Headlines News :
Home » » Antri Minyak Tanah Berakhir Ricuh

Antri Minyak Tanah Berakhir Ricuh

Written By Metropost on Rabu, 05 September 2012 | 19.11

illustrasi

MOROWALI,MP - Antrian pengambilan minyak tanah bersubsidi di kolonedale, kabupaten  morowali, sulawesi tengah, berakhir ricuh, sebahagian warga kecewa karena tidak mendapat jatah, akibatnya warga dan petugas tangki nyaris bentrok.

Sejak pagi ratusan warga di kecamatan kolonedale mengantri untuk mendapatkan bahan bakar minyak tanah, bahan bakar minyak minyak tanah yang cukup di bilang murah dengan harga rp.3000(tiga ribu rupiah) di banding harga biasanya, rp.5000 (lima ribu) hingga rp.6000(enam ribu rupiah).

Warga sempat emosi karena kecewa akibat tidak mendapat jatah minyak tanah, akhirnya warga menaiki mobil tangki milik pertamina yang mengakibatkan sejumlah warga dengan petugas tangki nyaris bentrok karena warga menilai tidak adil dalam pembagian minyak tanah tersebut.

Padahal menurut petugas tangki, Rizal, setiap warga hanya bisa mendapatkan lima liter agar semua warga bisa mendapat jatah dengan harga terjangkau rp.3000(tiga ribu rupiah), bantuan dari pemerintah sangat terbatas karena di tiap kecamatan hanya limaribu liter, ujar Rizal.

Sitti rohma, salah satu warga setempat mengatakan sangat senang dengan adanya bantuan dari pemerintah dengan harga rp.3000(tiga ribu rupiah) sudah di bilang cukup murah di banding sebelum ramadhan harga minyak tanah bervariasi, mulai dari  lima ribu hingga enam ribu rupiah, jelas Siti Rohmah.

Selain itu sejumlah warga yang telah antri sejak pagi dan tidak mendapat jatah  bahan bakar minyak tanah akhirnya pulang dengan kecewa.( A.Baso Hery.S)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah