Headlines News :
Home » , , » PSASI Minta Pemko Jakut Kelola Danau Sunter

PSASI Minta Pemko Jakut Kelola Danau Sunter

Written By Jainal Fatmi on Jumat, 12 Juli 2013 | 01.35

JAKARTA, MP - Danau Sunter yang kerap digunakan para atlet ski air berlatih akan dipercantik. Pasalnya, Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia (PSASI) DKI Jakarta menginginkan kondisi danau sunter yang berada di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut) dikelola dengan baik.

Keinginan ini diungkapkan pengurus PSASI DKI Jakarta saat bertemu dengan Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono di Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (10/7).

Pada kesempatan itu, Ketua Umum PSASI DKI Jakarta, Jamhuron mengajukan kerjasama dengan jajaran Pemerintah Kota Jakarta Utara mengenai pemanfaatan daerah konservasi di Danau Sunter.

"Kami akan menjadikan Danau sunter sebagai daerah konservasi sehingga kebersihan dan keindahan sangat diutamakan," ucap pria yang baru ditunjuk sebagai Ketua Umum PSASI periode 2013-2017 itu kepada Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono.

Pada dasarnya, kata Jamhuron, setiap bentuk kawasan konservasi mempunyai tujuan pengelolaan dan pelestarian tertentu, sehingga dalam hal penetapan kawasan diperlukan persyaratan-persyaratan tertentu. Persyaratan itu diantaranya seperti harus bersih dari pedagang kaki lima, pemancingan liar dan cafe disekitar danau yang membuat air di danau buruk.

Tentunya, sambung Jamhuron, ini menjadi perhatian serius pemerintah kota. Rencananya, kedepan PSASI, akan menertibkan tempat-tempat yang dapat merusak pencemaran air di danau bersama pihak pemkot. Di sisi lain, kerja sama tersebut dalam memberikan pelayanan pengelolaan lingkungan hidup adalah sangat penting.

"Konservasi ini harus benar-benar dikerjakan, kami bersedia bekerjasama dengan Pemkot untuk menutup tempat itu," tutur Jamhuron.

Sementara Bambang Sugiyono mengungkapkan, konservasi danau ini harus benar-benar terbebas dari semua kegiatan yang merusak lingkungan kecuali ski air.

"Melihat perkembangannya cukup memprihatinkan karena pedagang kaki lima, cafe dan pemancingan semakin banyak yang akhirnya membuat tata kota menjadi semrawut," kata Bambang.

Karenanya, Walikota memerihtahkan kepada PSASI berupaya untuk membuat terobosan baru dan semua pihak bekerjasama menertibkan dan merapikan kondisi Danau Sunter saat ini.

"Pedagang kaki lima jangan dibiarkan buka 24 jam, pemancingan dikurangi, cafe tempat mesum dibongkar karena meresahkan masyarakat. Jika sudah dibenahi, baru dijadikan konservasi. Mari berupaya menjadikan Danau Sunter sebagai kawasan bertaraf internasional," tegas Bambang.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah