Headlines News :
Home » , , » Pesta Miras di Tempat Hiburan Malam, Oknum Polisi Aniaya Wartawan

Pesta Miras di Tempat Hiburan Malam, Oknum Polisi Aniaya Wartawan

Written By Metropost on Jumat, 08 Maret 2013 | 01.23


MOROWALI - Oknum polisi  Bripka Ariffudin yang bertugas di polres morowali memukul wartawan tvone andi baso hery saat mengambil gambar di tempat hiburan malam di kolonodale, kecamatan petasia, kabupaten morowali, sulawesi tengah, senin malam sekitar pukul 11:30,4 februari 2013, oknum tersebut marah ketika wartawan mengambil gambar di duga sedang mabuk di tempat hiburan malam di cafe ratu muda.

Peristiwa ini terjadi saat wartawan hendak investigasi terkait maraknya di sejumlah tempat hiburan malam yang di duga di jadikan tempat porstitusi.

Ketika itu oknum polisi bernama  ariffudin berpangkat bripka sedang menikmati minuman beralkohol yang di temani oleh wanita penghibur, di duga sedang mabuk minuman keras sehingga terdengar suara botol minuman terjatuh dari meja tempat ia duduk.korban sempat menegur “ siapa yang jatuhkan botol”? Ternyata arif menjawab dengan nada yang sangat kasar,.bahkan menurut sejumlah pengunjung sempat melihat arif memegang sebuah botol minuman,di duga botol tersebut akan di pakai untuk memukul korban.

Korban langsung mengeluarkan kamera dan mengambil gambar,namun oknum polisi tersebut langsung menyerang dan memukul di bagian mata sebelah kiri.akibatnya korban mengalami luka serius di bagian bawah mata sebelah kiri.

Kapolsek petasia, Iptu I.Nyoman Raka Arya, serta Bribka Kusmori tiba-tiba datang dan langsung melerai untuk menghindari serangan pukulan dari oknum tersebut yang di duga telah mabuk akibat minuman keras.
Kapolda sulawesi tengah, Brigjen.Dewa Parsana, saat di hubungi via telepon oleh korban malam itu,menyatakan permintaan maaf karena oknum tersebut lagi mabuk dan akan di proses secara hukum.

Setelah oknum tersebut di bawa ke mapolsek petasia untuk di periksa oknum tersebut bahkan sempat mengancam korban dengan mengatakan “hari ini kamu menang,tapi tunggu suatu saat nanti,hati-hati kamu”,ancaman ini di saksikan oleh Kapolsek Petasia,Iptu I.Nyoman Raka Arya serta Bribka.Kusmori di dalam ruangan polsek petasia.

Malam itu juga korban pemukulan  langsung ke rumah sakit umum daerah kolonodale untuk di lakukan visum.
Konon kabarnya brikpa ariffudin yang juga sebagai mantan ajudan bupati morowali drs.anwar hafid periode 2007-2012,di duga memiliki banyak  pelanggaran disiplin seperti jarang masuk kantor dan lebih banyak di luar kantor.kapolda sulawesi tengah,brigjend.pol.dewa parsana,menambahkan via sms,saat ini sedang dalam penertiban para oknum polisi yang suka mabuk-mabukan di cafe dan akan di proses lanjut.”Tegasnya”..

Atas tindakan oknum yang arogan seperti ini,diharapkan bapak kapolri segera menindak tegas agar kejadian ini tidak lagi terulang
.(A.B)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah