Headlines News :
Home » , » Pembangunan Jembatan Beai Menuai Protes Warga

Pembangunan Jembatan Beai Menuai Protes Warga

Written By Jainal Fatmi on Sabtu, 17 Agustus 2013 | 11.34

Pasangkayu- Pembagunan Jembatan Beai tepatnya dijalan trans Sulawesi Desa Singgani Kecamatan Lariang Kabpaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat menuai protes warga dari sejumlah Desa yang berada di Kecamatan Lariang dan Bulu Taba belum lama ini. Menurut keterangan warga setempat, Protes warga bermula disaat pihak rekanan mulai mengerjakan pembangunan jembatan dengan memasang tiang tengah sehingga diprediksi hasil bangunan tersebut bakal sama dengan bangunan sebelumnya. "Untuk apa dibangun jembatan baru kalau hasilnya juga sama dengan jembatan sebelumnya, kan mubassir,” sebut Mansur salah satu warga setempat. Mansur menjelaskan, salah satu yang menjadi penyebab meluapnya sungai Beai akibat diameter lubang jembatan tidak ideal dengan luas aliran sungai sehingga tidak maksimal menampung debit air saat musim penghujan. Yang ironinya tambah mansur, “ justru pembangunan jembatan yang berada diwilayah Majene dibangun dengan diameter yang lebih besar, padahal disana Cuma ada, sebuah anak sungai,” ujarnya. Secara terpisah Kepala Dusun Beai Haris Jalil membenarkan protes warga belum lama ini, Ia mengatakan, sebaiknya pembangunan jembatan Beai itu disetarakan dengan ukuran sungai tersebut sehingga tidak lagi terjadi pendangkalan pada muara jembatan yang mengakibatkan terjadinya luapan. "Bayangkan saja sejumlah desa yang ada di wilayah bantaran sungai tergenang sejak lama akibat pembunagan tidak maksimal termasuk Boskalver yang ada disungai beai, olehnya perlu pembangunan jembatan yang lebih besar lagi,” terangnya. Selain itu, tambah Haris, juga perlu pelebaran sungai serta normalisasi.(Ardi Jafar)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah