Headlines News :
Home » , » Jokowi : Perlu Waktu Untuk Memperbaiki Rusun Marunda

Jokowi : Perlu Waktu Untuk Memperbaiki Rusun Marunda

Written By Metro Post News on Rabu, 06 Februari 2013 | 01.38

JAKARTA, MP - Upaya Pemprov DKI Jakarta untuk merelokasi korban banjir Muarabaru, Penjaringan ke rumah susun sewa (Rusunawa) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, rupanya membuat warga antusias. Pasalnya, para peminat di rusun itu sudah 1.000 KK lebih yang mendaftar. Namun, sejumlah blok di rusun itu kondisinya masih rusak dan butuh perbaikan. Meski begitu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang sempat berkunjung ke rusun Marunda, Sabtu (2/2), berjanji akan memperbaiki rusun tersebut. Untuk itu, calon penghuni rusun harus memahami kondisi rusun tersebut.

Kedatangan Joko Widodo alias Jokowi, langsung disambut antusias ratusan warga penghuni rusun Marunda. Mereka yang sudah menunggu orang nomor satu di DKI Jakarta itu sejak pagi tadi, langsung mengerubungi Jokowi saat berkunjung ke rusun itu. Bahkan, warga rela berdesak-desakan untuk bersalaman dengan Jokowi.

Meski dibuat kewalahan, Jokowi sambil berjalan menuju Cluster B rusun Marunda bersalaman dengan warga. Warga yang menyaksikan gubernur kesayangannya itu dari dekat juga mengabadikan kedatangan Jokowi dengan kamera ponselnya. Pada kesempatan itu, Jokowi juga membawa 3 unit truk yang masing-masing berisi 2 ton beras, 160 lembar selimut, 8 dus buku, 250 stel seragam sekolah, dan 200 tas untuk korban banjir di Jakarta Utara.

"Antusias warga untuk pindah ke rusun Marunda sangat besar sekali, tetapi kita harus ngerti juga bahwa rusun Marunda ini sudah 7 tahun. Rusunnya ini sudah rusak semuanya, sehingga kita perlu waktu untuk memperbaikinya. Tapi, masyarakat memaksa untuk tetap masuk, ya nggak apa-apa. Kalau nggak gitu kan, nanti kita dipikir terlantarin," ujar Jokowi, saat meninjau Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (2/2).

Meski begitu, sambung Jokowi, pihaknya akan tetap mendata warga yang mendaftar di rusun tersebut. Kemudian, warga yang masuk rusun itu akan melihat keadaannya, dan nantinya unit ini akan dibagi oleh Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Pokoknya kalau mau masuk nanti tanda tangan, dan diberi kunci. Tapi, baru 5 blok yang sudah dilihat, nanti 3 blok lagi punya Kemenpera dan PU. Itu semua perlu waktu. Ya, kalau yang sudah diperbaiki nggak ada keluhan, tapi blok yang lama perlu diperbaiki, perlu air, listrik, dan ini cepet-cepetan perbaikinya," katanya.

Mengenai adanya praktik percaloan dan jual beli rusun, menurut Jokowi, masalah tersebut nantinya akan diselesaikan. Sebab, Kepala UPT Rusun Wilayah I Jakarta Utara, Kusnindar telah dicopot. "Nanti kita uruslah masalah itu (calo), kan sudah kita copot (kusnindar)," janjinya.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Novizal mengatakan hingga saat ini terdapat 500 KK atau 3.000 jiwa yang telah terdaftar  yang mendaftar untuk menempati rusun. Namun, tidak lebih dari 300 KK yang menempati hunian rusun, sedangkan sisanya masih menunggu perbaikan unit rusun. "Sudah ada 1.000 KK lebih yang mendaftar, makanya ada penambahan lagi 300 unit di blok 9, 10 dan 11. Kami tawarkan kalau mau masuk, tapi fasilitas air dan listrik belum ada, tapi dalam waktu dekat ini akan selesai. Sekarang masih dikerjakan secara bertahap supaya masyarakat juga paham karena sedang kita proses," imbuh Novizal

Dikatakan Novizal, selama ini pihaknya hanya mencatat dan memberikan kunci kepada warga. Namun, sacara bertahap pihaknya tetap memanggil mereka untuk mendata dan difoto. Kemudian, data tersebut diberikan kelurahan, dan akan disortir agar bisa diketahui warga disekitar waduk pluit atau bukan. "Kalau mereka bukan warga sekitar waduk, tapi mereka sudah mendaftar sebagai korban banjir, ya mohon maaf kami akan usir. Karena dari awal sudah dibilang, kalau datanya tidak benar itu mohon dengan sukarela meninggalkan tempat," ungkapnya.

Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah