Headlines News :
Home » » Pemkot Siapkan Perda Pelepasan Tanah Surat Ijo

Pemkot Siapkan Perda Pelepasan Tanah Surat Ijo

Written By Metro Post News on Kamis, 05 September 2013 | 21.53

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya sedang mempersiapkan peraturan daerah (Perda) tentang pelepasan tanah surat ijo.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan status hukum yang jelas kepada tanah-tanah bersurat ijo yang kini ditempati warga di sejumlah kawasan di kota Surabaya.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, dalam perda tersebut akan memuat sejumlah pasal pelepasan tanah surat ijo kepada masyarakat.
Dimana nantinya masyarakat bisa memiliki sepenuhnya tanah surat ijo dengan sisten dana pengganti sehingga bisa disertifikatkan.
"Untuk besaran nilai harga pengganti tanah surat ijo persentasenya masih dicarikan dasar dan diperdebatkan sekarang ini," kata Risma, Kamis (5/9/2013).
Dijelaskan Risma, saat ini pembahasan soal Perda tersebut terus dimatangkan.
Terutama menyangkut soal persentase besaran nilai pengganti yang harus dibayar oleh Warga dan belum ditemukan landasan hukum yang benar.
"Makanya, Kami terus melakukan konsultasi ke Depdagri soal nilai ganti tanah surat ijo tersebut," ucap Risma.
Menurut Risma, nantinya untuk pelepasan tanah surat ijo akan diatur dalam dua Perda. Yakni Perda induk surat ijo dan Perda surat ijo perkawasan atau perpersil.
Dimana Perda perkawasan tersebut akan menjadi dasar penelusuran riwayat tanah surat ijo sekaligus yang mengatur besaran nilai ganti tanah berdasarkan riwayat tanah perpersil.
Jika berdasar riwayat surat ijo itu tanahnya milik Pemkot Surabaya maka nilai ganti tanah harus 100 persen.

Sedangkan untuk ganti tanah surat ijo yang riwayatnya bukan milik Pemkot Surabaya atau riwayat tidak jelas maka besaran ganti tanah bisa dikisaran 50 persen atau justru dibawahnya.
Oleh karena itu, tambah Risma, nantinya pemilik surat ijo tidak harus melakukan pengurusan sendiri-sendiri. Akan tetapi, mereka harus menunjuk perwakilan di setiap kawasan surat Ijo.
Seperti kawasan Kertajaya, kawasan Gubeng, kawasan Bratang, kawasan Perak, kawasan dukuh kupang, dan sebagainya. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah penelusuran riwayat dari tanah surat ijo.
"Untuk itu, mudah-mudahan saja kami bisa secepatnya menyelesaikan penyusunan dan pembahasan Perda pelepasan tanah surat ijo. Dan akhir tahun ini Raperda itu akan diajukan ke DPRD Surabaya untuk disahkan," tutur Risma yang memperkirakan jumlah surat ijo di Kota Surabaya kini mencapai ratusan ribu tersebut.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah