Headlines News :
Home » » Kendaraan Dinas Pemprov DKI Akan Gunakan BBG

Kendaraan Dinas Pemprov DKI Akan Gunakan BBG

Written By Metro Post News on Jumat, 06 September 2013 | 10.11

Jakarta,- Untuk lebih menghemat bahan bakar minyak (BBM), Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, akan mengupayakan kendaraan dinas Pemprov DKI Jakarta menggunakan bahan bakar gas (BBG). Sebab, selain biayanya lebih murah, penggunaan gas juga dinilai ramah lingkungan.

“Kendaraan dinas Pemprov DKI Jakarta sangat banyak jumlahnya. Bila menggunakan BBG, karena lebih hemat akan mengurangi dana operasional kendaraan dinas yang hingga saat ini masih menggunakan premium atau solar. Selain itu karena gas pembuangannya ramah lingkungan, juga akan mengurangi polusi udara di kota Jakarta. Makanya agar benar-benar maka saat ini sedang kami kaji,” ujar Joko Widodo, saat menghadiri acara Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Pertamina dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang berlangsung di Stasiun BBG, Daan Mogot, Grogol, Jakarta Barat, Kamis (5/9).

Saat ini Pemprov DKI Jakarta juga sudah menggunakan BBG. Namun, baru sebatas pada bus Transjakarta. Pengunaan BBG tersebut ke depan akan terus meningkat dengan akan didatangkannya sebanyak 450 bus Transjakarta dan 650 armada angkutan umum berukuran sedang pada tahun ini.

“Jumlah tersebut akan kami perbanyak lagi. Penggunaan BBG jauh lebih murah dan itu dapat dibuktikan dengan kendaraan bajaj. Saat menggunakan premium dalam sehari bisa mengeluarkan Rp 60 ribu. Dengan menggunakan BBG hanya Rp 20 ribu per hari,” terang Joko Widodo.

Mengacu dari hematnya biaya operasional dengan menggunakan BBG, ke depan Pemprov DKI selain akan menerapkannya pada kendaraan dinas, juga akan diterapkan pada bajaj lain dan taksi yang beroperasi di Jakarta yang jumlahnya sangat banyak.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, berterimakasih pada Pemprov DKI Jakarta yang saat ini mulai giat mendorong menggunakan BBG pada kendaraan angkutan umum di DKI Jakarta. “Yang jelas ke depan karena sampai saat ini masih impor, premium akan kita tingalkan. BBG masih sangat banyak dan juga ramah lingkungan,” jelas Jero Wacik.

Ia berharap, penggunaan BBG oleh Pemprov DKI Jakarta, dapat ditiru juga oleh kota-kota lainnya di Indonesia.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah