Headlines News :
Home » , , » 12 Perusahaan Siap Kelola Sampah Jakarta

12 Perusahaan Siap Kelola Sampah Jakarta

Written By Metro Post News on Rabu, 04 September 2013 | 16.08

Jakarta - Untuk membantu pengelolaan sampah Jakarta, Asosiasi Jakarta Bersih (AJB) mengajak perusahaan swasta turut serta mengelola dan membuang sampah perusahaan dan masyarakat di Jakarta langsung ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Melalui konsep business to business (B to B), perusahaan yang menjadi mitra kerja swasta Dinas Kebersihan akan mendapatkan keuntungan dalam pengelolaan sampah Jakarta. Sebab, selama ini, Pemprov DKI hanya mampu mengelola 88 persen dari sampah Jakarta yang rata-rata mencapai 6.500 ton per hari.
Ketua AJB Shaomi Rahmawati mengatakan hingga saat ini sudah ada 12 perusahaan swasta di Jakarta yang sudah resmi terdaftar di Dinas Kebersihan DKI dan menyatakan kesanggupannya ikut mengelola sampah Jakarta.
Perusahaan swasta yang menyatakan turut serta dalam pengelolaan sampah dengan konsep B to B ini, diantaranya adalah PT Global Coperindo dan PT Dinamika.
“Mereka sudah siap dengan truk sampah besar atau double dump truck beserta sopir dan keneknya. Mereka bersedia mengangkut sampah-sampah perusahaan dan kawasan komersial lainnya langsung ke TPST Bantargebang,” kata Shaomi usai acara Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah di Plaza Bapindo, Jakarta, Rabu (4/9).
Dijelaskannya, 12 perusahaan yang bersedia mengelola sampah Jakarta bekerja mengangkut sampah dari tempat asal sampah hingga ke TPST Bantargebang berada dibawah koordinasi AJB. Jadwal pengangkutan sampah di perusahaan-perusahaan atau kawasan komersial lainnya diatur oleh AJB.
Begitu juga pembayaran jasa angkutan juga diatur oleh AJB, yang kemudian keuntungan jasa angkutan sampah tersebut akan diberikan kepada 12 perusahaan tersebut. Untuk saat ini jasa angkutan sampah yang dibebankan kepada penyewa jasa bervariasi, yaitu antara Rp 500.000 hingga Rp 1 juta per ton per bulan.
Sementara untuk teeping fee ke TPST Bantargebang dibayar langsung oleh AJB sebesar Rp 114.000 per ton. Selama ini, sampah yang diangkut sebanyak 2 ribu ton per hari.
“Untuk pembagian keuntungannya, ada hitung-hitungannya. Yang pasti keuntungannya adalah uang. Kami kan pengusaha, jadi harus mencari untuk dalam bentuk uang. Nggak mungkin nggak untung, kami kan sudah investasi. Selain itu, kami juga mau Jakarta tetap bersih,” ujarnya.
Executive Chef Le Grandeur Mangga Dua Purbo Wahyono menyatakan perusahaannya mendukung pelaksanaan pengelolaan sampah dengan konsep B to B yang diatur dalam Perda No. 3/2013. Pasalnya, sampah domestik perusahaannya yang bergerak dibidang makanan ini dapat diangkut dengan tepat waktu.
“Dengan konsep ini, kita lebih fokus lagi bekerja, karena tidak ada lagi pengambilan sampah yang tertunda. Tidak apa –apa bayar jasa angkutan, yang penting sampah terangkut tepat waktu. Perusahaan kami sudah menyatakan siap menjalankan konsep ini,” tukasnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah