Headlines News :
Home » , , » Demo Ricuh, Tolak Pencopotan Kapolres Banggai

Demo Ricuh, Tolak Pencopotan Kapolres Banggai

Written By Metropost on Jumat, 08 Maret 2013 | 01.24


SULTENG, MP - Demo ricuh di depan kantor mapolres kabupaten banggai, sulawesi tengah (senin, 11/02/13) ratusan massa yang pro terhadap kapolres banggai, AKPB.Jossy Kusumo, melakukan penyegelan dengan menggunakan spanduk  sepanjang 100 meter di halaman kantor mapolres, selain itu massa juga menghadang bupati banggai, Drs.H.M Sofhian Mile, guna untuk meminta dukungan massa terkait tidak di copotnya kapolres banggai.

Ratusan massa melakukan aksi unjuk rasa di halaman mapolres banggai, sulawesi tengah, sempat di warnai kericuhan, kericuhan terjadi saat bupati banggai melintas di depan kantor mapolres banggai bersama rombongan pemerintah daerah.

Massa menghadang mobil bupati banggai bersama rombongan pemda, massa hanya meminta waktu lima menit agar bupati turun dari mobilnya untuk mendengarkan asprisasi para pengunjuk rasa, massa pun membakar ban bekas di tengah jalan di depan kantor mapolres banggai sehingga mengakibatkan kendaraan macet dan tidak bisa melintas.

Bupati Banggai, Drs.H.M Sofhian Mile, menyatakan penghadangan yang di lakukan oleh massa, tidak keberatan dan persoalan ini sudah di sampaikan oleh Kapolri di jakarta.

Berdasarkan sejumlah keterangan yang di himpun metropost, sebelumnya pada tanggal 2 februari sabtu malam terjadi kerusuhan antara warga dan polisi salah satu dusun di kecamatan kintom, kabupaten banggai, kerusuhan itu mengakibatkan dua anggota polisi terluka akibat serangan warga satu polisi di antaranya sedang kritis dan di rujuk di makassar, serta dua warga terluka satu di antaranya terkena tembak dan sedang di rawat di rumah sakit umum daerah luwukwarga yang kontra terhadap akbp.jossy kusumo meminta agar segera di copot dari jabatannya terkait insiden yg terjadi pada tanggal 2 februari lalu.

Korban penembakan seorang ibu rumah tangga yang mempunyai enam orang anak bernama
, andi irma umur 35 tahun warga kelurahan bakung kecamatan batui yang berbatasan dengan kecamatan kintom, korban mengaku saat itu pada tanggal 2 februari sabtu malam sekitar pukul  20:00 wita, sempat mendengar suara letusan namun korban belum mengetahui sasaran peluru terkena di bagian punggung sebelah kiri, saat ini korban sedang di rawat  di rumah sakit umum daerah luwuk  banggai, korban hanya berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku penembakan yang menimpa dirinya.(A.Baso)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah