Headlines News :
Home » , » Sudin PU Jakut Keruk Tumpukan Lumpur dan Sampah Kali Lagoa

Sudin PU Jakut Keruk Tumpukan Lumpur dan Sampah Kali Lagoa

Written By Jainal Fatmi on Rabu, 13 Februari 2013 | 15.39

JAKARTA, MP - Untuk meminimalisir genangan sekaligus memaksimalkan fungsi saluran air, Sudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Utara, mengeruk saluran air yang selama ini dipenuhi sampah dan lumpur di Jl Duku dan Jl Menteng RW 17, Lagoa, Jakarta Utara. Panjang kedua saluran yang dikeruk masing-masing 1.300 meter. Dengan dikeruknya kedua saluran itu, air yang biasanya meluap hingga hingga 30 sentimeter ke pemukiman warga diharapkan tidak terjadi lagi.

Kasie Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sumber Daya Air Sudin PU Tata Air Jakarta Utara, Kuryatna Atmadja mengatakan, lumpur di saluran Jl Duku dan Jl Menteng, Lagoa, jika tidak dikeruk akan mudah meluap dan berimbas terjadi genangan di Jl Kramat Jaya sepanjang 500 meter, dan juga Jl Duku dan Jl Menteng. "Kedalaman saluran air ini sekitar 120 sentimeter, tapi dipenuhi lumpur dan sampah. Makanya, kami keruk biar kawasan Lagoa tidak tergenang saat hujan deras," ujar Kuryatna, Rabu (13/2).

Menurutnya, pengerjaan ini sudah dilakukan sejak 5 hari yang lalu, dan rencananya selesai dalam waktu sebulan dengan mengerahkan masing-masing 10 petugas dan 1 unit pompa portabel di kedua lokasi itu. "Saluran kami keruk dan lumpurnya diangkut menggunakan karung. Lalu, air kami sedot dan dikuras melalui pompa itu. Karung tersebut harus didiamkan dulu di sini selama tiga hari supaya airnya turun, dan baru dibuang ke lahan kosong di Sukapura, Cilincing. Sekarang sudah 750 karung lumpur yang terkumpul. Kira-kira dalam sebulan bisa mencapai 2.500 sampai 5.000 karung," katanya.

Dikatakannya, kedua saluran air ini menghubungkan saluran air di Jl Kramat Jaya dan saluran penghubung (PHB) Lagoa, serta Kali Gendong Lagoa dan baru dialirkan ke laut. Bila kedua saluran air itu sudah dikeruk, otomatis aliran air menjadi maksimal dan daya tampung air menjadi banyak, sehingga aliran air ke laut menjadi lancar. Pihaknya juga menyiapkan 2 unit pompa di Pinang dan Lagoa untuk menyedot genangan air paska terjadinya hujan. "Di lokasi ini kalau hujan deras akan tergenang 20-30 sentimeter, tapi tak lama kemudian langsung surut karena disedot oleh dua pompa itu," imbuhnya.

Nuraini warga RW 17, Lagoa, menyambut baik pengerukan saluran air ini di wilayahnya. Sebab, bila tidak dikeruk dan turun hujan lebat akan tejadi genangan. "Di sini kalau hujan deras pasti tergenang, kami jadi repot juga kalau mau beraktivitas. Diharapkan dengan adanya pengerukan ini bisa meminimalisir genangan di sini," harapnya.(rd)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah