Headlines News :
Home » , » I58 imigran iran berhasil di sergap angkatan laut kendari

I58 imigran iran berhasil di sergap angkatan laut kendari

Written By Metropost on Jumat, 24 Mei 2013 | 20.15

SULTRA, MP - Negara republic Indonesia adalah Negara maritime yang terdiri dari berbagai macam pulau, itu berarti Negara Indonesia adalah Negara yang mempunyai luas laut yang luar biasa.Negara republic Indonesia yang terletak pada kondisi geografis  ,6 derajat LU-11 derajat  LS dan  95 derajat BT-141 derajat BT. Antara lautan pasifik dan lautan hindia. 

Itu membuktikan bahwa Negara republic Indonesia mempunyai kondisi geografis yang sangat luas.negara republic Indonesia dipimpin oleh seorang presiden dan didalamnya terdapat perangkat-perangkat yang berfungsi mengatur seluruh tatanan dalam Negara, selain berfungsi mengatur tatanan dalam Negara pemimpin dan perangkat-perangkat itu juga menjalin kerja sama dengan Negara-negara tetangga baik dalam segi ekonomi, politik,hukum dan jasa.


Akan tetapi kerja sama tersebut bukan berarti  warga  negara lain semena-mena masuk kenegara Indonesia karena sesungguhnya  ada  aturan-aturan tertentu yang mengikat  masuknya warga Negara untuk memasuki Negara tertentu.akan tetapi aturan-aturan itu tidak berlaku lagi di Indonesia terbukti setelah ditemukannya imigran didaerah-daerah tertentu diwilayah Negara Indonesia.

Di Sulawesi tenggara senin 20 mei,  FREDRYK SIGAR,  Unit Intel Lanal  kendari  menerima informasi  dari masyarakat bahwa ada kapal yang mengangkut imigran dan melintas dikawasan perairan kendari , satuan intel angkatan laut kendari yang dipimpin oleh  Fredryk lansung bergerak secepatnya untuk menindak lanjuti informasi yang diterimanya.

Setelah melakukan patroli  dikawasan perairan kendari  tepat pada pukul 07.30 wib  satuan angkatan laut yang dipimpin fredryk menemukan kapal  KLM Simpony indah yang memuat imigran yang berlabuh ditepi laut karena mengalami kerusakan di bagian mesin pendorong kapal, dan mengakibatkan kapal dan para imigran tidak dapat lagi meneruskan perjalanannya, dan para imigran berenang kedaratan tepatnya dilabuan beropa kecamatan laonti kabupaten konawe selatan  dan para imigran lansung memasuki pemukiman warga, ada yang masuk kerumah warga dan ada pula yang bernaung dibalai-balai pertemuan.dan pada pada saat itu juga sat intel angkatan laut kendari fredryk  lansung melapor keatasan  Dan Lanal,   Kendari, Kolonel Yoos  Suryono Hadi.

Dalam komplotan imigran tersebut setelah  fredryk   DAN UNIT Intel LANAL  dan kawan-kawan menelusuri asal muasal para imigran, para imigran tersebut terdiri dari berbagai  warga Negara yakni  warga Negara Iran, oman, arab Saudi,spanyol, Italia,Myanmar, dan Denmark  jumlah keseluruhan imigran 210 orang.Tediri dari warga Negara iran 158 orang. 

Dalam usahanya menegosiasi sat intel angkatan laut kendari  fredry  dengan pihak imigran untuk bagaimana kemudian bisa dievakuasi ke kota kendari guna untuk menjaga keselamatan para imigran dan menghindari keresahan masyarakat ditempat karena merasa terusik dengan hadirnya warga Negara yang bukan warga Negara Indonesia tersebut.

Disela-sela negosiasi  sat intel angkatan laut dan kawan-kawan  kepada para imigran tiba-tiba sat angkatan laut kendari  fredry menerima telepon dari seseorang berinisial (H) meminta agar kapal dan para imigran yang ditahan segera dilepas dan dibawa keluar kendari dan akan dijemput dengan  kapal lain untuk  memuat para imigran keluar dari kendari dengan menjanjikan imbalan 20 jt rupiah perkepala  dari sekian imigran dan fredry lansung menyepakati persetujuan tersebut, namun dalam benak fredry persetujuan  yang dia sepakati hanyalah sebuah formalitas saja dengan tujuan agar sat angkatan laut kendari dapat mendeteksi sindikat mafia imigran tersebut.tuturnya.

Selasa pukul 05.00 wib sat intel angkatan laut kendari yang berpatroli disekitar perairan Labuan beropa kecamatan laonti lansung menangkap kapal  KM.Mola Indah yang datang menjemput para imigran dan ternyata kapal tersebut adalah suruhan agen berinisial (A).Berselang beberapa jam kemudian kapal Pol Airud Sulawesi tenggara datang untuk mengevakuasi para imigran dan pada saat imigran melihat kapal Pol airut yang datang sebagian dari para imigran melarikan diri kehutan dan gunung-gunung dilabuan beropa kecamatan laonti kabupaten konawe selatan.Alhasil yang dapat di evakuasi oleh Pol Airut Sulawesi tenggara  hanya berjumlah 158 orang terdiri dari warga Negara Iran.

Harapan DAN UNIT Intel LANAL kendari , kami dari pihak angkatan laut berharap dan menaruh harapan besar kerja samanya dengan pihak terkait untuk mengungkap sindikat mafia yang terlibat mendatangkan imigran ke Sulawesi tenggara  secara khusus di Sulawesi tenggara dan keterkaitan sampai menembus tingkat internasional. Ilham MP
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah