Headlines News :
Home » , , » Budiman Korban Penganiayaan dan Pengancaman Kecewa Pelaku Blm Diringkus Polisi

Budiman Korban Penganiayaan dan Pengancaman Kecewa Pelaku Blm Diringkus Polisi

Written By Jainal Fatmi on Selasa, 30 Oktober 2012 | 18.19


GARAGANTI,GOWA,SULSEL, MP -  Budiman S (46) pemilik tempat usaha kecil-kecil berupa warung kopi dan gorengan, kecewa, pelaku yg menganiaya dan mengancam dirinya beberapa waktu lalu blm juga diringkus polisi.
Kepada wartawan dan pengurus Lembaga HAM, budiman menceritakan kronologis kejadian (15/10). Diceritakan budiman, Minggu (7/10) sekitar pukul 11.30 Wita (siang) seorang mengaku jagoan dan mengaku ditakuti semua warga Samata dan sekitarnya.
Kedai kopi miliknya yang terletak di Jln.Poros Pattalassang / Jln.S Alauddin berseberangan dengan pintu II Universitas Islam Alauddin Makassar.Lingkungan Garaganti Kel.Romang Polong Kec.Somba Opu Kab Gowa Sulsel, Pelaku diketahui bernama Daddo Dg Taba, datang dengan mengenderai sepeda motor Honda Karisma, dengan gerak cepat memarkirkan sepeda motornya dan mengeluarkan samurai dari sarungnya, lewat pintu depan memasuki warungnya. Sambil mengacung-acungkan pedang samurainya, pelaku mengatakan ”tidak ada  yang bisa melawan saya, kamu jangan coba-coba menantang atau melawan saya semua orang disini kenal saya”, teriaknya kepada budiman.
Melihat gelagat tidak baik, Budiman S,  berusaha membujuk pelaku,”Sarungkan dulu pedangmu, kalau ada keperluanmu, bicarakan baik-baik maka akan saya kasih, bujuk Budiman S.
Ssambil memeluk pelaku, Budiman berusaha membujuk pelaku yang bicara seperti kesetanan, karena pelaku terus mendorong budiman jatuh dan terbentur tiang warung, pelipis kiri persis diatas alis mata kiri, luka robek, pada saat ada kesempatan budiman dapat merebut pedang samurai yang diletakkan pelaku dimeja.
Pelaku yang melihat senjatanya dpt direbut korban, kemudian lari keluar dan mengambil balok kayu yang ada dan melemparinya ke arah korban lalu melarikan diri dengan menumpang sepeda motor yg kemudian diketahui dikemudikan Hamzah, salah seorang sekuriti UIN Aladdin.
Kemudian Budiman langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gowa di Sungguminasa, dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan  No.STPL/907/X/2012/Sulsel/Polres Gowa,tanggal 07 Oktober 2012.Hari itu juga korban telah diambil keterangan oleh penyidik Polres Gowa.Barang bukti berupa Pedang Samurai sudah diserahkan ke Polres Gowa.
Polres Gowa melimpahkannya ke Polsek Somba Opu.Polsek Somba Opu akan segera menindak lanjuti,kata Wakapolres Gowa,Kom.Pol.Ismail H (16/10) saat ditemui di Ruang kerjanya.Di raung kerjanya,Kom.Pol.Ismail H selaku Wakapolres Gowa sudah mengecek dan memperhatikan barang bukti berupa Pedang Samurai dimaksud.  
Barang Bukti berupa Pedang Samurai itu pun sudah di sampaikan ke Polsek Somba Opu.Kapolsek Somba Opu,AKP Basullu telah menrima Pedang Samurai itu sebagai barang bukti untuk ditindak lanjuti. Dan tanggal 18/10 (Kamis) penyidik Polsek Somba Opu sudah melakukan pemeriksaan terhadap Saksi Korban dan saksi kejadian, barang bukti berupa Pedang Samurai dan Balok-balok serta visum korban sudah diatangan Polisi.Tanggal 20/10 (sabtu) penyidik Polsek Somba Opu sudah turun memeriksa ke TKP,yaitu di dalam warung milik Korban.Kami berharap agar diproses secara hukum hingga memperoleh putusan keadilan di Pengadilan,ujar  korban.
Namun hingga saat ini, pihak Polisi belum melakukan penangkapan terhadap pelaku.  Korban sangat berharap agar Polisi bertindak, karena sampai saat ini, akibat kejadian tersebut, korban merasa keselamatannya masih terancam. Korban heran kenapa polisi tidak bias menangkap pelaku, padahal membawa senjata tajam saja jelas-jelas sudah melanggar UU darurat dan jelas ada sanksi hukumnya.
Diharapkannya agar pihak kepolisian dapat menjalankan tupoksinya, melayani dan memberikan jaminan keamanan bagi seluruh masyarakat, agar kejadian serupa tidak terjadi kepada warga lainnya dan citra polisi tidak semakin buruk dimata masyarakat.(tim)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah