untuk ke toilet," kata Muhamad Nur.

Selain posko dan tenda, sambungnya, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan pihak penerangan jalan umum (PJU) untuk penerangan di kawasan terminal. "Lampu-lampu penerangan juga sudah kami perbarui. Sehingga, terminal menjadi lebih terang, khususnya pada malam hari," kata Muhammad Nur.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan sebanyak 100 armada angkutan malam hari untuk mempermudah penumpang mencapai tempat tujuan, yang terdiri dari bus kecil, bus sedang dan bus besar. Pihaknya, kata Nur, juga telah mengingatkan agar angkutan umum yang ada di terminal Pulogadung, seperti mikrolet, Metromini dan Kopaja beroperasi hingga larut malam.

"Sebenarnya, TransJakarta sudah sangat membantu karena beroperasi sampai jam 11 malam. Walau begitu, akan lebih membantu lagi kalau angkutan umum yang lainnya juga menambah jam operasinya. Sehingga dengan begitu, pemudik yang sudah kembali ke Jakarta dapat lebih mudah kembali ke tempat tinggalnya masing-masing," tandasnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah