Headlines News :
Home » » Kampus STKIP PGRI Jombang Dirampok, 4 Satpam Disekap

Kampus STKIP PGRI Jombang Dirampok, 4 Satpam Disekap

Written By Metro Post News on Jumat, 06 September 2013 | 09.00

JOMBANG - Kampus STKIP PGRI Jombang dijarah kawanan perampok bersenajata, Selasa (27/8/2013).
Perampok leluasa melakukan aksinya setelah berhasil menyekap empat satpam di kampus tersebut.

Empat satpam yang berhasil disekap 3mpat perampok, yakni Gatot (35), Arifin (40), Joni (42), dan Samuji (37). Tak ada korban jiwa maupun luka.
Namun jumlah uang yang dibawa kabur pelaku diperkirakan cukup besar, mencapai ratusan juta rupiah. Polisi hingga sekarang masih melakukan penyelidikan.

Enang, staf Biro Adiministrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) kampus setempat mengungkapkan, kejadian diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu beberapa warga setempat yang sedang jalan-jalan di depan kampus mendengar teriakan empat satpam.

Meski teriakan tidak terdengar jelas (karena mulut empat satpam dilakban), namun karena mencurigakan, salah satu warga tetap memasuki kampus tersebut.

Saat itulah dari luar jendela kaca dia melihat empat satpam dalam kondisi terikat di dalam ruangan.
"Mulut mereka dilakban, sebagian lakban sudah mulai robek karena digigit para satpam itu,” kata Enang di lokasi.
Menurutnya, ada enam ruangan yang diobrak-abrik kawanan rampok. Yakni ruang Biro Adminstrasi Umum (BAU), ruang keuangan, ruang program studi (Prodi) Ekonomi, ruang BAAK, dan ruang Prodi Bahasa Inggris.

Seluruh ruangan diacak-acak termasuk sejumlah brankas yang berisi uang pembayaran mahasiswa, serta gaji pegawai yang sudah dimasukkan amplop masing-masing.

Perampokan kemudian dilaporkan ke Polres Jombang. Empat satpam dibawa ke mapolres guna dimintai keterangan. Sejumlah polisi datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara TKP.
Selain itu juga memasang police line (garis polisi) di enam ruangan yang dijarah.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Doni Setya Handaka mengungkapkan, berdasarkan penyelidikan sementara, jumlah pelaku diduga berjumlah 8 orang, dan melakukan aksi kejahatannya sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Para pelaku menurut Doni dipastikan membawa senjata tajam dan masuk ruangan dengan merusak kaca nako, dan kemudian menyekap para satpam.
“Jumlah uang yang dibawa kabur, belum bisa kami pastikan, karena masih kami lakukan pendataan,” jelas Doni.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah