Headlines News :
Home » , , » 11 Perusahaan Tambang Di Morowali Terancam Ditutup

11 Perusahaan Tambang Di Morowali Terancam Ditutup

Written By Jainal Fatmi on Selasa, 23 Juli 2013 | 01.50

MOROWALI, MP -Berdasarkan investigasi dan verifikasi di lapangan yang dilakukan oleh tim pemerintah daerah kabupaten morowali pada 7-9 februari 2013 ditemukan fakta fakta tentang kegiatan penambangan yang tidak sesuai dengan peraturan pertambangan.

Sharir ishak yang saat itu menjabat sebagai sekretaris daerah kabupaten morowali yang dalam
kapasitasnya sebagai ketua tim investigasi dan verifikasi menjelaskan ada tujuh aspek penambangan yang dilanggar oleh
ke 11 perusahaan itu, diantaranya adalah metode penambangan yang tidak
teratur,dimana seharusnya menggunakan back filling
yaitu mineral yang tergali pada back froun depan digunakan untuk menutup front selanjutnya.selain itu fit bekas penambangan tidak segera ditutup, jalan houling berdebu yang seharusnya dilakukan penyiraman secara rutin namun  enyiraman itu tidak dilakukan,jelas’ sharir ishak.

Menurutnya pelanggaran lainnya yaitu perusahaan belum melengkapi administrasi seperti tidak ada jaminan kesungguhan, landrant, rkab, laporan bulanan, fs, rencanana reklamasi, rencana pasca tambang, laporan produksi dan izin jasa pertambangan pihak ketiga. “jadi berdasarkan kondisi itu maka ke 11 perusahaan itu ditegaskan untuk menghentikan sementara waktu aktivitas  penambangan, pengangkutan dan eksport ore” tegas sharir ishak.

Namun hal itu meski mendapat teguran pemberhentian dari pihak pemerintah daerah sama sekali tidak menjadi penghalang oleh salah satu perusahaan “nakal” PT.Tri Daya Jaya dan CV.Reski Utama sebut saja ke dua perusahaan itu “satu bendera” yang baru-baru ini telan korban seorang warga tewas akibat tertimbun tanah longsor di kolonedale kecamatan petasia morowali,akibat cara penambangan yang “amburadul”...

Bupati morowali. Anwar Hafid telah menandatangani surat peringatan pertama bernomor 540/103/desdm-pu/v1/2013 yang ditujukan kepada 11 perusahaan “nakal” itu. “tak main main pemerintah akan melakukan penutupan lokasi tambang yang melakukan penambangan tidak sesuai dengan aturan” tegas anwar hafid kepada sejumlah wartawan media di morowali.

Selain dari laporan masyarakat dan pemberitaan di media massa,terkait pelanggaran yang di lakukan oleh 11 perusahaan maka dari itu pemerintah daerah kabupaten morowali akan terus menindak tegas oleh perusahaan tambang yang “ nakal “ tak terkecuali..

Sejumlah narasumber menilai,langkah yang diambil oleh pemerintah daerah sebagai upaya untuk
memperbaiki teknik pertambangan oleh sejumlah perusahaan tambang.
namun demikian, pemerintah juga harus memperhatikan beberapa aspek yang berdampak negatif pada masyarakat di lingkar tambang khususnya di kabupaten morowali.(andi baso hery)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah