Headlines News :
Home » , » Proyek PPIP Diduga Bermasalah

Proyek PPIP Diduga Bermasalah

Written By Metropost on Senin, 15 Oktober 2012 | 20.07

MOROWALI,MP - Pemerintah pusat berupaya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat pedesaan, lewat program PPIP (proyek pembangunan infrastruktur pedesaan)yang mana dana perbelajaannya lewat APBN (Anggaran perbelanjaan Negara) sebesar RP 250 juta per desa tersebar di seluruh kabupaten - propensi yang ada di NKRI. Yang mana penanggung jawab serta pengawasan Program tersebut di serahkan pada Dinas PU bidang Cipta karya ,sementara untuk pengelolahan Dana sebesar RP 250 juta tersebut di salurkan secara bertahab langsung kepada OMS (Organisasi Masyarakat Desa )yang telah di bentuk oleh masyarakat lewat persetujuan Kepala Desa. Kabupaten Morowali salah satu penerima bantuan program PPIP itu,dari hasil pantauan yang di lakukan tim wartawan di beberapa Desa yang mendapat Dana dari program PPIP sebesar RP 250 juta di antaranya Desa ganda – ganda . Lewat OMS yang telah di pilih masyarakat dan di sah kan oleh kepala desa ganda ganda ,OMS yang di ketuai oleh Ramli menerima dana sebesar 250 juta untuk pembangunan infrastuktur desa.namun dari pantauan Metro post terdapat kejanggalan dan di duga sudah melakukan penyimpangan dalam proses pelaksanaan program PPIP tersebut . Adapun jenis pekerjaan yang di lakukan oleh OMS tersebut yakni pembangunan jembatan tol untuk daerah pemukiman di pinggir laut,dalam proses pembangunan jembatan tersebut pihak OMS pengelolah /pelaksana di duga telah melakukan beberapa pelanggaran dan melakukan pengurangan volume serta tidak ada sikab transparasi dalam pekerjaan tersebut. Dari berbagai narasumber yang sempat di dapatkan dan di konfirmasi mengatakan ,bahya OMS tersebut telah melakukan pengurangan volume dan tidak sesuai dengan RAP,diantaranya lebar jembatan yang mestinya 4 meter namun di lapangan hanya 2 meter lebih bahkan ada yang 1 meter lebih dan tidak memiliki tiang tengah serta pekerjaan tersebut belum selesai. Saat hal ini di konfirmasi kepada kepala desa terkait dengan pembangunan jembatan tol dan proses penggunaan Dana PPIP tersebut mengatakan, bahwa anggarannya sampai sekarang belum semuanya cair, sampai dengan saat ini baru hanya 130 juta yang masuk kerekening OMS dan kami juga Anggaran ini menggunakan APBN tahun 2011 kok sampai saat ini dananya tak kunjung cair keseluruhannya ungkapnya. Pihak OMS juga sudah berjanji akan tetap menyelesaikan program tersebut, tinggal hanya menunggu cairnya sisa anggaran tersebut.tambahnya. Di duga kuat mekanisme pencairan anggaran PPIP tahun 2011 di duga sangat bermasalah,pasalnya banyak aitem – aitem pekerjaan yang di kelolah OMS belum rampung di karenakan anggaran tersebut belum cair ,sementar a ini sudah tahun 2012. Saat hal ini berulang kali hendak di konfirmasi ke DInas PU Sub Bidang Cipta karya sebagai pengawas dan penanggung jawab terkait dengan program PPIP yang mana sampai dengan saat ini belum rampung dan mekanisme pencairannya serta di duga bermasalah, tidak berhasil di temui di ruang kerjanya(sedang berada di luar kota). (A.baso.Hery.s)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah