Headlines News :
Home » , , , » Untuk Lelang Jabatan Ganjar Kumpulkan Data Pejabat

Untuk Lelang Jabatan Ganjar Kumpulkan Data Pejabat

Written By Metro Post News on Selasa, 27 Agustus 2013 | 13.06

SEMARANG - Rencana lelang jabatan yang disampaikan Gubernur Ganjar Pranowo belum mendapat tanggapan serius dari sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah. Beberapa di antaranya bahkan menyatakan tidak memikirkannya. Ganjar menyebut lelang jabatan itu sebagai bagian dari reformasi birokrasi di provinsi ini. Ia berencana bekerja sama dengan tim independen dalam pelaksanaannya.
Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKAD) Jateng, Herry Supangkat, menyatakan tak tahu mengenai rencana lelang jabatan tersebut. "Wah, saya tak tahu masalah itu. Coba tanya ke Badan Kepegawaian Daerah saja," kata Herry, Senin (26/8/2013).
Ia menyebut tak memikirkan lelang jabatan itu karena berkonsentrasi menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Pernyataan serupa disampaikan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono.
Dia mengaku tak memiliki persiapan khusus. Bahkan Sri Puryono tak akan ikut lelang jabatan Sekretaris Daerah bila tidak diminta oleh gubernur..
"Tak ada persiapan khusus mengikuti lelang, yang saya lakukan saat ini adalah bekerja. Saya tidak akan mengajukan ikut lelang bila tidak ada undangan dari gubernur," terang dia.
Sri Puryono menyebut tak berambisi menjadi sekretaris daerah definitif. Dia lebih memilih mengalir dalam berkarier. "Kalau tidak diundang, ya, saya tak akan mengajukan diri. Saya tidak berambisi menjadi Sekda," imbuhnya.
Namun, Sri menyatakan kesiapan memenuhi perangkat yang dibutuhkan untuk mencari pejabat yang ideal. Menurutnya, ada tiga kriteria yang dinilai dalam mengisi jabatan, yakni latar belakang pendidikan, keterampilan atau keahlian, dan sikap.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jateng, Atyoso Mochtar, menilai rencana lelang jabatan Sekretaris Daerah harus berdasarkan jenjang kepangkatan dan dilakukan secara profesional. Ia berpendapat rencana lelang jabatan tak boleh menjadi satu masalah yang membuat banyak orang takut.
Justru proses lelang menjadi suatu kompetisi yang positif untuk memperoleh pejabat yang kompeten. "Lelang jabatan jangan diartikan seperti lelang proyek. Jadi lelang jabatan itu bagus, berarti ada seleksi melalui jenjang prestasi dan profesional," jelas Atyoso.
Kriteria yang harus dipersiapkan di antaranya jenjang kepangkatan atau golongan yang sudah layak untuk mengisi posisi tersebut secara proporsional. "Tapi saya menilai ini satu cara terbaik dari Pak Ganjar selaku gubernur untuk memberi peluang bagi PNS lain yang sudah layak mengikutinya," imbuh dia.
Terpisah, Ganjar berencana menjelaskan jadwal penyelenggaraan lelang itu pada Kamis (29/8/2013). "Mudah-mudahan dalam pembicaraan tersebut sudah bisa disepakati. Dalam 1-2 bulan sudah tercipta sistem untuk lelang jabatan itu," ujar gubernur yang dikenal sebagai pencinta musik rock ini.
Dia telah mengumpulkan data-data mengenai pejabat di lingkungan Pemprov Jateng. "Saya sudah mengumpulkan data-data mereka. Ada yang bagus, tapi ada juga beberapa pejabat yang nakal," lanjutnya.
Dalam pelaksanaan lelang jabatan Sekretaris Daerah, Ganjar mengungkapkan kemungkinan besar akan melakukan pola talent scouting.
Dengan pola ini, pihaknya akan mencari orang yang layak karena jabatan itu dinilai spesifik. Terlebih yang masuk dalam level itu dipastikan tak terlalu banyak. "Kalau saya bisa mendapatkan dari awal itu minimal 10 orang saja, objektivitasnya akan sangat bagus," tandas Ganjar.(TR)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah