Headlines News :
Home » , » Satu Keluarga Tewas Terpanggang di Teluk Gong

Satu Keluarga Tewas Terpanggang di Teluk Gong

Written By Jainal Fatmi on Sabtu, 07 September 2013 | 14.55

JAKARTA, MP -
Satu keluarga tewas terpanggang akibat kebakaran di belakang Pasar Angkasa, Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/9/2013).
Keempat korban tersebut yaitu suami istri Chong Liang dan Mei How beserta kedua anaknya, yaitu Bela Melinda dan Herman Wijaya. Keempat korban tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Peristiwa naas ini yang membakar hingga menewaskan empat korban jiwa itu juga menghanguskan lima rumah toko (ruko). Kebakaran tersebut berasal dari rumah korban. Dugaan sementara api berawal dari lilin yang membakar barang-barang mudah terbakar.
Infomasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, awalnya di TKP terjadi pemadaman listrik. Kemudian salah satu korban menyalakan lilin. Karena korban terlelap tidur sehingga lupa mematikan lilin dan terjadilah kebakaran.
Satu keluarga tak sempat menyelamatkan diri dikarenakan rumah korban tertutup rapat. Selain itu, asap api yang menutupi semua ruangan rumah itulah yang menyebabkan keempat  korban tidak dapat menyelamatkan diri.
Warga mencoba menyelamatkan keempat korban tersebut, namun tidak berhasil karena pintu rumah tertutup rapat.
Kapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Afrizal mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. "Kami telah menurunkan petugas Labfor Mabes Polri untuk mengumpulkan data-data sebagai bahan penyelidikan," tegasnya.
- See more at: http://www.delapan6.com/read/1160-lagi-kebakaran-di-teluk-gong-satu-keluarga-tewas-terpanggang#sthash.ACZAEBjX.dpuf
Satu keluarga tewas terpanggang akibat kebakaran di belakang Pasar Angkasa, Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/9/2013).
Keempat korban tersebut yaitu suami istri Chong Liang dan Mei How beserta kedua anaknya, yaitu Bela Melinda dan Herman Wijaya. Keempat korban tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Peristiwa naas ini yang membakar hingga menewaskan empat korban jiwa itu juga menghanguskan lima rumah toko (ruko). Kebakaran tersebut berasal dari rumah korban. Dugaan sementara api berawal dari lilin yang membakar barang-barang mudah terbakar.
Infomasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, awalnya di TKP terjadi pemadaman listrik. Kemudian salah satu korban menyalakan lilin. Karena korban terlelap tidur sehingga lupa mematikan lilin dan terjadilah kebakaran.
Satu keluarga tak sempat menyelamatkan diri dikarenakan rumah korban tertutup rapat. Selain itu, asap api yang menutupi semua ruangan rumah itulah yang menyebabkan keempat  korban tidak dapat menyelamatkan diri.
Warga mencoba menyelamatkan keempat korban tersebut, namun tidak berhasil karena pintu rumah tertutup rapat.
Kapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Afrizal mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. "Kami telah menurunkan petugas Labfor Mabes Polri untuk mengumpulkan data-data sebagai bahan penyelidikan," tegasnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Metro Post News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah