Headlines News :
Home » » SBY Lantik 16 Dubes Baru, Ada Wartawan Juga Lho...

SBY Lantik 16 Dubes Baru, Ada Wartawan Juga Lho...

Written By Metropost on Selasa, 04 September 2012 | 22.19

JAKARTA, MP - Presiden Susilo Bambang Yu­dhoyono  (SBY) melantik 16 Du­ta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh baru yang akan mewakili Indonesia di negara-negara saha­bat, di Istana Negara, kemarin. La­tar belakang mereka bervaria­si, mulai dari wartawan sampai pengusaha.

Para dubes hadir di Istana Ne­gara satu jam sebelum acara di­mulai. Mereka tampak rapi me­ngenakan jas lengkap ber­warna gelap dan peci. Untuk dubes wa­nita, berkebaya dengan rambut bersanggul. Tak lupa dibawa serta istri, suami dan keluarga meng­hadiri acara spesial ini. Semuanya tampak rapi dan berdandan keren.

Sebelum acara pelantikan di mulai, para dubes melakukan gla­di resik. Acara pelantikan Duta Be­sar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI dimulai tepat pukul satu siang. Ditandai dengan keda­tangan Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Pelantikan ini juga dihadiri Wa­kil Presiden Boediono dan istri, Herawati Boediono, dan para menteri Kabinet Indonesia Ber­satu II. Antara lain, Sekretaris Ka­binet Dipo Alam, Menteri Sek­retaris Negara Sudi Silalahi, Men­ko Polhukam Djoko Su­yan­to, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Mendagri Ga­ma­wan Fauzi.

Acara diawali dengan diku­mandangkannya lagu kebangsaan Indonesia Raya. Lalu, satu-satu nama dubes dibacakan disertai negara tempat mereka di tem­pat­kan. Dimulai dari Foster Gultom untuk Republik Kazakhstan dan Tajikistan, Harimawan Suyitno untuk Negara Demokratik So­sialis Sri Lanka merangkap Re­publik Maladewa, Trie Edi Mul­yani untuk Republik Kolombia dan berkedudukan di Bogota, Ronny Prasetio Yuliantoro untuk Republik Tunisia dan berke­du­dukan di Tunis, Triyono Wibowo menjabat Wakil Tetap RI di PBB, WTO dan organisasi interna­sio­nal lainnya serta berke­du­dukan di Jenewa, Marcellinus Pri­manto Hendrasmoro untuk Republik Timor Leste.

Selanjutnya, Chilman Arisman untuk Kerajaan Bahrain, Rach­mat Budiman untuk Republik Austria, merangkap Republik Slovenia serta berkedudukan di Wina,  August Parengkuan untuk Republik Italia, merangkap Re­publik Malta, Republik Siprus, FAO, IFAD, WFP, UNHCS dan UNIDROIT, Mayjen (Purn) An­shory Tadjudin untuk Republik Islam Afghanistan dan ber­du­dukan di Kabul, Benny Ba­ha­nadewa untuk Republik Yu­nani, John A Preasetio untuk Republik Korea, Niniek Kun Naryatie un­tuk Republik Ukra­nia, merang­kap Republik Ar­menia dan Geor­gia, Nadjib Ri­phat Kesoe­ma un­tuk Australia merangkap Vanua­tu dan Wajid Fauzi Nega­ra untuk Republik Yaman.

Usai pembacaan nama-nama itu, Presiden SBY pun meng­am­bil sumpah para dubes. “Ber­se­diakah saudara disumpah ber­dasarkan agama masing-ma­sing?” tanya SBY.

“Bersedia,” jawab para dubes kompak. Mereka lancar meng­ulang setiap kalimat yang diba­cakan Presiden. Setelah berikrar sumpah di hadapan Presiden SBY, para dubes pun melakukan penandatanganan surat Berita Acara Pelantikan dan peng­angkatan. Satu persatu para du­bes maju ke depan setelah di­panggil namanya.

Tampak Presiden SBY sudah me­nunggu di hadapan meja ke­cil tem­pat penandatanganan berita aca­ra. Para dubes kemu­dian mem­bu­buhkan tanda ta­ngan di berita acara, lalu dilan­jutkan pem­bu­buhan tanda ta­ngan Pre­siden SBY.

 Dari deretan para dubes yang berbaris rapi, satu wajah yang tak tampak asing. Dia adalah August Parengkuan. Wartawan senior Kompas ini dipercayakan men­jabat Dubes RI untuk Italia.
Para dubes mengemban ama­nah negara untuk 3-5 tahun ke depan. Mereka harus bekerja ke­ras mem­­bina, menjaga dan me­ningkatkan hubungan baik di bidang ekono­mi, politik, sosial dan budaya de­ngan negara-negara sahabat.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah