Headlines News :
Home » , » Terkait Putusan Pelarangan Perdagangan Minyak Eceran

Terkait Putusan Pelarangan Perdagangan Minyak Eceran

Written By Metropost on Rabu, 19 September 2012 | 18.22

Asisten 2 Morowali Akui Dapat Hanya Tulangnya

 MOROWALI MP - Nasib apes harus diterima para pedagang minyak eceran  dibeberapa lokasi didaerah Kabupaten Morowali pasalnya telah ada putusan yang telah disepakati bersama antara pihak kepolisian dan pemerintah setempat, kendati surat edaran tersebut dinilai sebagian kalangan mengandung politis untuk menguntungkan pihak-pihak tertentu karena legalitasnya dipertanyakan ini bukan perda tegasnya, namun pihak kepolisian telah melakukan operasi razia dan menangkap para pedagang eceran berdasarkan keputusan tersebut.

     Asisten 2 yang dikonfirmasi masalah ini karena diduga turut bertanggung jawab atas keputusan tersebut memberi keterangan bahwa hal ini adalah keputusan hasil rapat yang telah dilakukan dan dipimpin oleh Sekda dan tujuannya untuk pengamanan untuk SPBU jangan sampai BBM ini dijadikan ajang bisnis oleh sejumlah tambang, kabupaten Morowali sebagai sosaliasi waktu itu dimana telah dirapatkan oleh sejumlah instansi yang terkait bersama aparat,namun jika diteliti surat hasil keputusan rapat tersebut belum ada persetujuan atau rekomendasi dari DPRD Kabupaten Morowali atau dengan kata lain belum sama sekali belum mendapat pembahasan.
Namun pihak kepolisian seperti Polsek Bungku sudah menganggapnya sebuah aturan yang harus ditindak lanjuti dilapangan buktinya sejumlah pedagang eceran minyak jenis bensin dan solar digelandang kekantor polisi, untuk itu menurut asisten 2 Kabupaten Morowali situasi seperti ini Asisten 1 atau yang lainnya mendapat dagingnya sementara saya hanya mendapat tulangnya jelasnya.
     Sementara akibat putusan rapat tersebut sejumlah pedagang eceran mengeluh dan merasa dirugikan terutama mereka yang terjaring operasi sementara pihak kepolisian dalam hal ini Kapolsek Bungku belum sempat dikonfirmasi tentang hal ini,namun dengan adanya aturan yang kurang jelas legalitasnya sudah tentu menjadi tanda tanya besar.
     Harapan sejumlah masyarakat khususnya para pengecer minyak berharap agar masalah ini dapat dituntaskan mengingat adanya pihak yang menjadi korban termasuk pengakuan Asisten 2 yang hanya mendapat tulang katanya,dapat menjadi lebih jelas.
     Pihak SBPU sendiri yang dipantau Metro Post menjadi kebingungan dengan aturan yang ada karena pelayanan untuk jerigen masih terlihat antri ditempat –tempat SPBU tersebut.(ZUL)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah