Headlines News :
Home » , » Pedagang Gorengan di Jakarta Kehilangan Tahu-Tempe

Pedagang Gorengan di Jakarta Kehilangan Tahu-Tempe

Written By Metro Post News on Selasa, 10 September 2013 | 17.21

Jakarta - Pedagang gorengan di kawasan Kwitang dan Jalan Sabang, Jakarta Pusat, kehabisan bahan baku tahu-tempe menyusul aksi mogok para pedagang tahu-tempe sejak Senin (9/9) hingga Rabu (11/9).
"Lagi kosong tahu tempe, dari kemarin nggak jualan, yang ada tinggal pisang, cireng, risol dan bakwan," kata Aminah, pedagang gorengan di Jalan Sabang, Selasa (10/9).
Aksi mogok yang dilakukan para pedagang tahu-tempe selama tiga hari membuat sejumlah pedagang gorengan "kelabakan" mencari bahan baku dagangan mereka tersebut. Akibatnya para pedagang tersebut terpaksa tidak menjual gorengan tahu-tempe.
Kalaupun ada yang menjual gorengan tahu-tempe hanya dengan jumlah yang sedikit dan itupun sisa stok hari Senin (9/9).
"Nggak ada stok tempe sama tahu, ini tinggal tahu dari Senin kemarin. Tapi tempe sama sekali nggak ada," kata Sarkan, pedagang gorengan di Kwitang.
Tingginya harga kedelai impor mengakibatkan naiknya harga tempe-tahu, sehingga para pedagang gorengan terpaksa turut menaikkan harga gorengan tahu-tempe yang mereka jual.
Mereka lebih memilih menaikkan harga gorengan tahu-tempe yang mereka jual daripada mengurangi ukuran gorengan.
"Naiklah harganya Rp 2.000 dan sekarang cuma bisa dapat tiga buah. Biasanya kan Rp 2.000 bisa dapat empat, kami nggak ngecilin ukuran gorengannya tapi harganya kami naikkan," kata Sarkan.
Para pedagang gorengan berharap aksi mogok para pedagang tahu-tempe segera berakhir, sehingga mereka bisa berjualan gorengan tahu-tempe kembali.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah