Headlines News :
Home » » Polwan Menari Jatil Hibur Warga Ponorogo

Polwan Menari Jatil Hibur Warga Ponorogo

Written By Metro Post News on Kamis, 05 September 2013 | 21.48


PONOROGO - Ratusan warga dan pengguna jalan yang melintas di perempatan Pasar Songgolangit, Kabupaten Ponorogo, tepatnya di depan Pos POlisi 901 dikagetkan dengan kepiawaian sebanyak 26 anggota Polwan Polres Ponorogo yang lihai menari jathilan.
Dengan dikawal 2 Polwan berkuda dan 2 penari reog asal Polsek sambit, puluhan Polwan ini menunjukkan kepiawaiannya menari jatil layaknya anggota pemain reog Ponorogo.
Selain menari jatil, para Polwan itu juga membagi-bagikan bungan kepada pengguna jalan dan warga yang menyaksikan tarian jatil itu, serta membagi-bagikan makanan berupa jajanan yang diberikan ke kalangan anak-anak. Acara Polwan menghibur warga itu sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polwan ke 65.
Yang membuat ratusan warga berduyun-duyun ke seputar perempatan Pasar Tradisional terbesar di POnorogo tersebut dengan menonton di trotoar jalananya, yakni warga merasa kagum dengan polisi yang selama ini terkesan garang dan keras ternyata memiliki sisi pandai, lihai dan gemulai saat menari.
Meski sebagian dari POlwan masih ada yang terlihat kaku memeragakan berbagai gerak tariannya itu.
"Saya tidak mengira Polwan bisa lembut dan gemulai menari jatil. Padahal, biasanya garang dan keras. Saat menari mereka terlihat sangat lembut semua layaknya penari jatil sesungguhnya," terang Wiwin (35) warga Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo kepada Surya, Kamis (5/9/2013).
Selain menari jatil, para Polwan itu juga sebagaian menari mengitari patung di tengah perempatan Pasar Songgolangit. Sebagian Polwan yang masih menggunakan selendang membagi-bagikan bunga dan makanan. Bunga dibagikan kepada para penonton dan pengguna jalan sednagkan makanan berupa jajanan dibagikan ke anak-anak yang ikut menonton tarian jatil dan reyog itu.
Salah seorang Polwan yang ikut menari jatil, Briptu Kusuma mengaku acara peringatan HUT Polwan diisi dengan cara menghibur warga dan memberikan sosialisasi kepada warga jika polisi mencinta dan melestarikan kesenian tradisional yang sudah menjadi kesenian khas Ponorogo.
"Ini wujud kami sebagai manusia seutuhnya. Selain menjadi pelayan dan pengayom masyarakat, kami peduli terhadap kesenian daerah. Polisi juga ikut melestarikan kesenian reog. Kami sengaja menghibur warga dengan aksi damai membagikan bunga kepada warga Ponorogo denga tarian jatil dan reog. Kami terbukti bisa menari meski latihan sehari," ungkapnya.
Sementara, Kapolres Ponorogo AKBP Iwan Kurniawan menegaskan jika acara itu dalam rangka peringatan HUT Polwan ke 65.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah