Headlines News :
Home » , , » PT.Pelindo Tetap Pertahankan Makam Mbah Priok Buat Para Peziarah

PT.Pelindo Tetap Pertahankan Makam Mbah Priok Buat Para Peziarah

Written By Metropost on Rabu, 10 Juli 2013 | 00.03

JAKARTA, MP - Setelah sekian lama dinanti akhirnya pihak ahli waris Mbak Priok dan PT Pelabuhan Indonesia II atau IPC mencapai kesepakatan terkait proyek pengembangan pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut Direktur Utama IPC, RJ Lino, IPC sangat menyadari keberadaan makam Mbah Priok bagi masyarakat dan menghargai keinginan masyarakat untuk tetap dapat melakukan ziarah.
"IPC menghargai keberadaan makam Mbah Priok dan berupaya memfasilitasi peziarah yang berkunjung ke area tersebut. Namun disisi lain, Pelabuhan Tanjung Priok harus secepatnya memenuhi seluruh persyaratan ISPS Code. Maka kesepakatan dengan ahli waris makam Mbah Priok ini menjadi jembatan kedua kepentingan tersebut," tutur Lino, Jakarta, Selasa (9/7).

Dalam kesepakatan tersebut, keberadaan makam Mbah Priok akan tetap dipertahankan dengan konsep cluster yang dibatasi dengan tembok tinggi lebih kurang 3 meter. Nantinya, lokasi makam Mbah Priok akan memiliki area parkir dengan daya tampung hingga 80 bus peziarah.

Selain itu, akan dibangun pula akses khusus jalan ke area makam Mbah Priok yang terintegrasi dengan pembangunan jalan bebas hambatan akses Tanjung Priok.

Disisi lain, untuk wilayah eks-TPU Dobo yang berada di luar wilayah makam Mbah Priok akan dibangun dan digunakan oleh IPC sebagai pintu masuk pelabuhan kontainer JICT serta pembangunan ramp on dan ramp off Koja.

Sementara para ahli waris makam Mbah Priok akan memberikan jaminan terhadap kelancaran proses pembangunan dan penataan pelabuhan yang dilakukan oleh JICT. Para ahli waris juga menjamin pembangunan jalan bebas hambatan akses Tanjung Priok oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Disamping itu, kuasa hukum ahli waris Mbah Priok menjamin tidak akan ada pihak lain yang mengklaim sebagai ahli waris makam Mbah Priok.

"Kesepakatan ini merupakan langkah yang tepat karena tidak ada yang saling dirugikan. Disisi lain, pihak pelabuhan dapat melanjutkan pembangunan dan pengembangan. Sedangkan di sisi lain masyarakat masih dapat berziarah ke makam tersebut" kata Lino.

Penandatanganan kesepakatan ini disaksikan langsung oleh Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono serta Forum Koordinasi Pimpinan Kota Jakarta Utara.

Turut hadir pula, Kapolres Jakarta Utara, Kapolres Pelabuhan Tanjung Pruik, Direktur IPC, Kementrian PU, dan kuasa hukum ahli waris.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah