Headlines News :
Home » , » Sering Lakukan Pemadaman, PLN Selayar Di Demo Warga

Sering Lakukan Pemadaman, PLN Selayar Di Demo Warga

Written By Jainal Fatmi on Rabu, 10 April 2013 | 20.23

Kab.Selayar, MP - Manejer PT. PLN (Persero) ranting Selayar Muh. Yusran dengan mottonya “Hemat listrik adalah tanggung jawab bersama, dengan hemat listrik pasokan listrik kita stabil” dan “Awali Tunggakan Listrik dari nol” hanyalah isapan jempol belaka. Pasalnya, kebutuhan masyarakat akan aliran listerik di daerah selayar, NTT tidak memuaskan. Pembayaran uang muka pemasangan baru melalui rekanan kerja PLN hingga puluhan tahun belum terealisir.

Buruknya system pelayanan yang diterapkan manajement PLN ranting Selayar memicu kemarahan warga sehingga puluhan orang melakukan aksi demo terhadap PLN ranting Selayar, beberapa waktu lalu. Menurut keterangan yang dihimpun wartawan, mereka resah dengan seringnya terjadi pemadaman arus listrik secara tiba-tiba kendati cuaca sangat baik.

Hal ini sangat merugikan bagi pelanggan yang dalam usahanya menggunakan arus listrik dari jasa PLN. Keluhan lainnya juga dirasakan masyarakat termasuk perkantoran yang menjalankan tugasnya secara elektronik, sehingga pelayanan terhadap masyarakat harus tertunda. Salah seorang nara sumber, pengusaha yang bergerak di bidang cetak foto, foto copy dan scan meminta agar penggunaan solar untuk PLTD dipertanyakan, karena seringnya terjadi pemadaman listrik ber-jam lamanya, termasuk pada saat malam pemilihan Gubernur.

 Sementara itu, Abdul Hafid yang bertugas sebagai nahkoda kapal Fathul Makka yang mengangkut solar untuk bahan bakar PLN mengatakan bahwa dirinya tidak pernah terlambat dalam soal suplay bahan bakar PLTD PLN rayon dari Bulukomba ke Selayar. “Setiap satu kali pengankutan, sebanyak 75 ton. Dalam setiap pengankutan termasuk kapal elfaiha yang juga mengangkut 25 ton. Dalam satu bulan, kami melakukan 5 kali pengangkutan,” katanya.

Dikatakannya, kadang masih dalam 3 minggu berjalan jatah PLN Selayar sudah cukup 500 ton terangkut semua, karena tidak ingin terlambat walaupun cuaca tidak bersahabat. “Kadang kami sandar disebelah utara selayar apabila kencang ombat atau pada saat musim barat. Seringnya terjadi lampu padam di PLN Selayar, bukan karena keterlambatan bahan bakar.” ungkap Abdul Hapid.

Pengakuan Hafid dibenarkan oleh ABK-nya, bahwa PLN Selayar di demo masyarak karena seringnya terjadi pemadaman listrik yang tuntutan antara lain, PLN harus bertanggun jawab dan mengganti barang elektronik yag rusak akibat tegangan yang tidak stabil dan sering padam secara tiba-tiba. Dengan seringnya terjadi pemadaman, diduga PLTD PLN Selayar menggelapkan solar sekitar 50 ton perbulan masuk kantong pribadi.

Pada kesempatan tersebut, H. Najib selaku manejer PLTD PLN kepulauan Selayar berada di makasar, mengikuti pendidikan. Saat dikonfirmasi lewat phonesel, dirinya membenarkan bahwa PLN Selayar pernah didemo masyarakat karena seringnya pemadaman. “Tapi ini semua perlu ditinjau kembali sesuai letak geografis, jaringan PLN di sekitarnya banyak pepohon.” Katanya.

Lebih lanjut Najib mengatakan bahwa mesin PLTD PLN Selayar masih mampu melayani pelanggan, karena memiliki 5 buah mesin produk Jerman merk dats 8 TM dan jatah bahan bakar PLTD PLN mencapai 500 ton setiap bulannya. Dalam pemakaian 24 jam mencapai rata-rata 15 ton kadang 15,5 ton. Untuk siang hari PLN mengoperasikan 4 mesin, sedangkan untuk malam hari mengunakan 5 mesin.

Saat dimintai tanggapanya mengenai manejer PLN ranting Selayar Muh.yusran sampai didemo masyarakat kepulauan Selayar, Najib mengatakan bahwa dirinya akan mengkordinasikan dengan Yusran setelah pulang dari Makasar. (MJ/PM)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah