Headlines News :
Home » , » Alasan Mengapa Ada Menteri yang Nyaleg

Alasan Mengapa Ada Menteri yang Nyaleg

Written By Metropost on Sabtu, 13 April 2013 | 22.51

JAKARTA, MP - “Pasca Pemilu 2014 mendatang, dipastikan ada presiden baru dan kabinet baru. Ada kemungkinan orang-orang yang menjabat menteri sekarang, tidak jadi menteri lagi karena presiden yang baru tidak akan akan memilih menteri-menteri yang lama.

Ini yang menjadi alasan utama mengapa banyak menteri ikut nyaleg,” kata Direktur Center for Election and political Party Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), Reni Suwarso, Kamis (11/4).

Terlebih, tambah dia, para menteri saat ini sudah menyadari betul menjadi anggota DPR itu merupakan sumber uang. Sikap aji mumpung dan oportunis juga mempengaruhi keputusan menteri untuk ikut serta dalam pemilihan legislatif (pileg).

“Di DPR sebenarnya tidak ada uang cash beredar. Yang beredar hanya informasi dan keputusan politik. Ini yang nantinya ditukar dengan uang. Sebaliknya, posisi menteri hanya pelaksana, keputusan tetap ada di parlemen. Para menteri aktif saat ini sangat sadar kondisi itu,” sindir Reni.

Menurutnya, hal yang paling utama dipikirkan adalah seseorang yang ikut menjadi caleg sesungguhnya sudah tidak boleh merangkap jabatan. Etikanya, kalau saat ini masih menjadi menteri aktif harus dilepaskan jabatannya dahulu, baru ikut nyaleg. “Saya pikir yang merangkap jabatan, harus menyelesaikan dahulu jabatan yang pertama.

Masalahnya teman-teman politisi sudah melihat parlemen atau DPR itu gudangnya duit,” tegas Reni. Saat ini, lanjut dia, banyak masyarakat yang justru menyesalkan sikap para menteri tersebut, yang belum apa-apa sudah nyaleg. Seharusnya, kalau mau mengajukan diri menjadi caleg harus mempunyai program, kebijakan dan cita-cita pembangunan yang riil.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah