Headlines News :
Home » , » Oktober, MRT dan Monorel Dibangun Serentak

Oktober, MRT dan Monorel Dibangun Serentak

Written By Metro Post News on Senin, 16 September 2013 | 16.21

Jakarta - Keinginan warga Jakarta memiliki transportasi massal berbasis rel akan segera terwujud. Pembangunan dua mega proyek transportasi massal yaitu Mass Rapid Transit (MRT) dan Monorel akan dilakukan secara serentak pada pertengahan Oktober 2013.
Gubernur DKI Jakarta Joko ‘Jokowi’ Widodo menegaskan pembangunan MRT dan Monorel harus segera dilakukan karena kebutuhan akan transprotasi massal sangat dibutuhkan di Jakarta. Karena itu, dia menyambut baik komitmen yang telah diberikan PT MRT Jakarta dan PT Jakarta Monorel atas kesiapan membangun kedua transportasi massal tersebut pada pertengahan Oktober.
“Rencananya, peletakan batu pertama pembangunan MRT Jakarta akan dimulai dari Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan. Sedangkan pembangunan monorel dimulai dari kawasan Kuningan, Jakarta Selatan,” kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (16/9).
Kesiapan pembangunan MRT terlihat dari pengiriman alat-alat berat dari Jepang untuk membuat terowongan bawah tanah sedang dalam proses masuk ke Jakarta. Terminal MRT yang akan dibangun di kawasan Dukuh Atas merupakan terminal terbesar di bawah tanah.
Selain itu, Terminal MRT Dukuh Atas juga akan terintegrasi dengan semua moda transportasi di Jakarta, seperti bus Transjakarta dan Kereta Rel Listrik (KRL). Sementara itu, ruang terbuka hijau (RTH) Dukuh Atas dipindahkan ke tempat lain karena akan digunakan untuk membangun terowongan bawah tanah.
“Jadi alat-alat berat masuk ke Jakarta, maka pengerjaan bisa dimulai pada awal atau pertengahan Oktober. Meski baru dimulai bulan depan, tapi sudah ada pengerjaan persiapan. Seperti pengerjaan pagar sudah dimulai di Dukuh Atas,” ujarnya.
Untuk pembangunan monorel yang juga akan dilaksanakan pada bulan yang sama, mantan Wali Kota Solo ini optimis pembangunan Monorel akan lebih cepat selesai dibandingkan MRT. Kalau MRT diperkirakan membutuhkan waktu lima sampai enam tahun, maka monorel diperkirakan hanya tiga tahun saja.
“Jadi monorel akan selesai duluan daripada MRT. Lalu depo monorel yang pertama masih dipertimbangkan dibangun di kawasan Tanah Abang. Yang pentingnya, keduanya dapat berjalan sesuai dengan schedule yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Karena dua mega proyek ini akan dimulai secara bersamaan, maka Pemprov DKI telah melakukan langkah antisipasi kemacetan lalu lintas akibat pengerjaan fisik kedua transportasi massal impian warga Jakarta tersebut.
Saat ini, lanjutnya, Pemprov DKI sedang melakukan percobaan traffic management. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui pengelolaan lalu lintas yang tepat untuk mengurangi kemacetan di beberapa jalan yang terkena proyek MRT.
Direktur Ortus Holdings Banyu Biru Djarot menegaskan semua dokumen terkait pengaktifan dan pembangunan proyek monorel oleh PT Jakarta Monorel sudah lengkap dan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta. Artinya, ground breaking pembangunan Monorel tetap akan dilaksanakan pada 16 Oktober 2013.
“Semua dokumen untuk melanjutkan pembangunan Monorel sudah diserahkan kepada Gubernur. Nanti, 16 Oktober, mudah-mudahan Pak Gubernur bisa membuka acara groundbreaking monorel,” tutur Banyu.(B1)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah