Headlines News :
Home » , , , » Lurah Tanjung Priok Mediasi Warganya Dengan PT Kalog

Lurah Tanjung Priok Mediasi Warganya Dengan PT Kalog

Written By Metro Post News on Rabu, 11 September 2013 | 17.23


Jakarta MP,- Lurah Tanjung Priok  pada Rabu 11 September 2013 telah melakukan mediasi permasalahan yang terjadi antara warga RW 12 Kelurahan Tanjung Priok dengan PT Kalog yang bergerak dibidang angkutan dan penyewaan Kontainer.
Lurah Tg Priok, Suyono mantan Sekel Pegangsan Dua ini saat ditemui di ruang kerjanya oleh team Metro Post menjelaskan permasalahan yang ada di wilayahnya terjadi karena banyaknya polusi yang terjadi dan kebisingan yang dialami oleh warga RW 012.
Permasalahan PT KALOG yang telah dibahas dilantai III kantor Kelurahan Tanjung Priok dengan mengumpulkan perwakilan dari RW 012 dan perwakilan dari PT KALOG dimana rapat ini dihadiri oleh unsur pimpinan PT KALOG,  BPLHD Jakut, Babinkantibmas yang mewakili Kapolsek, Danramil, serta perwakilan Camat TG Priok serta pengurus RT RW 012 tokoh masyarakat dan warga .

Lurah TG Priok menyampaikan bahwa pemerintahan kelurahan Tanjung Priok dalam hal ini bertindak sebagai fasilitor atas keluhan masyarakat terhadap PT KALOG yang tidak melaksanakan kesepakatan yang telah dibuat bersama
Pengurus RW 012 meminta 5(lima) tuntutan kepada pihak PT KALOG ,adapun tuntutan sebagai berikut  agar segera atasi polusi debu yang ditimbulkan oleh operasional pekerjaan PT KALOG, segera atasi kebisingan dari operasi pekerjaan PT KALOG dan tidak melakukan aktifitas yang berlebihan pada malam hari, adanya kompensasi bagi warga sakit akibat polusi tersebut dan adanya progam CSR bagi warga sekitar serta segera dilakukan pengerasan /pengasapalan dilokasi timbulnya debu
Adapun PT Kalog sendiri menanggapi semua tuntutan warga tersebut diantaranya adalah.Persoalan polusi debu PT KALOG sudah melakukan suatu progam kerja yaitu dilakukan penyiraman lokasi titik debu sebanyak 3x dalam satu hari yaitu pada pukul 09:00 wib-11:00 wib_16:00 wib dengan menggunkan air bersih PAM.

Untuk persoalan kebisingan PT KALOG sudah meminimalisir tentang kebisingan yang timbul akibat alat kerja yang digunakan dengan cara menonaktifkan alat kerja tersebut pada saat adzan dzuhur ashar maghrib isya dan shubuh dan setelah itu alat dihiudpkan kembali

Untuk persoalan kompensasi bagi warga yang sakit akibat dampak polusi debu dari aktivitas perkerjaan PT KALOG belum bisa memberi jawaban / keputusan melainkan akan ditampung sementara dan akan disampaikan pada kantor pusat PT KALOG

Terkait masalah progam CSR bagi warga sekitar PT KALOG sudah melakukannya dengan cara memperdayakan warga lokal untuk bisa bekerja pada PT KALOG mulai dari pekerja lapangan sampai staf kantor sebanyak 50%
Dan untuk pengerasan / pengaspalan PT KALOG sudah melakukan dengan cara mepufing block lokasi titik debu seluas 400m2(empat ratus meterpersegi) namun pengerasan tersebut belum maksimal dalam mengatasi polusi debu,namun pekerjaan masih terus dilakukan sampai dengan saat ini hanya pekerjaannya belum rampung seutuhnya

Pengurus Rw 012 , tokoh masyarakat dan warga menyampaikan bahwa yang disampaikan dengan PT KALOG (inti dari 5 kesepakatan ) tidak benar /bohong hal tersebut dibuktikan dengan beberapa dokumentasi yang dtunjukan dalam forum rapat tersebut
kesimpulan akhir bahwa PT KALOG diminta untuk segera melaksanakan tuntutan warga masyarakat RW 012 yaitu
Melakukan penyiraman debu /polusi dan memasukan debu debu dalam karung
kebisingan harus diminimalisir pada saat mengoperasikan alat alat berat untuk memindahkan kontainer satu dengan yang lainnya
Progam CSR harus benar benar dapat dirasakan oleh warga masyarakat RW012 TG Priok ujar Lurah TG Priok bapak Yono (Idris/jannah)

Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah